MOJOKERTO – Penertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto terus digencarkan satlantas. Namun, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dinilai masih minim.
Terbukti saat razia pertama di tahun 2019 di Simpang Tiga Jampirogo Selasa (8/1) setidaknya 61 pengendara terjaring. Petugas menilang 44 STNK, 15 SIM, dan dua motor.
KBO Satlantas Polres Mojokerto Ipda Sutakat, mengungkapkan, razia tersebut merupakan operasi cipta kondisi (cipkon) yang pertama kali di tahun 2019.
Tujuannya, untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Termasuk kepada kalangan pelajar bermotor. Simpang tiga Jampirogo dipilih karena dianggap rawan terjadi kecelakaan. Jalan tersebut tersebut juga berdekatan dengan jalan raya bypass.
Terlebih, para pelajar yang tidak memiliki SIM juga seringkali nekat membawa sepeda motor. Sutakat menuturkan, sasaran dalam operasi ini adalah pengendara yang tidak memakai helm, ban kecil, dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
”Hasil tindak pelanggaran hari ini (kemarin, Red), ada 44 STNK, 15 SIM dan dua motor,” jelasnya. Untuk ke depannya, tambah Sutakat, diharapkan masyarakat sebagai pengendara semakin tertib berlalu lintas hingga pelanggaran dapat ditekan sedini mungkin. (sad)