Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

dr. Sihwati Wilujeng, Wanita Tangguh di Era Digital

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯

Advertisement

Direktur RS Mawaddah Medika  dr Sihwati Wilujeng M.Kes.
Direktur RS Mawaddah Medika dr Sihwati Wilujeng M.Kes.

Entrepreneur

dr. Sihwati Wilujeng adalah sosok perempuan entrepreneur tangguh dalam bidang pelayanan kesehatan, sekaligus tidak meninggalkan fitrahnya sebagai wanita. Kariernya dibangun dari nol sendirian hingga berhasil mendirikan beberapa fasilitas pelayanan kesehatan yang padat karya. Dengan melibatkan tenaga kesehatan maupun tenaga kerja nonkesehatan lainnya. 

Advertisement

Selain itu, dengan berdirinya fasilitas pelayanan kesehatan juga menghidupkan ”urat nadi” perekonomian masyarakat sekitarnya.  Hal ini sejalan dengan prinsip hidupnya yakni, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi lainnya. 

Adapun perjalanan kariernya dimulai dengan praktik pribadi di tahun 1995. Kemudian pada tahun 2003 melibatkan beberapa tenaga kesehatan lainnya dengan mendirikan Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan Mawaddah. Berkat kepercayaan masyarakat yang tinggi dan kerja keras serta teamwork yang baik, akhirnya pada 17 Agustus 2009 berdiri RS Mawaddah Medika sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan. 

Sedangkan RB/BP Mawaddah bertransformasi menjadi Klinik Wilujeng sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Agustus 2022, dirinya lantas mendirikan Klinik Pratama lagi, tetapi didedikasikan untuk organisasi sosial keagamaan. ”Kegiatan organisasi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan, bahkan dimulai sejak pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi dan sampai saat ini,” jelasnya. Sehingga tidak heran bila Sihwati Wilujeng aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, baik organisasi profesi maupun sosial keagamaan.  

Advertisement

Meski demikian, kesibukan berkarier dan organisasi tidak lantas meninggalkan kodratnya sebagai wanita. Baik sebagai istri, ibu, dan bahkan sekarang juga sebagai nenek. Tiga buah hatinya semua mengikuti jejaknya di bidang medis. Termasuk dalam manajemen pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun klinik. ”Untuk bisa sukses dalam menjalankan banyak fungsi ini dibutuhkan manajemen waktu dan manajemen qolbu,” paparnya. 

Manajemen waktu adalah dapat mengelola waktu secara efektif dan efisien untuk semua kegiatan, baik kegiatan rutin maupun insidental. Sedangkan manajemen qolbu, mengintegrasikan olah fikir, olah hati, dan olah tindakan (perilaku) untuk memperbaiki kualitas hubungan dengan Allah SWT. ”Serta sesama manusia dan juga alam semesta (rahmatan lilalamin),” tandasnya. (bas/ris)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Anjangsana ke JPRM: Pererat Silaturahmi, Perkuat Kolaborasi

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Anjangsana ke JPRM: Pererat Silaturahmi, Perkuat Kolaborasi

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama jajaran pejabat utama (PJU) melakukan kunjungan ke kantor Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) di Jalan RA Basuni Nomor 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten

Banser Diminta Memegang Teguh Netralitas Saat Diterjunkan Membantu Pengamanan Muktamar NU

Banser Diminta Memegang Teguh Netralitas Saat Diterjunkan Membantu Pengamanan Muktamar NU

’’Banser Kota Mojokerto menegaskan prinsip satu komando dengan tetap mengikuti instruksi dan arahan Satkornas Banser dan panitia muktamar. Seluruh personel yang diberangkatkan diharapkan fokus menjalankan tugas pengamana

Tren Tumbler Kalcer, Bebas Dehidrasi dan Peduli Lingkungan secara Kece

Tren Tumbler Kalcer, Bebas Dehidrasi dan Peduli Lingkungan secara Kece

Bukan lagi sekadar botol minum, tumbler kini telah menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan bagi sebagian orang. Hiasan stiker bertema band musik hingga ornamen carabiner alias pengait logam adalah di antara ciri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer