alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Personel Bhabinkamtibmas Akan Ditambah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Fungsi bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa, mendapat atensi serius. Untuk mendukung peran deteksi dini gangguan keamanan, personel didorong melek teknologi.

Hal itu disampaikan Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bahtiar dalam gelar apel bersama bhabinkamtibmas di lapangan Mapolres Mojokerto Kota Selasa siang (2/11). Total 86 personel bhabinkamtibmas dikumpulkan. Kamal juga mengecek kondisi fisik kendaraan dinas (randin) yang dipakai para personel siap untuk mendukung dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, keberadaan bhabinkamtibmas di setiap desa saat ini perlu dimaksimalkan. Mereka bertugas sebagai pendeteksi awal setiap potensi gangguan keamanan hingga imbauan protokol kesehatan (prokes) di tengah masyarakat. ”Kita konsolidasi dan penugasan bhabinkamtibmas yang selama ini banyak sekali tugasnya,’ terangnya.

Baca Juga :  Anggota Polsek Pesta Narkoba di Vila

Berangkat dari besarnya tugas ini, lanjut Kamal, jumlah personel bhabinkamtibmas di tiap desa tidak menutup kemungkinan bisa diperbanyak. Penambahan personel ini juga dinilai perlu melihat jomplangnya perbandingan antara jumlah polisi dan masyarakat. ”Itu (penambahan personel) bergantung masalah nantinya perekrutan kembali. Karena memang kita tahu untuk perbandingan jumlah anggota polisi dengan masyarakat belum terpenuhi,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya masih fokus pada pemaksimalan personel yang ada. 86 Peronel saat ini terus dididik supaya bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Salah satunya yakni pelatihan pengoperasian alat canggih terkini terhadap anggota yang gagap teknologi (gaptek). ”Tuntutan masyarakat ada terus dan kita harus profesional,” terang dia.

Baca Juga :  Leher Terikat Tali Tambang, Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang

Salah satu pelatihan itu adalah penggunaan aplikasi Binmas Online System (BOS). Di aplikasi itu, setiap personel harus melaporkan kegiatannya. Termasuk informasi penting daeraan binaan. ”Karena kewajiban ini yang gaptek harus belajar menggunakan aplikasi,” tegasnya. (adi/ron)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Fungsi bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa, mendapat atensi serius. Untuk mendukung peran deteksi dini gangguan keamanan, personel didorong melek teknologi.

Hal itu disampaikan Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bahtiar dalam gelar apel bersama bhabinkamtibmas di lapangan Mapolres Mojokerto Kota Selasa siang (2/11). Total 86 personel bhabinkamtibmas dikumpulkan. Kamal juga mengecek kondisi fisik kendaraan dinas (randin) yang dipakai para personel siap untuk mendukung dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, keberadaan bhabinkamtibmas di setiap desa saat ini perlu dimaksimalkan. Mereka bertugas sebagai pendeteksi awal setiap potensi gangguan keamanan hingga imbauan protokol kesehatan (prokes) di tengah masyarakat. ”Kita konsolidasi dan penugasan bhabinkamtibmas yang selama ini banyak sekali tugasnya,’ terangnya.

Baca Juga :  PKL Benpas Ditangkap

Berangkat dari besarnya tugas ini, lanjut Kamal, jumlah personel bhabinkamtibmas di tiap desa tidak menutup kemungkinan bisa diperbanyak. Penambahan personel ini juga dinilai perlu melihat jomplangnya perbandingan antara jumlah polisi dan masyarakat. ”Itu (penambahan personel) bergantung masalah nantinya perekrutan kembali. Karena memang kita tahu untuk perbandingan jumlah anggota polisi dengan masyarakat belum terpenuhi,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya masih fokus pada pemaksimalan personel yang ada. 86 Peronel saat ini terus dididik supaya bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Salah satunya yakni pelatihan pengoperasian alat canggih terkini terhadap anggota yang gagap teknologi (gaptek). ”Tuntutan masyarakat ada terus dan kita harus profesional,” terang dia.

Baca Juga :  Ditemukan Busur dan Anak Panah, Keluarga Bantah Terlibat Terorisme

Salah satu pelatihan itu adalah penggunaan aplikasi Binmas Online System (BOS). Di aplikasi itu, setiap personel harus melaporkan kegiatannya. Termasuk informasi penting daeraan binaan. ”Karena kewajiban ini yang gaptek harus belajar menggunakan aplikasi,” tegasnya. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/