Seperti tahun-tahun sebelumnya, event besutan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) tersebut bakal mendatangkan tiga dewan juri dengan latar belakang yang memiliki kompetensi. Di antaranya perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto, serta juri internal dari JPRM. ”Juri yang didatangkan dari tiga instansi berbeda. Seperti tahun-tahun sebelumnya,’’ ungkap Koordinator Panitia Pildarama 2026 Farisma Romawan, kemarin (17/2).
Dia menjelaskan, juri perwakilan dari Kemenag Kabupaten Mojokerto adalah Sirojuddin, penyuluh agama terbaik tingkat nasional. Kemudian, juri dari Dispendik Kabupaten Mojokerto Abdul Rochman, sekaligus Ketua MGMP Agama Islam Kabupaten Mojokerto, serta perwakilan internal panitia Moch. Chariris, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto.
’’Ketiga dewan juri ini memiliki latar belakang yang sesuai untuk melakukan penilaian Pildarama, baik dari bidang dakwah maupun syiar Islam. Sehingga dipastikan seleksinya akan berlangsung ketat,’’ papar dia.
Dengan adanya seleksi ketat dari ketiga dewan juri tersebut, ia mengimbau para peserta agar lebih bersiap dan totalitas dalam menampilkan dakwah mereka. Farisma menyebut, hingga kemarin (17/2) jumlah peserta yang mengikuti Pildarama terus bertambah, yakni mencapai 95 siswa.
Tidak hanya dari wilayah kabupaten, sejumlah siswa perwakilan SMP/MTs di Kota Mojokerto juga cukup antusias. ’’Setelah diperpanjang, jumlah pendaftar hingga hari ini (kemarin, Red) terus bertambah. Kami beri waktu seminggu untuk efektivitas persiapan peserta sebelum video dinilai dewan juri,’’ terangnya.
Dia menegaskan, panitia tidak memberikan jumlah batasan peserta bagi lembaga. Praktis, sekolah diperbolehkan mendelegasikan lebih dari satu peserta. ”Peluang ini kami buka untuk memberikan kesempatan bagi seluruh siswa untuk bisa menunjukkan bakatnya dalam berdakwah,’’ imbuhnya. Pendaftaran Pildarama sendiri akan ditutup 22 Februari nanti.
Pildarama 2026 kembali hadir dengan memilih pendakwah terbaik tingkat pelajar SMP/MTs se-Mojokerto raya. Total hadiah yang bisa dibawa pulang senilai Rp 5 juta.
Hadiah tersebut diberikan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan terbaik mereka dalam membawakan mater-materi dakwah. Akan diambil empat peserta terbaik yang akan dianugerahi gelar juara.
Masing-masing juara 1, 2, 3, dan juara favorit. Mereka juga berhak menerima sertifikat dan trofi sebagai bentuk apresiasi. ’’Karena ini event tahunan, kami akan memaksimalkan untuk pemberian apresiasi kepada para juara,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah