alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Legalitas Tower di Banjaragung, Puri, Mojokerto Masih Buram

Satpol PP Sebut Bermasalah Sejak Lama

PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polemik berdirinya tower di Dusun Gatul, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, belum menemui titik terang. Satpol PP Kabupaten Mojokerto mendapati jika sebelumnya pernah menerima sejumlah laporan atas berdirinya menara setinggi 42 meter itu.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Mojokerto Zainul Hasan mengatakan, pihaknya tengah menindak lanjuti keresahan warga Dusun Gatul, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri atas keberadaan menara telekomunikasi itu. Salah satunya, dengan menelusuri rekam jejak pelaporan berdirinya tower itu. ’’Setelah kami telusuri histori tower tersebut, ternyata sebelumnya sudah pernah beberapa kali dilaporkan (warga ke Satpol PP). Dan, salah satu rekan senior kami (di Satpol PP) membenarkan itu,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Capaian Kontingen Kabupaten Mojokerto Didominasi Raihan Perunggu

Hal tersebut menguatkan asumsi jika warga menolak berdirinya menara telekomunikasi itu. Terlebih, keberadaan tower pemancar sinyal itu segaris lurus dengan potensi dampak negatif yang ditimbulkan. Terutama, kerobohan tiang yang bisa terjadi sewaktu-waktu. ’’Saat ini kami intens berkoordinasi dengan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto untuk memastikan legalitasnya. Karena arsip izinnya sudah lama juga,’’ terangnya.

Zainul memastikan, koordinasi lintas OPD tersebut tengah digeber. Sebab, berdirinya menara telekomunikasi sudah diatur dalam Perda Kabupaten Mojokerto No 2 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Meski, sebelumnya DPMPTSP Kabupaten Mojokerto dan DLH Kabupaten Mojokerto kompak mengaku kesulitan melacak berkas perizinan tersebut.

’’Dari data UKL-UPL kami sejak tahun 2013 sampai 2021, masih ditemukan untuk tower di Desa Banjaragung. Kalau di wilayah Puri lainnya, ada,’’ ungkap Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Zaqqi. Dikabarkan milik provider telekomunikasi Indosat, Pimpinan Indosat Mojokerto Joga Guritno menampik hal yang menyudutkannya itu.

Baca Juga :  Polisi Kota Mojokerto Janji Segera Ungkap Kasus Pencabulan

Diterangkannya, jika tower yang berdiri tak jauh dari SD Kiddoz Mojokerto itu bukan aset Indosat. Melainkan milik pihak ketiga yang menyediakan jasa sewa pasang pemancar sinyal pada tower setinggi puluhan meter itu. ’’Itu sekarang bukan aset Indosat lagi. Tapi milik pihak ketiga. Jadi di tower itu bukan cuma ada pemancar sinyalnya Indosat saja. Ada beberapa provider lain juga,’’ terangnya. (vad/fen)

Satpol PP Sebut Bermasalah Sejak Lama

PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polemik berdirinya tower di Dusun Gatul, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, belum menemui titik terang. Satpol PP Kabupaten Mojokerto mendapati jika sebelumnya pernah menerima sejumlah laporan atas berdirinya menara setinggi 42 meter itu.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Mojokerto Zainul Hasan mengatakan, pihaknya tengah menindak lanjuti keresahan warga Dusun Gatul, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri atas keberadaan menara telekomunikasi itu. Salah satunya, dengan menelusuri rekam jejak pelaporan berdirinya tower itu. ’’Setelah kami telusuri histori tower tersebut, ternyata sebelumnya sudah pernah beberapa kali dilaporkan (warga ke Satpol PP). Dan, salah satu rekan senior kami (di Satpol PP) membenarkan itu,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Konsultan Proyek Alami Serangan Jantung

Hal tersebut menguatkan asumsi jika warga menolak berdirinya menara telekomunikasi itu. Terlebih, keberadaan tower pemancar sinyal itu segaris lurus dengan potensi dampak negatif yang ditimbulkan. Terutama, kerobohan tiang yang bisa terjadi sewaktu-waktu. ’’Saat ini kami intens berkoordinasi dengan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto untuk memastikan legalitasnya. Karena arsip izinnya sudah lama juga,’’ terangnya.

Zainul memastikan, koordinasi lintas OPD tersebut tengah digeber. Sebab, berdirinya menara telekomunikasi sudah diatur dalam Perda Kabupaten Mojokerto No 2 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Meski, sebelumnya DPMPTSP Kabupaten Mojokerto dan DLH Kabupaten Mojokerto kompak mengaku kesulitan melacak berkas perizinan tersebut.

’’Dari data UKL-UPL kami sejak tahun 2013 sampai 2021, masih ditemukan untuk tower di Desa Banjaragung. Kalau di wilayah Puri lainnya, ada,’’ ungkap Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Zaqqi. Dikabarkan milik provider telekomunikasi Indosat, Pimpinan Indosat Mojokerto Joga Guritno menampik hal yang menyudutkannya itu.

Baca Juga :  Suami Tusuk Perut Istri dan Kepala Dipukul Palu
- Advertisement -

Diterangkannya, jika tower yang berdiri tak jauh dari SD Kiddoz Mojokerto itu bukan aset Indosat. Melainkan milik pihak ketiga yang menyediakan jasa sewa pasang pemancar sinyal pada tower setinggi puluhan meter itu. ’’Itu sekarang bukan aset Indosat lagi. Tapi milik pihak ketiga. Jadi di tower itu bukan cuma ada pemancar sinyalnya Indosat saja. Ada beberapa provider lain juga,’’ terangnya. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/