25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

Uniknya Kerajinan Bungkus Rokok dari Bambu Karya Arek Mojokerto

Gunakan Alat Modern, Dilirik Komunitas hingga Perusahaan Rokok

Di tangan M.C. Raka Anugrah, 18, sebatang bambu bisa disulap menjadi kerajinan bungkus rokok custom yang artistik. Kini hasil kreasinya pun laris manis diburu para komunitas hingga perusahaan rokok.

KHUDORI ALIANDU, Gedeg, Jawa Pos Radar Mojokerto

’’Tempat rokok ini baru seminggu kemarin saya share. Langsung ada pesanan corporate dan community,’’ ungkap M.C. Raka Anugrah, 18, kemarin. Pemuda yang tinggal di Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ini menceritakan, ide menciptakan wadah rokok ini sejak ia masih duduk di bangku SMA. Sayangnya waktu itu, dirinya belum matang untuk membuat desain laser engraving.

Sebulan lalu, salah satu tokoh Kampung Budaya Polowijen Malang meminta dibuatkan contoh wadah rokok dengan desain grafir logo. Di sisi yang lainnya terdapat foto orang per orang. ’’Dan cocok. Akhirnya terus mengalir order, selanjutnya dari distributor rokok order awal 200 pcs,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Kampung Bali, Semarak Warga Mlirip, Jetis, Mojokerto Peringati HUT RI

Bungkus rokok custom buatannya ini tergolong berbeda. Selain memadukan bahan stainless dan bambu, agar terlihat artistik, dia memadukan dengan seni grafir. Dengan ukuran tepak 10x6x1,8 centimeter, bisa membungkus rokok berisi 16 batang.

Meski terkesan elegan, namun Raka menjualnya dengan harga yang bersahabat. Ia hanya membanderol Rp 90 ribu dengan gratis desain. ’’Customer juga bisa diskusi tentang desain sesuai keinginan. Jadi bisa request sesuai kebutuhannya,’’ tegasnya.

Di samping memiliki hobi melukis sejak di bangku TK, latar belakang keluarganya juga seniman. Sehingga, Raka mengaku tak mendapat kesulitan besar. Hanya saja, untuk mematangkan desain, ia banyak belajar tutorial di medsos.

Awalnya, produk itu tak langsung jadi. Dengan keuletan dan kreativitasnya, kini dia mampu produksi 100 pcs per hari. Meski sempat mengalami naik turun, hingga sekarang produk buatan tangannya ini banyak dipesan dari Gresik, Malang, Surabaya, dan Jakarta. ’’Kebetulan juga tahun lalu saya dapat bantuan alat berupa mesin sander dan mesin CNC atau laser engraving dari Disperindag Kabupaten Mojokerto. Alhamdulillah, sangat bermanfaat,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Tindakan ESWL RSUD Wahidin Kota Mojokerto, Tangani Batu Ginjal Tanpa Operasi

Untuk kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Apalagi, pelat bambu yang dipadukan dengan stainless berupa laminasi yang sudah dilapisi dengan epoxy resin. ’’Sehingga dipastikan aman dari jamur karena bambu juga sudah diawetkan,’’ katanya.

Kerumitan pembuatan kerajinan ini hanya terletak pada pembuatan pelat bambu laminasinya saja. Mulanya, bambu yang sudah diawetkan ini kemudian dibelah tipis dan dilaminasi menjadi pelat bambu. Kemudian, proses sanding dan pelat bambu ini di-coating dengan resin.

Selanjutnya, pelat bambu siap untuk proses selanjutnya ke mesin laser engraving. ’’Setelah proses grafir selesai baru ditempel di bagian sisi wadah stainless. Jadinya tampak desain classik modern. Menggabungkan material industri dan bahan alam berupa bambu,’’ bebernya. (ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/