alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Saturday, August 13, 2022

Maling Motor, ODGJ di Mojokerto Dibebaskan

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – SM, 53, tersangka percobaan pencurian motor di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, yang sempat diarak massa, dibebaskan. Penahanan perempuan asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg itu ditangguhkan dengan alasan memiliki gangguan jiwa.

SM ditahan di rutan Polsek Jetis sejak 12 Mei. Dia tepergok warga menuntun sepeda motor Honda Supra warna hitam nopol S 4385 SQ yang terparkir dari teras rumah warga Dusun Bendo dua hari sebelumnya. SM sempat diarak warga yang geram dengan aksi percobaan pencurian itu.

Penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan kepolisian terhadap SM sontak mengundang polemik. Saat itu, pihak keluarga bahkan memberi kuasa hukum kepada pengacara Jaka Prima, SH karena SM dinilai tidak bersalah. ”Ibu ini punya gangguan jiwa,” ujarnya, kemarin. Selama hampir dua bulan, Jaka berupaya untuk membebaskan SM dari segala jeratan hukum.

Baca Juga :  6 Ribu Pil Koplo Disimpan di Kamar

Hingga akhirnya, kemarin, dia mendapat pemberitahuan jika SM telah dibebaskan. Penahanan SM ditangguhkan dengan alasan kesehatan jiwa. ”Saya pikir beliau tidak bersalah dan tidak kuat bukti juga,” imbuh dia.

Menurut Jaka, hal ini juga diungkapkan oleh saksi-saksi dalam perkara percobaan pencurian tersebut. Selain itu, SM juga disebut memiliki gangguan kejiwaan. ”Orangnya stres, pekerjaannya dukun lintrik,” sebutnya.

Informasi yang dihimpun dari internal kepolisian, SM sudah dikeluarkan dari tahanan. Penahanannya ditangguhkan karena alasan kejiwaan. Pihak pelapor juga telah mencabut laporan.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil tes kejiwaan yang dilakukan di rumah sakit jiwa di Lawang, Malang. ”Saya belum tahu, belum ada laporan.” Kata Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu MK Umam. (adi/ron)

Baca Juga :  Tas Dicuri, Bumil Kejar dan Tabrak Motor Pelaku dari Belakang

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – SM, 53, tersangka percobaan pencurian motor di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, yang sempat diarak massa, dibebaskan. Penahanan perempuan asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg itu ditangguhkan dengan alasan memiliki gangguan jiwa.

SM ditahan di rutan Polsek Jetis sejak 12 Mei. Dia tepergok warga menuntun sepeda motor Honda Supra warna hitam nopol S 4385 SQ yang terparkir dari teras rumah warga Dusun Bendo dua hari sebelumnya. SM sempat diarak warga yang geram dengan aksi percobaan pencurian itu.

Penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan kepolisian terhadap SM sontak mengundang polemik. Saat itu, pihak keluarga bahkan memberi kuasa hukum kepada pengacara Jaka Prima, SH karena SM dinilai tidak bersalah. ”Ibu ini punya gangguan jiwa,” ujarnya, kemarin. Selama hampir dua bulan, Jaka berupaya untuk membebaskan SM dari segala jeratan hukum.

Baca Juga :  Petani Tewas Tersengat Jebakan Tikus

Hingga akhirnya, kemarin, dia mendapat pemberitahuan jika SM telah dibebaskan. Penahanan SM ditangguhkan dengan alasan kesehatan jiwa. ”Saya pikir beliau tidak bersalah dan tidak kuat bukti juga,” imbuh dia.

Menurut Jaka, hal ini juga diungkapkan oleh saksi-saksi dalam perkara percobaan pencurian tersebut. Selain itu, SM juga disebut memiliki gangguan kejiwaan. ”Orangnya stres, pekerjaannya dukun lintrik,” sebutnya.

Informasi yang dihimpun dari internal kepolisian, SM sudah dikeluarkan dari tahanan. Penahanannya ditangguhkan karena alasan kejiwaan. Pihak pelapor juga telah mencabut laporan.

- Advertisement -

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil tes kejiwaan yang dilakukan di rumah sakit jiwa di Lawang, Malang. ”Saya belum tahu, belum ada laporan.” Kata Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu MK Umam. (adi/ron)

Baca Juga :  Kejari Kota Langsung Tahan Tersangka Laka Tol Mojokerto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/