alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Terjatuh dari Lantai Tiga, Kuli Bangunan Tewas

PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di Dusun/Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kemarin siang. Seorang kuli bangunan tewas setelah terjatuh dari lantai tiga bangunan dengan ketinggian sekitar 14 meter. Diduga, korban terpeleset saat memasang galvalum untuk rangka atap bangunan.

Indisen maut yang terjadi sekitar pukul 14.00 kemarin menewaskan Ahmad Safari, 35, warga Dusun/Desa Terik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kejadian nahas itu bermula saat korban bersama kedua rekannya tengah menggarap bangunan tiga lantai milik Kepala Dusun Pungging, Surono. Mulanya, tidak ada hal yang janggal saat mereka menggarap bagian kerangka atap bangunan itu. ’’Tadi yang kerja tiga orang,’’ ujar rekan korban, Slamet Hariyanto, 47.

Baca Juga :  Warga Laporkan Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Galian C

Namun, saat tengah memasang galvalum di lantai tiga tersebut tiba-tiba korban terjatuh. ’’Waktu sudah naik (rangka atap), tiba-tiba korban terjatuh. Kurang tahu kenapa, kemungkinan kepeleset,’’ katanya.

Saat itu, korban yang tidak memakai pengaman tengah berada di atap bagian selatan bangunan. Korban yang jatuh di luar area bangunan mengalami luka serius di bagian kepala. Kepala korban langsung membentur tanah hingga korban tewas seketika.

Sementara itu, Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi menerangkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden kecelakaan kerja itu. Diduga, korban terpeleset saat tengah menggarap bagian rangka atap bangunan lantai tiga tersebut. ’’Diduga, korban ini terpeleset rangka baja ringan yang licin saat bekerja di bagian atap bangunan. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 14 meter,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bekuk Kurir Sabu di Jalan Empunala

Oleh warga, korban dievakuasi ke RS Dharma Husada Ngoro sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk dilakukan visum. Korban dinyatakan tewas dengan luka serius di bagian kepala akibat terjatuh dari lantai tiga. ’’Korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat terjatuh. Tidak ditemukan adanya indikasi lain,’’ tukas mantan Kapolsek Mojoanyar itu. (vad/abi)

 

PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di Dusun/Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kemarin siang. Seorang kuli bangunan tewas setelah terjatuh dari lantai tiga bangunan dengan ketinggian sekitar 14 meter. Diduga, korban terpeleset saat memasang galvalum untuk rangka atap bangunan.

Indisen maut yang terjadi sekitar pukul 14.00 kemarin menewaskan Ahmad Safari, 35, warga Dusun/Desa Terik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kejadian nahas itu bermula saat korban bersama kedua rekannya tengah menggarap bangunan tiga lantai milik Kepala Dusun Pungging, Surono. Mulanya, tidak ada hal yang janggal saat mereka menggarap bagian kerangka atap bangunan itu. ’’Tadi yang kerja tiga orang,’’ ujar rekan korban, Slamet Hariyanto, 47.

Baca Juga :  Curi Motor untuk Beli Chip

Namun, saat tengah memasang galvalum di lantai tiga tersebut tiba-tiba korban terjatuh. ’’Waktu sudah naik (rangka atap), tiba-tiba korban terjatuh. Kurang tahu kenapa, kemungkinan kepeleset,’’ katanya.

Saat itu, korban yang tidak memakai pengaman tengah berada di atap bagian selatan bangunan. Korban yang jatuh di luar area bangunan mengalami luka serius di bagian kepala. Kepala korban langsung membentur tanah hingga korban tewas seketika.

Sementara itu, Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi menerangkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden kecelakaan kerja itu. Diduga, korban terpeleset saat tengah menggarap bagian rangka atap bangunan lantai tiga tersebut. ’’Diduga, korban ini terpeleset rangka baja ringan yang licin saat bekerja di bagian atap bangunan. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 14 meter,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Anggota TNI Ini Gantung Diri Usai Dibuatkan Kopi Isteri

Oleh warga, korban dievakuasi ke RS Dharma Husada Ngoro sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk dilakukan visum. Korban dinyatakan tewas dengan luka serius di bagian kepala akibat terjatuh dari lantai tiga. ’’Korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat terjatuh. Tidak ditemukan adanya indikasi lain,’’ tukas mantan Kapolsek Mojoanyar itu. (vad/abi)

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/