alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Saturday, August 13, 2022

Asyik Ngopi, Kepala Warga Ngoro Mojokerto Dikepruk Kayu Balok

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hartono, 52, warga Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro menjadi bulan-bulanan tiga orang tidak dikenal, Minggu (3/7). Ia dikepruk balok kayu saat asyik ngopi di warung kopi di Dusun/Desa Srigading, Kecamatan Ngoro. Korban mengalami luka di kepala bagian belakang.

Hartono menceritakan. mulanya, korban yang tengah asyik ngopi melihat dua orang pria mengendarai motor Vario 150 dan Beat warna hitam berhenti di sekitar warung. ’’Mereka tanya, apa di sini ada yang kenal (dan tahu keberadaan) dengan Sumo? Ya saya jawab nggak tahu. Karena memang di sini nggak ada yang kenal sama nama itu,’’ ungkapnya, kemarin.

Tak mendapat informasi, keduanya lantas keluar warung. Hingga, mereka sempat cek cok sendiri. Akhirnya, korban menghampiri keduanya untuk menanyakan maksud dan tujuan yang sebenarnya. ’’Saya datangi dan tanya. Bahkan saya sempat cek cok juga. Sepertinya mereka saat itu dalam kondisi mabuk,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Menko Airlangga Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Terus Terakselerasi

Tak ingin larut dalam permasalahan yang tidak jelas, korban lantas kembali ke dalam warung. Tak lama berselang, tiba seorang pria mengemudikan mobil warna kuning ke lokasi. Saat asyik ngopi, tiba-tiba korban dilempar sarung. ’’Setelah itu kepala bagian belakang saya langsung dipukul balok kayu. Waktu itu saya gak tahu,’’ urainya.

Akibat kerasnya pukulan di bagian kepala, korban langsung bersimbah darah. Bahkan, balok kayu berukuran sekitar satu meter dan berdiameter sekitar 15 cm yang digunakan pelaku memukul korban patah jadi tiga bagian. ’’Setelah dipukul itu saya nggak bisa langsung bales atau gimana. Soalnya mbliyur. Mereka mukulnya sekali saja,’’ terangnya.

Enam orang pemuda setempat yang juga tengah ngopi di lokasi tak bisa berbuat banyak. Mereka lantas menolong korban yang tengah mengalami pendarahan. ’’Yang bawa mobil itu sempat bilang biar saya dikubur hidup-hidup. Nyuruh saya visum dan lapor. Katanya dia yang tanggung jawab,’’ sebutnya. Puas melihat korban lemas tak berdaya, ketiganya lantas kabur dari lokasi.

Baca Juga :  Anggota DPR Nilai Sejumlah Nama Layak Gantikan Ferdy Sambo

Usai kondisinya cukup membaik, Hartono langsung melaporkan yang dialaminya ke Polsek Ngoro. Dia berharap, aksi pengeroyokan tersebut segera diusut tuntas. ’’Sudah divisum di RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek sambil didampingi petugas,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ngoro Syaiful Hadi membenarkan adanya pelaporan yang dilayangkan korban. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan usai memintai keterangan korban. ’’Ini masih kami selidiki. Kami akan panggil saksi-saksi setelah memeriksa korban kemarin. Kami akan informasikan lebih lanjut ketika ada perkembangan nanti,’’ sebutnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin. (vad/ron)

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hartono, 52, warga Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro menjadi bulan-bulanan tiga orang tidak dikenal, Minggu (3/7). Ia dikepruk balok kayu saat asyik ngopi di warung kopi di Dusun/Desa Srigading, Kecamatan Ngoro. Korban mengalami luka di kepala bagian belakang.

Hartono menceritakan. mulanya, korban yang tengah asyik ngopi melihat dua orang pria mengendarai motor Vario 150 dan Beat warna hitam berhenti di sekitar warung. ’’Mereka tanya, apa di sini ada yang kenal (dan tahu keberadaan) dengan Sumo? Ya saya jawab nggak tahu. Karena memang di sini nggak ada yang kenal sama nama itu,’’ ungkapnya, kemarin.

Tak mendapat informasi, keduanya lantas keluar warung. Hingga, mereka sempat cek cok sendiri. Akhirnya, korban menghampiri keduanya untuk menanyakan maksud dan tujuan yang sebenarnya. ’’Saya datangi dan tanya. Bahkan saya sempat cek cok juga. Sepertinya mereka saat itu dalam kondisi mabuk,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Menko Airlangga Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Terus Terakselerasi

Tak ingin larut dalam permasalahan yang tidak jelas, korban lantas kembali ke dalam warung. Tak lama berselang, tiba seorang pria mengemudikan mobil warna kuning ke lokasi. Saat asyik ngopi, tiba-tiba korban dilempar sarung. ’’Setelah itu kepala bagian belakang saya langsung dipukul balok kayu. Waktu itu saya gak tahu,’’ urainya.

Akibat kerasnya pukulan di bagian kepala, korban langsung bersimbah darah. Bahkan, balok kayu berukuran sekitar satu meter dan berdiameter sekitar 15 cm yang digunakan pelaku memukul korban patah jadi tiga bagian. ’’Setelah dipukul itu saya nggak bisa langsung bales atau gimana. Soalnya mbliyur. Mereka mukulnya sekali saja,’’ terangnya.

Enam orang pemuda setempat yang juga tengah ngopi di lokasi tak bisa berbuat banyak. Mereka lantas menolong korban yang tengah mengalami pendarahan. ’’Yang bawa mobil itu sempat bilang biar saya dikubur hidup-hidup. Nyuruh saya visum dan lapor. Katanya dia yang tanggung jawab,’’ sebutnya. Puas melihat korban lemas tak berdaya, ketiganya lantas kabur dari lokasi.

Baca Juga :  Kejari Terjunkan Enam Jaksa
- Advertisement -

Usai kondisinya cukup membaik, Hartono langsung melaporkan yang dialaminya ke Polsek Ngoro. Dia berharap, aksi pengeroyokan tersebut segera diusut tuntas. ’’Sudah divisum di RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek sambil didampingi petugas,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ngoro Syaiful Hadi membenarkan adanya pelaporan yang dilayangkan korban. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan usai memintai keterangan korban. ’’Ini masih kami selidiki. Kami akan panggil saksi-saksi setelah memeriksa korban kemarin. Kami akan informasikan lebih lanjut ketika ada perkembangan nanti,’’ sebutnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/