27.8 C
Mojokerto
Saturday, December 3, 2022

Kelurahan Meri Kota Mojokerto, Kampung KB Bangkit Meri Raih Juara II Jatim

KELURAHAN Meri berhasil menambah torehan prestasi yang diraih Pemkot Mojokerto di tahun 2022 ini. Apresiasi itu diperoleh dari Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur yang menetapkan Kampung KB Bangkit Meri sebagai juara II tingkat provinsi.

Lurah Meri Gesmanto menambahkan, penyematan Juara II Pemilihan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Provinsi Jatim tahun 2022 ini diperoleh setelah melalui rangkaian tahapan verifikasi. Puncaknya terjadi pada Rabu (5/11) dengan verifikasi lapangan penilaian Kampung KB Bangkit yang berada di Lingkungan Tropodo. ”Alhamdulillah setelah verifikasi lapangan, Kampung KB Bangkit Kelurahan Meri berhasil meraih juara II tingkat Provinsi Jawa Timur,” tandasnya.

TINJAU LANGSUNG: Tim verifikator lapangan saat melakukan penilaian di Kampung KB Bangkit Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Mei lalu.

Raihan prestasi tersebut, kata dia, merupakan buah dari kerja bareng lintas sektor. Di antaranya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Pokja KB Bangkit, dan stakeholder terkait. ”Jadi, keberhasilan Kampung KB Bangkit Kelurahan Meri ini berkat dukungan semua pihak. Termasuk masyarakat Kelurahan Meri sendiri,” papar dia.

Baca Juga :  Perhutani Segera Lakukan Pemotongan Pohon di Foodcourt Petirtaan Jolotundo

Terpisah, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes PPKB) Kota Mojokerto Elys Elisabet menambahkan, terdapat banyak indikator penilaian yang mengantarkan Kampung KB Bangkit Kelurahan Meri meraih juara II tingkat Jatim. Di antaranya terkait Pasangan Usia Subur (PUS) yang mengikuti progra KB, usia perkawinan, serta kegiatan pembinaan. ”Program-program yang dilaksanakan oleh di Kampung KB Bangkit Kelurahan Meri sudah berjalan dengan baik,” tutur Elys.

SAMBUTAN: Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo saat menyambut kedatangan tim verifikator Kampung KB Provinsi Jatim, Rabu (11/5).

Di antaranya, sebut dia, bina keluarga balita (BKB), bina keluarga remaja (BKR), bina keluarga lansia (BKL), serta data usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA).

Karena itu, harap dia, keberadaan Kampung KB mampu mengatasi berbagai macam permasalahan di wilayah kelurahan. Utamanya terkait pembangunan keluarga berkualitas yang bermuara untuk peningkatan kesejahteraan dan kesehatan keluarga. (ram/ron)

Baca Juga :  Panitia Siapkan Hadiah bagi Guru Favorit

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/