alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Curi Mobil Pikap dan L 300, Kaki Sugiono Ditembus Peluru

MOJOKERTO – Setelah dua bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pelarian Sugiono, 46, warga Jalan Simo Gunung, Kramat Timur, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya berakhir.

Pelaku yang hari-harinya sebagai tukang batu ini berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Mojokerto di Jalan Jagir, Kota Surabaya. Bahkan, petugas tepaksa harus melumpuhkan dengan timah panas setelah komplotan curat mobil ini berusaha kabur dan melawan petugas.

’’Kini tersangka sudah dalam penahanan kami,’’ ungkap Kasubbaghumas Polresta Mojokerto, Iptu Katmanto Jumat (1/2). Menurutnya, tersangka berhasil ditangkap pada Kamis (31/1). Tidak mudah dalam penangkapan pelaku. Mulanya petugas dibuat kesulitan lantaran kerap kehilangan jejak.

Selain pelaku merupakan spesialis curat mobil, dalam pelariannya, dia sering berpindah-pindah tempat. Namun, dengan usaha keras petugas, setelah lama dilakukan penyelidikan hingga dua bulan, akhirnya membuahkan hasil. ’’Dia kami amankan di tempat persembunyiannya di Jalan Jagir, Kota Surabaya,’’ katanya.

Baca Juga :  Kenakan Kostum Polisi Tempo Dulu, Gratiskan SIM hingga Beri Cokelat

Namun, dalam penangkapan kali ini, petugas belum mendapati barang bukti hasil kejahatannya. Diduga, barang bukti berupa dua mobil, Mitsubishi L 300 dan satu unit pikap yang dicuri di gudang Jalan Raya Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto pada pertengahan November 2018 lalu itu, sudah dijual kepada penadah.

Sehingga petugas hanya menyita barang bukti baju yang dipakai pelaku saat beraksi. Diduga kuat, dalam aksinya, pelaku juga tidak seorang diri. Melainkan bersama komplotan yang kini juga masih dalam pengejaran petugas. ’’Dari identifikasi, pelaku ada empat orang.

Sekarang yang tiga statusnya DPO,’’ tuturnya. Hal itu diketahui dari interogasi yang didapati petugas dari Sugiono. Selain itu, dari hasil pemutaran CCTV (closed circuit televison) yang terpasang di gudang milik Hj Tatik Jamiati, 58, warga Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. ’’Kami juga amankan satu STNK dan bukti BPKB dari korban,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Penambang Tewas Tertimpa Longsoran

Katmanto menjelaskan, hasil pemeriksaan, aksi pelaku berlangsung sekitar 02.30 dini hari. Terlebih dulu, pelaku merusak kunci gembok gerbang dan pintu teralis pada gudang. Mudah saja, setelah pelaku berhasil masuk, pelaku tak ada kesulitan untuk membawa mobil pikap dan Mitsubishi L 300 milik korban.

Menyusul, dua kunci mobilnya kebetulan ditaruh dalam laci. ’’Korban mengalami kerugian Rp 320 juta,’’ tegasnya. Mendapati dua mobilnya raib, korban lantas melapor ke mapolresta. ’’Semoga hasil dari pengembangan ini, tiga pelaku lainnya bisa cepat tertangkap,’’ pungkas Katmanto.

MOJOKERTO – Setelah dua bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pelarian Sugiono, 46, warga Jalan Simo Gunung, Kramat Timur, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya berakhir.

Pelaku yang hari-harinya sebagai tukang batu ini berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Mojokerto di Jalan Jagir, Kota Surabaya. Bahkan, petugas tepaksa harus melumpuhkan dengan timah panas setelah komplotan curat mobil ini berusaha kabur dan melawan petugas.

’’Kini tersangka sudah dalam penahanan kami,’’ ungkap Kasubbaghumas Polresta Mojokerto, Iptu Katmanto Jumat (1/2). Menurutnya, tersangka berhasil ditangkap pada Kamis (31/1). Tidak mudah dalam penangkapan pelaku. Mulanya petugas dibuat kesulitan lantaran kerap kehilangan jejak.

Selain pelaku merupakan spesialis curat mobil, dalam pelariannya, dia sering berpindah-pindah tempat. Namun, dengan usaha keras petugas, setelah lama dilakukan penyelidikan hingga dua bulan, akhirnya membuahkan hasil. ’’Dia kami amankan di tempat persembunyiannya di Jalan Jagir, Kota Surabaya,’’ katanya.

Baca Juga :  Sehari, Tilang Lima Kendaraan ODOL

Namun, dalam penangkapan kali ini, petugas belum mendapati barang bukti hasil kejahatannya. Diduga, barang bukti berupa dua mobil, Mitsubishi L 300 dan satu unit pikap yang dicuri di gudang Jalan Raya Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto pada pertengahan November 2018 lalu itu, sudah dijual kepada penadah.

Sehingga petugas hanya menyita barang bukti baju yang dipakai pelaku saat beraksi. Diduga kuat, dalam aksinya, pelaku juga tidak seorang diri. Melainkan bersama komplotan yang kini juga masih dalam pengejaran petugas. ’’Dari identifikasi, pelaku ada empat orang.

- Advertisement -

Sekarang yang tiga statusnya DPO,’’ tuturnya. Hal itu diketahui dari interogasi yang didapati petugas dari Sugiono. Selain itu, dari hasil pemutaran CCTV (closed circuit televison) yang terpasang di gudang milik Hj Tatik Jamiati, 58, warga Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. ’’Kami juga amankan satu STNK dan bukti BPKB dari korban,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Ratusan Penunggak Dagulir Mangkir

Katmanto menjelaskan, hasil pemeriksaan, aksi pelaku berlangsung sekitar 02.30 dini hari. Terlebih dulu, pelaku merusak kunci gembok gerbang dan pintu teralis pada gudang. Mudah saja, setelah pelaku berhasil masuk, pelaku tak ada kesulitan untuk membawa mobil pikap dan Mitsubishi L 300 milik korban.

Menyusul, dua kunci mobilnya kebetulan ditaruh dalam laci. ’’Korban mengalami kerugian Rp 320 juta,’’ tegasnya. Mendapati dua mobilnya raib, korban lantas melapor ke mapolresta. ’’Semoga hasil dari pengembangan ini, tiga pelaku lainnya bisa cepat tertangkap,’’ pungkas Katmanto.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/