alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Tujuh PMK Kesulitan Padamkan Sumber Api di PT Cort Indonesia

MOJOKERTO – Kepolisian membenarkan kebakaran di PT Cort Indonesia kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) di Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/10) siang.

Mereka menyebutkan kepulasan asap tebal menyebabkan kepanikan karyawan dan manajemen pabrik produsen pabrik gitar ini diduga akibat blower dalam pabrik terbakar.

Belum diketahui penyebab pasti munculnya percikan api tersebut. Namun, hingga pukul 13.00 tadi beberapa unit mobil PMK sudah diturunkan untuk membantu proses pemadaman dan pembasahan.

“Yang terbakar itu di bagian blower pengering bahan serbuk. Sekarang masih dalam pemadaman,” ungkap Kapolsek Ngoro AKP Gatot Wiyono kepada Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi.

Namun, tujuh mobil PMK yang diterjunkan nampak mengalami kesulitan memadamkan api. Sebab, blower yang terbakar tersebut di dalamnya banyak menyimpan serbuk sisa serpihan kayu produksi bahan-bahan baku gitar.

Baca Juga :  Nekat Buka, Warung Bakal Dibongkar

Gatot menyatakan, sulitnya proses pemadaman ini tak lepas banyakmya tumpukan serbuk  dalam blower. “Posisi api kan dalam blower. Makanya, proses pembasahan harus lebih banyak,” tuturnya.

Kencangnya hembusan angin dan panasnya terik matahari mendorong sumber api yang kali pertama muncul pukul 11.40 ini rawan membesar kembali. “Setidaknya, api di sisi bawah sudah padam total,” tandasnya.

MOJOKERTO – Kepolisian membenarkan kebakaran di PT Cort Indonesia kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) di Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/10) siang.

Mereka menyebutkan kepulasan asap tebal menyebabkan kepanikan karyawan dan manajemen pabrik produsen pabrik gitar ini diduga akibat blower dalam pabrik terbakar.

Belum diketahui penyebab pasti munculnya percikan api tersebut. Namun, hingga pukul 13.00 tadi beberapa unit mobil PMK sudah diturunkan untuk membantu proses pemadaman dan pembasahan.

“Yang terbakar itu di bagian blower pengering bahan serbuk. Sekarang masih dalam pemadaman,” ungkap Kapolsek Ngoro AKP Gatot Wiyono kepada Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi.

Namun, tujuh mobil PMK yang diterjunkan nampak mengalami kesulitan memadamkan api. Sebab, blower yang terbakar tersebut di dalamnya banyak menyimpan serbuk sisa serpihan kayu produksi bahan-bahan baku gitar.

Baca Juga :  Polisi Sidak Jasa Ekspedisi

Gatot menyatakan, sulitnya proses pemadaman ini tak lepas banyakmya tumpukan serbuk  dalam blower. “Posisi api kan dalam blower. Makanya, proses pembasahan harus lebih banyak,” tuturnya.

- Advertisement -

Kencangnya hembusan angin dan panasnya terik matahari mendorong sumber api yang kali pertama muncul pukul 11.40 ini rawan membesar kembali. “Setidaknya, api di sisi bawah sudah padam total,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/