alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Nyelinap ke Dalam Toko, Emak-Emak Curi Bahan Sembako

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus pencurian terus bermunculan di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga kebutuhan pokok.

Seperti yang terjadi di salah satu toko di Jalan Raya Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Pencurian yang terjadi pada Selasa (5/5) ini sempat terekam closed circuit television (CCTV).

Pelakunya diketahui adalah sorang emak-emak mengenakan berkerudung warna oranye. Sekitar pukul 09.28, saat itu kondisi toko sedang ramai orang berbelanja. ”Perempuan itu membawa kantong plastik sendiri dikeluarkan dari kerudungnya,” ungkap pemilik toko, Eni Purwati.

Banyaknya pembeli yang berbelanja menjadi kesempatan pelaku mengelabui karyawan. Sebab, beberapa karyawan sedang sibuk melayani, pelaku lantas memasukkan beberapa bahan sembako dalam kantong plastik yang dibawa.

Baca Juga :  Enam Hari Operasi, 1.350 Pelanggar Ditindak

”Pelaku masuk lewat pintu samping. Sehingga tidak diketahui kasir. Apalagi mereka (karyawan) sedang sibuk melayani pembeli,” katanya. Setelah kantong plastik penuh dengan hasil curian, pelaku bergegas keluar toko menemui seorang pria yang sudah menunggunya sekitar 100 meter dari toko. 

”Waktu dikejar karyawan pelaku melarikan diri bersama seorang pria berboncengan mengendarai motor,” ujarnya. Pencurian di toko milik korban ini sudah dua kali. Pelakunya diduga orang yang sama. Sebab, dari rekaman CCTV ciri-cirinya terlihat sama.

”Kejadian satu bulan lalu juga terjadi pada jam yang sama, pelaku ciri-cirinya juga sama. Kerudungnya juga sama. Bedanya kemarin pakai masker yang dulu tidak pakai masker,” tegasnya. Meski demikian dirinya tidak melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Baca Juga :  Bingung Tentukan Pilihan Istri, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Sebab, kerugian yang dialami jumlahnya tidak terlalu tinggi. Akan tetapi jika pelaku masih tidak sadar dengan kembali melakukan hal yang sama. Maka pihaknya tidak segan-segan melaporkan ke polisi. ”Harus dikasih jera. Biar tidak mengulangi lagi,” tandasnya. (hin)

 

 

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus pencurian terus bermunculan di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga kebutuhan pokok.

Seperti yang terjadi di salah satu toko di Jalan Raya Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Pencurian yang terjadi pada Selasa (5/5) ini sempat terekam closed circuit television (CCTV).

Pelakunya diketahui adalah sorang emak-emak mengenakan berkerudung warna oranye. Sekitar pukul 09.28, saat itu kondisi toko sedang ramai orang berbelanja. ”Perempuan itu membawa kantong plastik sendiri dikeluarkan dari kerudungnya,” ungkap pemilik toko, Eni Purwati.

Banyaknya pembeli yang berbelanja menjadi kesempatan pelaku mengelabui karyawan. Sebab, beberapa karyawan sedang sibuk melayani, pelaku lantas memasukkan beberapa bahan sembako dalam kantong plastik yang dibawa.

Baca Juga :  Pemdes Mengadu ke Polisi

”Pelaku masuk lewat pintu samping. Sehingga tidak diketahui kasir. Apalagi mereka (karyawan) sedang sibuk melayani pembeli,” katanya. Setelah kantong plastik penuh dengan hasil curian, pelaku bergegas keluar toko menemui seorang pria yang sudah menunggunya sekitar 100 meter dari toko. 

”Waktu dikejar karyawan pelaku melarikan diri bersama seorang pria berboncengan mengendarai motor,” ujarnya. Pencurian di toko milik korban ini sudah dua kali. Pelakunya diduga orang yang sama. Sebab, dari rekaman CCTV ciri-cirinya terlihat sama.

- Advertisement -

”Kejadian satu bulan lalu juga terjadi pada jam yang sama, pelaku ciri-cirinya juga sama. Kerudungnya juga sama. Bedanya kemarin pakai masker yang dulu tidak pakai masker,” tegasnya. Meski demikian dirinya tidak melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Baca Juga :  Antisipasi Kejahatan Curanmor, Polisi Razia Sasar Motor dan Truk

Sebab, kerugian yang dialami jumlahnya tidak terlalu tinggi. Akan tetapi jika pelaku masih tidak sadar dengan kembali melakukan hal yang sama. Maka pihaknya tidak segan-segan melaporkan ke polisi. ”Harus dikasih jera. Biar tidak mengulangi lagi,” tandasnya. (hin)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Langgar Kaidah Pelestarian

Segel Satpol PP Dirusak

Artikel Terbaru


/