alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Pencari Ikan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pencarian yang dilakukan tim gabungan terhadap korban tenggelam dan terseret arus di Sungai Mas di Dusun Wonorejo, Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto membuahkan hasil. Kemarin Waris, 58, pencari ikan yang sebelumnya hilang dan tenggelam di sungai belakang rumahnya itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

’’Dia ditemukan tim SAR mengambang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam,’’ ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, M. Zaini. Menurutnya, jasad korban kali pertama diketahui oleh petugas tim SAR pukul 09.50, tepatnya di Desa Wonoayu, Kecamatan Jetis.

Lokasinya, berada di sisi timur titik korban tenggelam. Kebetulan, saat penyisiran petugas melihat sosok kepala yang terapung di tengah sungai. ’’Setelah dicek ternyata posistif korban laka air,’’ tegasnya. Menurutnya, meski kondisi aliran sungai cukup deras pencarian tak berlangsung lama setelah sebelumnya petugas melakukan manuver di lokasi sekitar 30 menit.

Baca Juga :  Dicekoki Miras, Dua Siswi SMP Negeri lalu Disetubuhi Teman Sendiri

’’Karena keluarga korban tak menghendaki diotopsi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan,’’ tambah Kapolsek Jetis, Kompol Subiyanto. Dia menyebutkan, keluarga korban sudah mengikhlaskan atas peristiwa tersebut. Selain dianggap sebagai musibah, tenggelamnya korban memang murni karena kecelakaan. ’’Dari identifikasi juga tidak ditemukan luka atau bekas penganiyaan. Artinya, memang tidak ada unsur pidana,’’ jelasnya.

Insiden nahas ini terjadi Selasa (31/12) sekitar pukul 17.00. Mulanya, istri korban, Poni, cemas lantaran suaminya tak kunjung pulang dari mencari ikan. Dari situ ia kemudian tergerak untuk mencari korban ke aliran sungai yang kebetulan berada di belakang rumah.

Saat di lokasi Poni sudah tidak melihat suaminya. Dia hanya menemukan barang-barangnya saja di bibir sungai. ’’Beberapa kali dipanggil juga tidak lantas menjawab,’’ tuturnya. Sejumlah barang milik korban yang ditemukan adalah sandal, kaus, sabit, dan jala sebagai alat menjaring ikan.

Baca Juga :  Gadaikan Pikap Tetangga, Bablas Tahanan

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pencarian yang dilakukan tim gabungan terhadap korban tenggelam dan terseret arus di Sungai Mas di Dusun Wonorejo, Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto membuahkan hasil. Kemarin Waris, 58, pencari ikan yang sebelumnya hilang dan tenggelam di sungai belakang rumahnya itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

’’Dia ditemukan tim SAR mengambang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam,’’ ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, M. Zaini. Menurutnya, jasad korban kali pertama diketahui oleh petugas tim SAR pukul 09.50, tepatnya di Desa Wonoayu, Kecamatan Jetis.

Lokasinya, berada di sisi timur titik korban tenggelam. Kebetulan, saat penyisiran petugas melihat sosok kepala yang terapung di tengah sungai. ’’Setelah dicek ternyata posistif korban laka air,’’ tegasnya. Menurutnya, meski kondisi aliran sungai cukup deras pencarian tak berlangsung lama setelah sebelumnya petugas melakukan manuver di lokasi sekitar 30 menit.

Baca Juga :  Gadaikan Pikap Tetangga, Bablas Tahanan

’’Karena keluarga korban tak menghendaki diotopsi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan,’’ tambah Kapolsek Jetis, Kompol Subiyanto. Dia menyebutkan, keluarga korban sudah mengikhlaskan atas peristiwa tersebut. Selain dianggap sebagai musibah, tenggelamnya korban memang murni karena kecelakaan. ’’Dari identifikasi juga tidak ditemukan luka atau bekas penganiyaan. Artinya, memang tidak ada unsur pidana,’’ jelasnya.

Insiden nahas ini terjadi Selasa (31/12) sekitar pukul 17.00. Mulanya, istri korban, Poni, cemas lantaran suaminya tak kunjung pulang dari mencari ikan. Dari situ ia kemudian tergerak untuk mencari korban ke aliran sungai yang kebetulan berada di belakang rumah.

Saat di lokasi Poni sudah tidak melihat suaminya. Dia hanya menemukan barang-barangnya saja di bibir sungai. ’’Beberapa kali dipanggil juga tidak lantas menjawab,’’ tuturnya. Sejumlah barang milik korban yang ditemukan adalah sandal, kaus, sabit, dan jala sebagai alat menjaring ikan.

Baca Juga :  Emak-Emak Bobol Rumah Teman

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/