alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan, Sopir Dites Urine

MOJOKERTO – Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Edwin Nathanael menyatakan belum dapat menyimpulkan ihwal penyebab kecelakaan merenggut empat orang dalam satu keluarga asal Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Pasalnya, masih dibutuhkan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan. Hanya saja, dari keterangan sementara, diduga kecelakaan maut ini akibat kelalaian sopir Isuzu Panther. Hal itu dibuktikan dengan adanya tanda bekas ban di lajur kanan dari arah Mojokerto. ’’Sementara karena kelalaian pengendara mobil. Tapi, masih kita gali keterangan lainnya. Karena informasi yang kita terima hanya sepihak dari sopir mobil saja,’’ ungkapnya.

Ya, lagi-lagi bukti tersebut belum dapat dijadikan satu-satunya sumber kebenaran dalam upaya mengungkap terjadinya kecelakaan. Masih butuh keterangan lain dari saksi dan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara). Sebab, masih berpeluang muncul faktor-faktor lain menyebabkan peristiwa tersebut terjadi.

Baca Juga :  Kampanye Pilpres, Kades "Terlanjur Kaya" Dituntut 6 Bulan Penjara

Seperti, situasi jalan dan kondisi ketiga kendaraan. Terdiri atas satu mobil dan dua motor. ’’Jalanannya itu kan gelap, sepi, dan di beberapa titik sedang ada perbaikan. Kita belum tahu apakah perbaikan jalan itu ada izinnya atau tidak. Terus juga apakah benar ada truk di depan dua pengendara motor. Karena, saksi lain ada yang mengatakan tidak ada truk melintas. Masih ada kemungkinan lain,’’ tambahnya.

Mantan kasatbinmas ini menambahkan, saat ini, pihaknya masih menunggu keterangan korban selamat, Wahyu Rizki Aji. Wahyu masih menjalani perawatan intensif di RS Reksa Waluya. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan olah TKP pagi kemarin. Namun belum menemukan hasil pasti.  Sugianto Atmaja, sang sopir panther tengah dalam pemeriksaan lanjutan, bahkan dilakukan tes urine. ’’Belum ada keterangan lain. Yang pasti, sopir Panther lalai. Karena tak bisa melakukan upaya menghindar dengan baik,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Warga Sidoarjo Tewas di Ruang Kemudi Mobil Avanza

MOJOKERTO – Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Edwin Nathanael menyatakan belum dapat menyimpulkan ihwal penyebab kecelakaan merenggut empat orang dalam satu keluarga asal Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Pasalnya, masih dibutuhkan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan. Hanya saja, dari keterangan sementara, diduga kecelakaan maut ini akibat kelalaian sopir Isuzu Panther. Hal itu dibuktikan dengan adanya tanda bekas ban di lajur kanan dari arah Mojokerto. ’’Sementara karena kelalaian pengendara mobil. Tapi, masih kita gali keterangan lainnya. Karena informasi yang kita terima hanya sepihak dari sopir mobil saja,’’ ungkapnya.

Ya, lagi-lagi bukti tersebut belum dapat dijadikan satu-satunya sumber kebenaran dalam upaya mengungkap terjadinya kecelakaan. Masih butuh keterangan lain dari saksi dan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara). Sebab, masih berpeluang muncul faktor-faktor lain menyebabkan peristiwa tersebut terjadi.

Baca Juga :  Ditemukan Obat-obatan dan Meteran di Kamar Homestay

Seperti, situasi jalan dan kondisi ketiga kendaraan. Terdiri atas satu mobil dan dua motor. ’’Jalanannya itu kan gelap, sepi, dan di beberapa titik sedang ada perbaikan. Kita belum tahu apakah perbaikan jalan itu ada izinnya atau tidak. Terus juga apakah benar ada truk di depan dua pengendara motor. Karena, saksi lain ada yang mengatakan tidak ada truk melintas. Masih ada kemungkinan lain,’’ tambahnya.

Mantan kasatbinmas ini menambahkan, saat ini, pihaknya masih menunggu keterangan korban selamat, Wahyu Rizki Aji. Wahyu masih menjalani perawatan intensif di RS Reksa Waluya. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan olah TKP pagi kemarin. Namun belum menemukan hasil pasti.  Sugianto Atmaja, sang sopir panther tengah dalam pemeriksaan lanjutan, bahkan dilakukan tes urine. ’’Belum ada keterangan lain. Yang pasti, sopir Panther lalai. Karena tak bisa melakukan upaya menghindar dengan baik,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Edarkan Ribuan Dobel L, Warga Kedungmaling Diringkus

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/