alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Motor Dua Keluarga Alami Rem Blong

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dua kecelakaan akibat gagal fungsi rem kembali terjadi di jalur penyelamat Gotekan, Kecamatan Pacet, kemarin. Satu korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kali pertama, kecelakaan rem blong di jalur penyelamat Gotekan menimpa keluarga Sumanto, 34, asal Desa Mlaten, Kecamatan Puri, sekitar pukul 10.33 kemarin. Saat itu, Sumanto mengendarai motor Honda Vario warna hitam bernopol S 2104 ABA dengan membonceng  istrinya Suci Suriani, 33. Beserta dua anaknya, M Nur Arjuna, 7, dan Attaki, 3.

Melaju dari arah Batu menuju Pacet, tiba-tiba motor yang dikendarainya mengalami rem blong saat di jalur turunan sebelum tikungan Gotekan. ”Motor korban masuk ke jalur penyelamat. Tapi karena saking cepatnya laju kendaraan, motornya sampai terpelanting ke bawah (diluar jalur penyelamat),” terang Made Zakaria, anggota relawan Welirang Community Rescue.

Baca Juga :  Cuci Piring, Jatuh Terpeleset, Ibu RT Tercebur Sumur

Akibatnya, satu keluarga tersebut mengalami luka parah dibagian kepala. Apalagi, istri dan kedua anak Sumanto tidak mengenakan helm. Setelah mendapat perawatan di RSU Sumberglagah, Sumanto dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami gagar otak berat. ”Korban atas nama Sumanto dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit karena luka berat di kepalanya. Sedangkan istri dan dua anaknya masih menjalani perawatan intensif,” sebut Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Iptu J Wihandoko.

Sekitar 30 menit setelah peristiwa ini, kecelakaan kembali terjadi. Peristiwa serupa menimpa keluarga Muchammad Rizkyllah Akbar, 24, warga Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.

Bersama istri dan anaknya, Aprilia Agustyaningsih, 23, Aqilah Rizky Ramadhani, 2, korban mengendarai motor Honda Vario L 5797 JW yang melaju di jalur turunan menuju Pacet. Namun setibanya di sekitar tikungan Gotekan, motor yang dikendarainya, mendadak hilang kendali akibat mengalami rem blong.

Baca Juga :  Pemuda Ngoro dan Dlanggu Jadi Pengedar Sabu

Beruntung, korban beserta keluarga berhasil selamat setelah motor yang dikendarainya masuk ke jalur penyelamat. Korban hanya mengalami luka ringan. ”Alhamdulillah untuk keluarga asal Surabaya ini selamat. Korban atas nama Aprilia Agustyaningsih kami evakuasi ke RSU Sumberglagah untuk dilakukan observasi. Sekarang sudah mendapatkan perawatan,” tandas Wihandoko. (vad/ron)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dua kecelakaan akibat gagal fungsi rem kembali terjadi di jalur penyelamat Gotekan, Kecamatan Pacet, kemarin. Satu korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kali pertama, kecelakaan rem blong di jalur penyelamat Gotekan menimpa keluarga Sumanto, 34, asal Desa Mlaten, Kecamatan Puri, sekitar pukul 10.33 kemarin. Saat itu, Sumanto mengendarai motor Honda Vario warna hitam bernopol S 2104 ABA dengan membonceng  istrinya Suci Suriani, 33. Beserta dua anaknya, M Nur Arjuna, 7, dan Attaki, 3.

Melaju dari arah Batu menuju Pacet, tiba-tiba motor yang dikendarainya mengalami rem blong saat di jalur turunan sebelum tikungan Gotekan. ”Motor korban masuk ke jalur penyelamat. Tapi karena saking cepatnya laju kendaraan, motornya sampai terpelanting ke bawah (diluar jalur penyelamat),” terang Made Zakaria, anggota relawan Welirang Community Rescue.

Baca Juga :  Cuci Piring, Jatuh Terpeleset, Ibu RT Tercebur Sumur

Akibatnya, satu keluarga tersebut mengalami luka parah dibagian kepala. Apalagi, istri dan kedua anak Sumanto tidak mengenakan helm. Setelah mendapat perawatan di RSU Sumberglagah, Sumanto dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami gagar otak berat. ”Korban atas nama Sumanto dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit karena luka berat di kepalanya. Sedangkan istri dan dua anaknya masih menjalani perawatan intensif,” sebut Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Iptu J Wihandoko.

Sekitar 30 menit setelah peristiwa ini, kecelakaan kembali terjadi. Peristiwa serupa menimpa keluarga Muchammad Rizkyllah Akbar, 24, warga Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.

Bersama istri dan anaknya, Aprilia Agustyaningsih, 23, Aqilah Rizky Ramadhani, 2, korban mengendarai motor Honda Vario L 5797 JW yang melaju di jalur turunan menuju Pacet. Namun setibanya di sekitar tikungan Gotekan, motor yang dikendarainya, mendadak hilang kendali akibat mengalami rem blong.

Baca Juga :  Mabuk Berat, Pemotor Tewas Hantam Tembok
- Advertisement -

Beruntung, korban beserta keluarga berhasil selamat setelah motor yang dikendarainya masuk ke jalur penyelamat. Korban hanya mengalami luka ringan. ”Alhamdulillah untuk keluarga asal Surabaya ini selamat. Korban atas nama Aprilia Agustyaningsih kami evakuasi ke RSU Sumberglagah untuk dilakukan observasi. Sekarang sudah mendapatkan perawatan,” tandas Wihandoko. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/