alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Polisi Kota Mojokerto Warning Tempat Karaoke Ilegal

Sita 466 Botol Miras, Minta Satpol PP Segera Tutup Lokasi
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polisi merazia dua tempat karaoke tak berizin, Rabu (29/6) malam. Dari salah satu lokasi, petugas menyita 466 botol miras yang diduga diedarkan secara ilegal. Kepolisian meminta supaya pihak berwenang melakukan penutupan terhadap tempat karaoke bodong tersebut.

Ratusan botol miras berbagai jenis disita dari tempat karaoke di Jalan Bypass, Kota Mojokerto, sekitar pukul 21.00. Petugas Satsabhara Polres Mojokerto Kota menemukan tumpukan botol miras di belakang pintu masuk dan di balik kasir. Saat dirazia, tempat karaoke itu baru saja buka.

Total terdapat 466 botol miras yang diamankan. Meliputi 384 botol miras jenis bir Bintang dan 82 botol Guinness. Ratusan botol miras itu langsung diangkut menuju Mapolres Mojokerto Kota. Penyitaan dilakukan lantaran miras tersebut diduga diedarkan tanpa izin.

Baca Juga :  Bulan Ini Serah Terima Kunci, Hunian Rusunawa Kota Mojokerto Tuntas Diundi

’’Kami melaksanakan penindakan hukum terhadap kafe yang melaksanakan kegiatan usahanya tidak memiliki izin operasional dan juga mengedarkan dan menjual minuman keras tanpa izin,’’ jelas Kaur Tipiring Satsabhara Polres Mojokerto Kota Bripka Suharmanto usai razia.

Menurutnya, miras tersebut diedarkan secara ilegal di tempat karaoke yang juga tidak memiliki izin operasional. Selain karaoke di Jalan Bypass, polisi juga melakukan razia di tempat karaoke di Lingkungan Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon. Di tempat hiburan malam yang juga tak mengantongi izin ini, petugas tidak menemukan miras.

Kepolisian mengaku bakal berkoordinasi dengan pihak terkait meliputi satpol PP dan DPMPTSP untuk melakukan penertiban izin. ’’Nanti kami sampaikan ke pihak berwenang supaya usahanya ditutup sampai memiliki izin operasional,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Mancal Virtual #2 JPRM Terbuka untuk Umum

Menurut dia, razia ini dilakukan untuk mengawasi dan mengendalikan peredaran alkohol di tempat keramaian seperti karaoke yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Penindakan dilakukan sesuai Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Minuman Beralkohol (Minol).

Terpisah, Satpol PP Kota Mojokerto membenarkan jika tempat karaoke yang berada di Jalan Bypass tidak memiliki izin alias bodong. Demikian pula dengan tempat karaoke yang berada di Lingkungan Cinde. Kendati tak memiliki izin operasional, kedua lokasi hiburan malam itu nekat beroperasi.

’’Yang di Bypass itu tidak ber-IMB dan benar masih beroperasi,’’ terang Kasi Operasional Satpol PP Kota Mojokerto Mulyono, kemarin. Pihaknya mengaku segera melakukan koordinasi untuk mengambil tindaklanjut terkait penertiban izin. (adi/ron)

Sita 466 Botol Miras, Minta Satpol PP Segera Tutup Lokasi
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polisi merazia dua tempat karaoke tak berizin, Rabu (29/6) malam. Dari salah satu lokasi, petugas menyita 466 botol miras yang diduga diedarkan secara ilegal. Kepolisian meminta supaya pihak berwenang melakukan penutupan terhadap tempat karaoke bodong tersebut.

Ratusan botol miras berbagai jenis disita dari tempat karaoke di Jalan Bypass, Kota Mojokerto, sekitar pukul 21.00. Petugas Satsabhara Polres Mojokerto Kota menemukan tumpukan botol miras di belakang pintu masuk dan di balik kasir. Saat dirazia, tempat karaoke itu baru saja buka.

Total terdapat 466 botol miras yang diamankan. Meliputi 384 botol miras jenis bir Bintang dan 82 botol Guinness. Ratusan botol miras itu langsung diangkut menuju Mapolres Mojokerto Kota. Penyitaan dilakukan lantaran miras tersebut diduga diedarkan tanpa izin.

Baca Juga :  Dinkes Kota Mojokerto Belanja 75 Jenis Obat Telan Rp 1,1 Miliar

’’Kami melaksanakan penindakan hukum terhadap kafe yang melaksanakan kegiatan usahanya tidak memiliki izin operasional dan juga mengedarkan dan menjual minuman keras tanpa izin,’’ jelas Kaur Tipiring Satsabhara Polres Mojokerto Kota Bripka Suharmanto usai razia.

Menurutnya, miras tersebut diedarkan secara ilegal di tempat karaoke yang juga tidak memiliki izin operasional. Selain karaoke di Jalan Bypass, polisi juga melakukan razia di tempat karaoke di Lingkungan Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon. Di tempat hiburan malam yang juga tak mengantongi izin ini, petugas tidak menemukan miras.

Kepolisian mengaku bakal berkoordinasi dengan pihak terkait meliputi satpol PP dan DPMPTSP untuk melakukan penertiban izin. ’’Nanti kami sampaikan ke pihak berwenang supaya usahanya ditutup sampai memiliki izin operasional,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  KPK Sita Aset Milik Puput Tantriana Sari Senilai Rp 104,8 miliar
- Advertisement -

Menurut dia, razia ini dilakukan untuk mengawasi dan mengendalikan peredaran alkohol di tempat keramaian seperti karaoke yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Penindakan dilakukan sesuai Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Minuman Beralkohol (Minol).

Terpisah, Satpol PP Kota Mojokerto membenarkan jika tempat karaoke yang berada di Jalan Bypass tidak memiliki izin alias bodong. Demikian pula dengan tempat karaoke yang berada di Lingkungan Cinde. Kendati tak memiliki izin operasional, kedua lokasi hiburan malam itu nekat beroperasi.

’’Yang di Bypass itu tidak ber-IMB dan benar masih beroperasi,’’ terang Kasi Operasional Satpol PP Kota Mojokerto Mulyono, kemarin. Pihaknya mengaku segera melakukan koordinasi untuk mengambil tindaklanjut terkait penertiban izin. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

CJH Dapat Uang Saku Rp 5,8 Juta

Seru Sejak Titik Start

Nihil Nomor Lempar dan Tolak Peluru

Artikel Terbaru

/