alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Denda Tilang Capai Rp 667 Juta

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Denda tilang selama tahun 2020 terkumpul Rp 667 juta. Uang yang masuk kas negara ini merupakan hasil penindakan terhadap 8.100 pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Hal ini berdasarkan rekap Satlantas Polres Mojokerto Kota. Sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 10.265 pengguna jalan melanggar lalu lintas. Dengan rincian penindakan 8.100 pelanggar dijatuhi sanksi tilang dan 2.280 pelanggar diberi teguran simpatik.

Hasil dari denda terhadap pelanggar yang ditilang ini mencapai Rp 667.020.000. Uang tersebut masuk ke kas negara yang digolongkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). ’’Kita kan CJS (Criminal Justice System) jadi masuknya kas negara,’’ ujar KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren, kemarin.

Baca Juga :  Baru Masuk Kantor, Kades Ditangkap Polisi

Penyelesaikan perkara pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem SJS yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Menurutnya, besaran denda tiap pelanggar berbeda. Hal itu bergantung dari putusan pengadilan.

Karen menyebut, hasil tilang tahun mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2020, denda tilang tembus Rp 1,8 miliar lebih. Jumlah ini sesuai dengan banyaknya pelanggar dengan sanksi tilang yang mencapai 22.730 pelanggar.

Sejumlah agenda terkait penindakan terhadap pelanggar lalu lintas mulai disiapkan. Termasuk pula penerapan sistem tilang elektronik yang rencananya mulai diberlakukan tahun ini. Pemetaan lokasi telah dilakukan dan penentuan titik-titik CCTV juga telah dipersiapkan. ’’Insyaallah, kalau jadi mungkin tahun ini. kalau tidak ada recofusing (perubahan anggaran) seperti kemarin,’’ ucapnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Toko Anda Fashion Ludes Terbakar

 

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Denda tilang selama tahun 2020 terkumpul Rp 667 juta. Uang yang masuk kas negara ini merupakan hasil penindakan terhadap 8.100 pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Hal ini berdasarkan rekap Satlantas Polres Mojokerto Kota. Sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 10.265 pengguna jalan melanggar lalu lintas. Dengan rincian penindakan 8.100 pelanggar dijatuhi sanksi tilang dan 2.280 pelanggar diberi teguran simpatik.

Hasil dari denda terhadap pelanggar yang ditilang ini mencapai Rp 667.020.000. Uang tersebut masuk ke kas negara yang digolongkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). ’’Kita kan CJS (Criminal Justice System) jadi masuknya kas negara,’’ ujar KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren, kemarin.

Baca Juga :  Baru Masuk Kantor, Kades Ditangkap Polisi

Penyelesaikan perkara pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem SJS yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Menurutnya, besaran denda tiap pelanggar berbeda. Hal itu bergantung dari putusan pengadilan.

Karen menyebut, hasil tilang tahun mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2020, denda tilang tembus Rp 1,8 miliar lebih. Jumlah ini sesuai dengan banyaknya pelanggar dengan sanksi tilang yang mencapai 22.730 pelanggar.

Sejumlah agenda terkait penindakan terhadap pelanggar lalu lintas mulai disiapkan. Termasuk pula penerapan sistem tilang elektronik yang rencananya mulai diberlakukan tahun ini. Pemetaan lokasi telah dilakukan dan penentuan titik-titik CCTV juga telah dipersiapkan. ’’Insyaallah, kalau jadi mungkin tahun ini. kalau tidak ada recofusing (perubahan anggaran) seperti kemarin,’’ ucapnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Warga Laporkan Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Galian C
- Advertisement -

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/