Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Features
icon featured
Features
Fara Octaviani, Ibu yang Lahirkan dalam Mobil

Perut Mendadak Mulas, Tak Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

16 Oktober 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Perut Mendadak Mulas, Tak Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

SEHAT: Fara bersama buah hatinya saat menjalani perawatan di RSI Hasanah pasca melahirkan di dalam mobil, Kamis (14/10) malam. (Indah Oceananda/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Malam yang hening di Kauman IV Kota Mojokerto, mendadak riuh. Malam itu, seorang ibu muda merasakan sakit karena hendak melahirkan. Sejumlah warga berusaha melarikan ke RS. Sayangnya, belum sampai di rumah sakit, bayi perempuan itu sudah keluar.

INDAH OCE ANDANDA, Kota Mojokerto

Fara Octaviani tak menduga bakal melakukan proses persalinan anak keduanya di dalam mobil. Itu setelah dirinya merasakan sakit perut mendadak, Rabu (14/10) malam.

Baca juga: Ditagih Anggota, Harus Ganti Setoran, Terpaksa Jual Tanah

Saat itu, Fara tengah berada di kediaman orang tuanya, di Kauman Gang 4, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Perempuan 21 tahun ini mengaku, awalnya tidak merasakan tanda-tanda melahirkan. Pun demikian dengan Hari Perkiraan Lahir (HPL) masih dua atau tiga hari lagi.

Namun, sekitar pukul 22.30, ternyata perutnya mengalami rasa sakit yang luar biasa. ”Dadakan gitu sakitnya. Air ketuban juga pecah. Terus makin sakit banget. Jadi cari ibu. Katanya kepalanya sudah keluar,’’ ungkapnya saat ditemui di ruangan Paviliun Arofah Rumah Sakit Islam (RSI) Hasanah, kemarin.

Sontak, Fara pun memanggil ibunya untuk membantu kelahirannya. Tak disangka, saat itu kondisi kepala sang bayi berjenis kelamin perempuan itu sudah mulai keluar dari mulut rahim.

Melihat situasi ini, sang ayah pun mencarikan bantuan dari tetangga. Lalu, karena kondisi sudah larut malam, warga berinisiatif meminta bantuan dari PMI Kota Mojokerto sebab lokasinya dekat dari kejadian. ”Terpaksa harus melahirkan di dalam mobil, karena kondisi kepala bayi yang sudah keluar. Melihat kondisi itu, saya diangkat ke dalam mobil pinjaman salah satu warga,” paparnya.

Selang beberapa menit kemudian, dua bidan RSI Hasanah didampingi dua tenaga PMI datang membantu Fara menuju rumah sakit. Namun, ketika dirinya hendak dipindahkan ke mobil ambulan PMI, bayi seberat 2,8 kilogram tersebut lahir dengan selamat. Akhirnya, pemotongan pusar pun dilakukan langsung di dalam mobil saat itu juga. ”Prosesnya sangat cepat. Ibu saya langsung menariknya, terus ada tenaga medis yang bantu memotong tali pusar sewaktu di dalam mobil,” ucap Fara.

Kini, bayi yang diberi nama Chayra Arsyakayla Arsyakyla itu terlahir dalam kondisi sehat. Dengan panjang badan 50 sentimeter. Fara menyebutkan, jika kondisinya sudah pulih. Hari ini diperkirakan bisa pulang lebih cepat. ”Alhamdulillah putri kedua saya lahir dengan sehat. Terimakasih untuk bantuan semua pihak dalam persalinan saya,” bebernya. (ron)

(mj/OCE/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia