alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Polisi Sita Satu Truk Muatan Telur Infertil

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebuah truk nopol S 8322 JG bermuatan telur terindikasi infertil diamankan Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Telur-telur busuk tersebut diduga akan diedarkan dengan cara dicampur.

Informasi yang dihimpun, penangkapan ini berlangsung Kamis (8/4) malam. Truk tersebut diamankan saat melintas di Jalan raya Desa Mlirip, Kecamatan Jetis dari arah Jombang. Muatan telur penuh ditutup dengan terpal warna biru. Penangkapan itu dilakukan setelah adanya laporan terkait peredaran telur busuk.

Kemarin, truk ini berada di lapangan mapolresta. Tumpukan telur itu masih berada di tempatnya dan mengeluarkan bau busuk. Aroma tak sedap itu bahkan tercium dari jarak beberapa meter. Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan terkait aksi kejahatan peredaran telur busuk.

Baca Juga :  Ratusan BB Motor di Polres Tak Diambil, Hayo Ini Milik Siapa?

Informasinya, satu orang perempuan sebagai pemesan telur telah diamankan. Sedangkan satu orang sopir jadi saksi. Kemarin siang, sampel telur dibawa ke Mapolda Jatim untuk diuji lab. “Mau dibawa ke Polda,” ujar seorang anggota kepolisian sembari membawa satu baki telur.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Namun yang jelas, saat ini kasus tersebut tengah diselidiki. Polisi masih berusaha mendalami modus dan pelanggaran yang dilakukan. Pengamanan telur busuk ini dilakukan lantaran diduga akan dijual ke konsumen. Yakni dengan cara dicampur dengan telur biasa.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto, Rofi Roza, mengatakan, telur infertil cepat busuk. Hanya dalam satu hari, telur gagal tersebut sudah mengeluarkan aroma tak sedap. Larangan peredaran telur ini diatur dalam Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. “Kalau dikonsumsi telur ini sangat berbahaya sehingga dilarang peredarannya,” tandasnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Truk Brimob Pengamanan Presiden Terguling, Danton Tewas

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebuah truk nopol S 8322 JG bermuatan telur terindikasi infertil diamankan Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Telur-telur busuk tersebut diduga akan diedarkan dengan cara dicampur.

Informasi yang dihimpun, penangkapan ini berlangsung Kamis (8/4) malam. Truk tersebut diamankan saat melintas di Jalan raya Desa Mlirip, Kecamatan Jetis dari arah Jombang. Muatan telur penuh ditutup dengan terpal warna biru. Penangkapan itu dilakukan setelah adanya laporan terkait peredaran telur busuk.

Kemarin, truk ini berada di lapangan mapolresta. Tumpukan telur itu masih berada di tempatnya dan mengeluarkan bau busuk. Aroma tak sedap itu bahkan tercium dari jarak beberapa meter. Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan terkait aksi kejahatan peredaran telur busuk.

Baca Juga :  Berakhirnya Pelarian Haji Hari, DPO Pencurian Asal Krian

Informasinya, satu orang perempuan sebagai pemesan telur telah diamankan. Sedangkan satu orang sopir jadi saksi. Kemarin siang, sampel telur dibawa ke Mapolda Jatim untuk diuji lab. “Mau dibawa ke Polda,” ujar seorang anggota kepolisian sembari membawa satu baki telur.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Namun yang jelas, saat ini kasus tersebut tengah diselidiki. Polisi masih berusaha mendalami modus dan pelanggaran yang dilakukan. Pengamanan telur busuk ini dilakukan lantaran diduga akan dijual ke konsumen. Yakni dengan cara dicampur dengan telur biasa.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto, Rofi Roza, mengatakan, telur infertil cepat busuk. Hanya dalam satu hari, telur gagal tersebut sudah mengeluarkan aroma tak sedap. Larangan peredaran telur ini diatur dalam Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. “Kalau dikonsumsi telur ini sangat berbahaya sehingga dilarang peredarannya,” tandasnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Truk Brimob Pengamanan Presiden Terguling, Danton Tewas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/