alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Polisi Lawan Kejahatan lewat Pos Ronda

MOJOKERTO – Tingginya angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Mojokerto membuat kepolisian terus ambil sikap. Petugas pun rutin melakukan sosialisasi dengan mendatangi pos kamling atau pos ronda di wilayah hukumnya. Tujuannya, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang hingga detik ini peredaran di tengah pemukiman cukup tinggi.

Kemarin, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata blusukan ke sejumlah pos kamling. Di antaranya di Dusun Lontar, Desa Kebondalem,  Kecamatan Mojosari dan Dusun/Desa/Kecamatan Kutorejo. ’’Narkoba sekarang ini sudah menjadi ancaman serius,’’ katanya. Menurutnya, peredaran dan penyalahgunaan narkoba bukan lagi wacana, melainkan sudah benar-benar nyata. Kondisi itu dibuktikan dari banyaknya tersangka yang berhasil diungkap. Baik pengedar, kurir, pemasok, maupun pengguna. ’’Bahkan banyak sebagai pengedar sekaligus pengguna,’’ tegas mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga :  Pamit BAB, Lansia Ditemukan Mengambang

Pihaknya berharap warga dapat mencegah sekaligus mengantisipasi menjamurnya tren peredaran narkoba. ’’Artinya,  masyarakat harus tahu bahaya narkoba. Berperan aktif dalam memerangi peredaran,’’ tuturnya. Hal itu sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah pemukiman warga. Pasalnya, dari hasil data satarkoba,  pemukiman padat penduduk menempati posisi tertinggi. ’’Semua saja. Mulai dari pil dobel L, ganja, ekstasi, dan sabu-sabu,’’ katanya.

Dengan mengaktifkan pos kamling di setiap lingkungan tentunya bisa mengantisipasi, menekan, dan mendeteksi sedini mungkin tindak kriminal. Macam pencurian, penjambretan, perampokan dan terorisme. ’’Kalau kita bisa antasipasi dulu kenapa tidak. Kami yakin, adanya pos kamling kejahatan bisa ditekan seminim mungkin,’’ tuturnya.

MOJOKERTO – Tingginya angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Mojokerto membuat kepolisian terus ambil sikap. Petugas pun rutin melakukan sosialisasi dengan mendatangi pos kamling atau pos ronda di wilayah hukumnya. Tujuannya, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang hingga detik ini peredaran di tengah pemukiman cukup tinggi.

Kemarin, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata blusukan ke sejumlah pos kamling. Di antaranya di Dusun Lontar, Desa Kebondalem,  Kecamatan Mojosari dan Dusun/Desa/Kecamatan Kutorejo. ’’Narkoba sekarang ini sudah menjadi ancaman serius,’’ katanya. Menurutnya, peredaran dan penyalahgunaan narkoba bukan lagi wacana, melainkan sudah benar-benar nyata. Kondisi itu dibuktikan dari banyaknya tersangka yang berhasil diungkap. Baik pengedar, kurir, pemasok, maupun pengguna. ’’Bahkan banyak sebagai pengedar sekaligus pengguna,’’ tegas mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga :  Kandang Ayam Terbakar

Pihaknya berharap warga dapat mencegah sekaligus mengantisipasi menjamurnya tren peredaran narkoba. ’’Artinya,  masyarakat harus tahu bahaya narkoba. Berperan aktif dalam memerangi peredaran,’’ tuturnya. Hal itu sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah pemukiman warga. Pasalnya, dari hasil data satarkoba,  pemukiman padat penduduk menempati posisi tertinggi. ’’Semua saja. Mulai dari pil dobel L, ganja, ekstasi, dan sabu-sabu,’’ katanya.

Dengan mengaktifkan pos kamling di setiap lingkungan tentunya bisa mengantisipasi, menekan, dan mendeteksi sedini mungkin tindak kriminal. Macam pencurian, penjambretan, perampokan dan terorisme. ’’Kalau kita bisa antasipasi dulu kenapa tidak. Kami yakin, adanya pos kamling kejahatan bisa ditekan seminim mungkin,’’ tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/