Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Rifky Yoeda Pratama, Siswa SMPN 7 Mojokerto Korban Terseret Ombak di Pantai Drini Yogyakarta yang Masih Dalam Pencarian

Yulianto Adi Nugroho • Rabu, 29 Januari 2025 | 14:50 WIB

 

KORBAN KEEMPAT: Warga menata tenda dan kursi di rumah duka korban tenggelam di Perumahan The Suam Residence, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kemarin (28/1).
KORBAN KEEMPAT: Warga menata tenda dan kursi di rumah duka korban tenggelam di Perumahan The Suam Residence, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kemarin (28/1).

 

Vokalis Hadrah Itu Disebutkan Tersangkut di Dalam Laut

 Keluarga dan tetangga Rifky Yoeda Pratama di Perumahan The Suam Residence, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, berharap-harap cemas. Hingga Selasa (28/1) petang, jasad siswa kelas VII C SMPN 7 Mojokerto yang ikut terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta, itu belum terevakuasi.

 

YULIANTO ADI NUGROHO, Magersari

 

INFORMASI yang diterima keluarga korban dari pihak Pemkot Mojokerto, posisi tubuh Rifky telah diketahui berada di dalam laut. Namun, karena gelombang masih besar, tim SAR belum dapat mengevakuasinya. ’’Belum tahu kapan akan dievakuasi karena menunggu ombak reda dahulu,’’ kata Toni, tetangga korban di rumah duka.

Di rumah blok N nomor 6, selama ini Rifky tinggal bersama neneknya, Sarminah, dan sang paman. Ibundanya telah meninggal sedangkan ayahnya lebih sering tinggal di Krian, Sidoarjo. Rifky dikenal sebagai pribadi yang baik dan soleh. Bahkan, dia menjadi vokalis kelompok hadrah di masjid setempat. ’’Anaknya sangat baik, kalau magrib itu pasti ngajak anak-anak kecil untuk salat,’’ ungkapnya memberi kesaksian.

Setelah menerima kabar insiden tragis di Pantai Drini yang menimpa rombongan SMPN 7, ayah Rifky langsung berangkat ke Jogja. ’’Berangkat naik travel bareng keluarga lain yang anaknya meninggal,’’ imbuh dia.

Kemarin petang tenda dan kursi-kursi telah ditata di rumah Rifky untuk menyambut kedatangannya. Beberapa warga juga berdatangan untuk berbela sungkawa dan bertakziah. ’’Neneknya sangat terpukul, belum bisa menerima kalau cucu kesayangannya jadi korban,’’ tutur Toni.

Suasana serupa juga terpantau di rumah tiga korban lain saat Jawa Pos Radar Mojokerto berkunjung sejak siang hingga petang kemarin. Warga menunggu kedatangan jenazah di rumah duka.

Ketiga korban itu adalah Alfian Aditya Pratama, warga Jalan Flamboyan, Kelurahan Wates, Magersari; Malvein Yusuf Adh Dhuqa, warga Jalan Al-Azhar, Kelurahan Kedundung, Magersari; dan Bayhaki Faqtyansah, warga Desa Penompo, Jetis. (fen)

Editor : Hendra Junaedi
#pantai drini #laka air #Pantai Drini Gunungkidul #Pantai Drini Jogja #smpn 7 kota mojokerto #siswa tenggelam