alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Korban Kecelakaan Maut di Dawarblandong Menjadi Empat Orang

MOJOKERTO – Korban kecelakaan maut antara mobil Isuzu Panther dengan dua motor di jalur alternatif Mojokerto-Lamongan, tepatnya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto Rabu (6/9) malam bertambah.

Nyawa Khoirul Anam, 17, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, tak tertolong setelah mengalami pendarahan hebat akibat luka parah di kepala. Dia meninggal selang 8 jam pasca kecelakaan maut sepulang dari hajatan pernikahan saudaranya di Lamongan bersama tiga korban tewas lainnya.

Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Edwin Nathanael membenarkan nyawa korban tak dapat diselamatkan tim medis RS Reksa Waluyo, Kota Mojokerto. Saat dirujuk, korban sudah dalam keadaan koma. ’’Korban sempat koma akibat luka parah di kepala, namun pagi tadi korban akhirnya meninggal dunia,’’ katanya.

Baca Juga :  Sebelum Tewas, Suratman Servis Motor lalu Dikeroyok

Saat kecelakaan, Khoirul dibonceng kakaknya, Wahyu Rizki Aji, 21, mengendarai motor Yamaha Mio J Nopol S 2548 QO. Keduanya berjalan beriringan bersama Mochamad Munir, 47, paman korban yang membonceng Tutik Rahayu, 36, dan Ages, 10, mengendarai motor Suzuki Shogun Nopol S 5464 NA.

Satu keluarga ini tak bisa menghindari mobil Isuzu Panther Nopol W 1069 XG dikemudikan Sugianto Atmaja, 35, berjalan oleng dari arah berlawanan. Hingga tabrakan keras pun tak terelakkan. Munir dan Tutik, terlempar dari motor masuk ke jurang hutan jati sedalam 5 meter.

MOJOKERTO – Korban kecelakaan maut antara mobil Isuzu Panther dengan dua motor di jalur alternatif Mojokerto-Lamongan, tepatnya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto Rabu (6/9) malam bertambah.

Nyawa Khoirul Anam, 17, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, tak tertolong setelah mengalami pendarahan hebat akibat luka parah di kepala. Dia meninggal selang 8 jam pasca kecelakaan maut sepulang dari hajatan pernikahan saudaranya di Lamongan bersama tiga korban tewas lainnya.

Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Edwin Nathanael membenarkan nyawa korban tak dapat diselamatkan tim medis RS Reksa Waluyo, Kota Mojokerto. Saat dirujuk, korban sudah dalam keadaan koma. ’’Korban sempat koma akibat luka parah di kepala, namun pagi tadi korban akhirnya meninggal dunia,’’ katanya.

Baca Juga :  Sebelum Tewas, Suratman Servis Motor lalu Dikeroyok

Saat kecelakaan, Khoirul dibonceng kakaknya, Wahyu Rizki Aji, 21, mengendarai motor Yamaha Mio J Nopol S 2548 QO. Keduanya berjalan beriringan bersama Mochamad Munir, 47, paman korban yang membonceng Tutik Rahayu, 36, dan Ages, 10, mengendarai motor Suzuki Shogun Nopol S 5464 NA.

- Advertisement -

Satu keluarga ini tak bisa menghindari mobil Isuzu Panther Nopol W 1069 XG dikemudikan Sugianto Atmaja, 35, berjalan oleng dari arah berlawanan. Hingga tabrakan keras pun tak terelakkan. Munir dan Tutik, terlempar dari motor masuk ke jurang hutan jati sedalam 5 meter.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/