Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Features
icon featured
Features
Khoiron M, Pembuat Sketsa Laka Vanessa Angel

Hobi Sejak Kecil, Kini Pesanan Mengalir dari Berbagai Daerah

25 November 2021, 11: 35: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Hobi Sejak Kecil, Kini Pesanan Mengalir dari Berbagai Daerah

PRODUKTIF: Khoiron Mahfudzi saat menyelesaikan sketsa pesanan konsumennya. (Khudori Aliandu/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Karya sketsa wajah, itu sudah biasa. Namun, Khoiron Mahfudzi mampu membuat goresan yang sangat istimewa. Bahkan, ia mendadak dikenal lantaran mampu menyuguhkan human interest  di peristiwa kecelakaan maut, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

KHUDORI ALIANDU, Trawas, Jawa Pos Radar Mojokerto.

Gala Sky Ardiansyah, bocah mungil itu tertatih di atas mobil yang sudah ringsek. Tangan kanannya, berusaha meraih bayangan hitam kedua orang tuanya, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

Baca juga: Tanggalkan Seragam Rutin, Guru Bercerita Tentang Perjuangan

Itulah salah satu karya Khoiron Mahfudzi asal Dusun Jibru, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto yang menyayat hati warganet. Meski terlihat sederhana, goresan tintanya mampu menghipnotis ribuan orang.

Gambar itu diunggah melalui akun TikTOk dan IG @choirondraw. Hingga tadi malam, sudah ditonton 4,1 juta orang dengan like 464,9 ribu. Serta mendapatkan komentar hingga 9.728, serta dibagikan 7.703 akun. ’’Inspirasi ini tiba-tiba terlintas begitu saja,’’ ungkap Khoiron, kemarin.

Inspirasi itu muncul ketika dirinya melihat Pajero putih seperti yang ditumpangi Vanessa bersama suaminya saat perjalanan ke Surabaya, 6 November lalu. Bermodalkan drawing pen dan kertas putih, sesampainya di rumah, dia pun berhasil mencuri perhatian warganet. ’’Setiap goresannya saya video dengan durasi sekitar 20 menit. Tapi saat saya unggah video saya percepat menjadi 43 detik,’’ ujarnya.

Tak sampai hitungan hari. Video ilustrasi yang dibuatnya viral hingga membuat follower di TikTok bertambah 10 ribu pengikut. Sedangkan, di akun instagramnya bertambah mencapai 100-an follower.

Sebenarnya, dia tak berkeinginan membuat netizen baper dan terharu dengan melihat video ilustrasi yang dibuatnya. Ide itu terbesit begitu saja. Dalam pembuatan ini, dia mengaku lebih ingin menunjukkan teknik goresan seni saja. ’’Jadi, saya mohon maaf jika ada yang baper. Walau itu sebetulnya juga ditujukan untuk ikut berduka cita. Karena saya tidak bisa membayangkan kalau sudah ditinggal orang tua di usia sekecil itu,’’ tuturnya.

Membuat sketsa itu, menjadi salah satu caranya mengisi waktu di tengah pandemi Covid-19. Khoiron harus bisa menyisihkan waktu untuk bisa berkarya. Bagaimana pun dia harus lebih produktif lagi dalam mengasah kemampuan mengambarnya. ’’Sejak kecil saya hobi menggambar. Jadi setiap hari kalau ada waktu luang selalu menggambar,’’ terangnya.

Di lain sisi, dirinya juga harus berpacu mengerjakan berbagai pesanan yang diterimanya. Seperti, sebelum pandemi, kebanyakan pesanan yang mengalir padanya tak lain adalah sketsa wajah. Baik diperuntukkan untuk anak-anak atau kado ulang tahun dan pernikahan.

Hingga kini, ratusan karya sudah dilahirkan. Menurut Khoiron, 11 tahun berjalan, peminat karyanya juga tak hanya dari Mojokerto. Namun, meluas hingga berbagai wilayah di Jatim bahkan luar pulau. ’’Pernah juga dipesan turis Bali. Kalau jasa membuat sketsa ini sejak 2010, tapi mulai fokus 2019,’’ ujarnya.

Harga jual karyanya relatif berbeda, menyesuaikan ukuran dan kerumitan. Mulai Rp 500 ribu untuk ukuran kertas A3. Sedangkan untuk ukuran satu meter dibandrol Rp 10 juta. (ron)

(mj/ori/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia