alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Kosmetik Produk Sari, Bakal Dimusnahkan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto- Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto segera memusnahkan ratusan kosmetik yang disita dari hasil Rahajeng Ratnasari alias Sari. Rencana pemusnahan ini setelah terdakwa menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Mojokerto, pekan lalu.

Kasi Barang Bukti Kejari Kota Mojokerto Ferdy Ferdian Dwirantama, SH.,MH., mengatakan, meski belum memastikan jadwal, namun Kejari sydag memastikan bakal memusnahkan barang sitaan tersebut. ’’Segera. Karena kasusnya sudah putusan,’’ jelasnya.

Kosmetik yang telah disita dan menjadi bukti di persidangan diantaranya 50 botol lotion tanpa merek, 24 kosmetik merek whitening dermacare, 33 pot kosmetik merk R glow whitening, 10 botol kosmetik blicing merek Jasmin, 13 botol kosmetik sabun muka tanpa merek warna oranye, 12 botol kosmetik toner whitening dermacare warna kuning dan 13 botol kosmetik toner whitening dermacare warna biru.

Baca Juga :  Puluhan Siswa SMA Keroyok Sopir Mobil

Pekan lalu, Rahajeng Ratnasari warga Panggerman Gang 2-A Nomor 8 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, divonis hukuman penjara selama 5 bulan, denda Rp 200 juta subsider sebulan penjara.

Majelis hakim Joko Waluyo, SH yang memimpin persidangan ini menilai, perempuan berjilbab dan berkulit putih tersebut terbukti melanggar Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sari, terbukti meracik kosmetik secara ilegal lantaran tak memiliki izin edar dari Departemen Kesehatan. Serta tak mencantumkan komposisi, dan kedaluwarsa pada kemasan.

Vonis yang dijatuhkan hakim ini jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman selama 9 bulan penjara, denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan penjara.

Baca Juga :  Bocah SD Tewas di Kolam TPA

Seperti diberitakan, Sari meracik kosmetik di rumahnya secara otodidak selama dua tahun. Kosmetik andalannya yakni lotion dan pemutih kulit. Ia menjualnya secara online dan offline secara perorangan. Dalam sehari, Sari mampu meraup laba bersih minimal Rp 500 ribu.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto- Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto segera memusnahkan ratusan kosmetik yang disita dari hasil Rahajeng Ratnasari alias Sari. Rencana pemusnahan ini setelah terdakwa menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Mojokerto, pekan lalu.

Kasi Barang Bukti Kejari Kota Mojokerto Ferdy Ferdian Dwirantama, SH.,MH., mengatakan, meski belum memastikan jadwal, namun Kejari sydag memastikan bakal memusnahkan barang sitaan tersebut. ’’Segera. Karena kasusnya sudah putusan,’’ jelasnya.

Kosmetik yang telah disita dan menjadi bukti di persidangan diantaranya 50 botol lotion tanpa merek, 24 kosmetik merek whitening dermacare, 33 pot kosmetik merk R glow whitening, 10 botol kosmetik blicing merek Jasmin, 13 botol kosmetik sabun muka tanpa merek warna oranye, 12 botol kosmetik toner whitening dermacare warna kuning dan 13 botol kosmetik toner whitening dermacare warna biru.

Baca Juga :  Bocah SD Tewas di Kolam TPA

Pekan lalu, Rahajeng Ratnasari warga Panggerman Gang 2-A Nomor 8 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, divonis hukuman penjara selama 5 bulan, denda Rp 200 juta subsider sebulan penjara.

Majelis hakim Joko Waluyo, SH yang memimpin persidangan ini menilai, perempuan berjilbab dan berkulit putih tersebut terbukti melanggar Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sari, terbukti meracik kosmetik secara ilegal lantaran tak memiliki izin edar dari Departemen Kesehatan. Serta tak mencantumkan komposisi, dan kedaluwarsa pada kemasan.

- Advertisement -

Vonis yang dijatuhkan hakim ini jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan hukuman selama 9 bulan penjara, denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan penjara.

Baca Juga :  Motor Terjun ke Jurang, Sekeluarga Tewas di Jalur Wisata

Seperti diberitakan, Sari meracik kosmetik di rumahnya secara otodidak selama dua tahun. Kosmetik andalannya yakni lotion dan pemutih kulit. Ia menjualnya secara online dan offline secara perorangan. Dalam sehari, Sari mampu meraup laba bersih minimal Rp 500 ribu.

Artikel Terkait

Most Read

Petakan Potensi dan Kesejahteraan Desa

Siapkan Tim Tambal Sulam Jalan

Kejaksaan Geledah Kantor Dinas Pertanian

Artikel Terbaru


/