alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Ingin Tahu Seorang Bocah Mencuri Kotak Amal Masjid, Ini Gambarnya

MOJOKERTO – Keamanan tempat ibadah seperti musala dan masjid di tengah pemukiman warga setidaknya harus diperketat. Menyusul, pelaku pencurian nyaru sebagai jamaah ibadah belakangan ini kembali kambuh.

kotak amal di Masjid Safi’i di Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto giliran menjadi sasaran pencurian. Diduga pelaku pencuri kotak amal ini dilakukan oleh anak di bawah umur.

Hal itu diketahui setelah warga memutar rekaman CCTV (closed circuit television) yang berhasil merekam pelaku saat mencuri. Ya, hal itu terlihat dari postur tubuh sekaligus tingkah lakunya di dalam putaran video berdurasi 1 menit 37 detik.

Takmir Masjid Imam Syafi’i, Andik Cahyono membenarkan peristiwa pencurian kotak itu. Menurutnya, pembobol kotak amal ini kali pertama diketahui Marbot, pengurus masjid. Kebetulan saat itu dia hendak buang air kecil di kamar mandi masjid, namun dikejutkan keberadaan kotak amal di dalam kamar mandi. ’’Kondisi kotak amalnya sudah rusak dan tidak ada isinya,’’ katanya, kemarin.

Baca Juga :  Pelajar "Digituin" di Kandang Sapi, Dikasih Uang Jajan Rp 7 Ribu

Merasa janggal, Marbot lantas mengecek ke dalam masjid. Benar saja, kotak amal yang biasanya berada di sudut ruangan masjid tidak ada di tempat. ’’Soal jumlah uangnya kami tidak tahu persis, karena kondisinya terkunci,’’ bebernya.

Penasaran siapa di balik pelaku pencurian tersebut, Andik dan Marbot pun mengecek hasil rekaman CCTV. ’’Ternyata pencurian itu terjadi Kamis (5/4) sekitar pukul 2 siang,’’ terang Andik.

Dalam putaran rekaman kamera intai ini, diketahui pelaku masuk melalui pintu samping masjid lalu berpura-pura duduk bersandar di dinding dalam masjid. Sesekali dia terlihat menengok kanan dan kiri untuk melihat situasi sekitar. Dia juga beberapa kali terekam kamera mondar-mandir keluar masuk kamar mandi dan tempat wudlu.

Hal itu sengaja dilakukan untuk mengecek situasi di sekitaran masjid. Setelah memastikan kondisinya aman, pelaku yang mengenakan celana pendek warna biru dan memakai baju kotak-kotak itu lantas menuju kotak amal di sudut masjid.

Baca Juga :  Usut Kasus Disperta, Kejari Masih Butuh Saksi Tambahan

Dia kemudian membungkuk dan membawa kotak amal keluar dari masjid. ’’Kemungkinan kotak amal itu dibawa pelaku ke kamar mandi sekaligus dicongkel di situ,’’ tuturnya. Andik menyatakan, sebenarnya pencurian kotak amal ini bukanlah yang pertama.

Terhitung sudah empat kali pencuri menyatroni masjid dan mencuri kotak amal. Namun, saat kejadian sebelumnya tidak diketahui siapa pelakunya lantaran belum terpasang CCTV. Dia mengaku, meski kali ini aksi pelaku terekam CCTV, namun takmir masjid memilih untuk tidak akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Apalagi, pelakunya diketahui masih berada berusia di bawah umur. Di sisi lain, dia berharap pelakunya menyerahkan diri dan meminta maaf sekaligus menjalani pembinaan secara mental dan moral.

’’Jika anak itu tidak sekolah, kami usahakan diberikan beasiswa sekolah gratis. Itu kalau dia berani ke sini untuk minta maaf, dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,’’ pungkasnya.

MOJOKERTO – Keamanan tempat ibadah seperti musala dan masjid di tengah pemukiman warga setidaknya harus diperketat. Menyusul, pelaku pencurian nyaru sebagai jamaah ibadah belakangan ini kembali kambuh.

kotak amal di Masjid Safi’i di Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto giliran menjadi sasaran pencurian. Diduga pelaku pencuri kotak amal ini dilakukan oleh anak di bawah umur.

Hal itu diketahui setelah warga memutar rekaman CCTV (closed circuit television) yang berhasil merekam pelaku saat mencuri. Ya, hal itu terlihat dari postur tubuh sekaligus tingkah lakunya di dalam putaran video berdurasi 1 menit 37 detik.

Takmir Masjid Imam Syafi’i, Andik Cahyono membenarkan peristiwa pencurian kotak itu. Menurutnya, pembobol kotak amal ini kali pertama diketahui Marbot, pengurus masjid. Kebetulan saat itu dia hendak buang air kecil di kamar mandi masjid, namun dikejutkan keberadaan kotak amal di dalam kamar mandi. ’’Kondisi kotak amalnya sudah rusak dan tidak ada isinya,’’ katanya, kemarin.

Baca Juga :  Kejari Tunggu Hasil Audit

Merasa janggal, Marbot lantas mengecek ke dalam masjid. Benar saja, kotak amal yang biasanya berada di sudut ruangan masjid tidak ada di tempat. ’’Soal jumlah uangnya kami tidak tahu persis, karena kondisinya terkunci,’’ bebernya.

Penasaran siapa di balik pelaku pencurian tersebut, Andik dan Marbot pun mengecek hasil rekaman CCTV. ’’Ternyata pencurian itu terjadi Kamis (5/4) sekitar pukul 2 siang,’’ terang Andik.

- Advertisement -

Dalam putaran rekaman kamera intai ini, diketahui pelaku masuk melalui pintu samping masjid lalu berpura-pura duduk bersandar di dinding dalam masjid. Sesekali dia terlihat menengok kanan dan kiri untuk melihat situasi sekitar. Dia juga beberapa kali terekam kamera mondar-mandir keluar masuk kamar mandi dan tempat wudlu.

Hal itu sengaja dilakukan untuk mengecek situasi di sekitaran masjid. Setelah memastikan kondisinya aman, pelaku yang mengenakan celana pendek warna biru dan memakai baju kotak-kotak itu lantas menuju kotak amal di sudut masjid.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam

Dia kemudian membungkuk dan membawa kotak amal keluar dari masjid. ’’Kemungkinan kotak amal itu dibawa pelaku ke kamar mandi sekaligus dicongkel di situ,’’ tuturnya. Andik menyatakan, sebenarnya pencurian kotak amal ini bukanlah yang pertama.

Terhitung sudah empat kali pencuri menyatroni masjid dan mencuri kotak amal. Namun, saat kejadian sebelumnya tidak diketahui siapa pelakunya lantaran belum terpasang CCTV. Dia mengaku, meski kali ini aksi pelaku terekam CCTV, namun takmir masjid memilih untuk tidak akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Apalagi, pelakunya diketahui masih berada berusia di bawah umur. Di sisi lain, dia berharap pelakunya menyerahkan diri dan meminta maaf sekaligus menjalani pembinaan secara mental dan moral.

’’Jika anak itu tidak sekolah, kami usahakan diberikan beasiswa sekolah gratis. Itu kalau dia berani ke sini untuk minta maaf, dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/