alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Pemkot Segera Bangun Pasar Tematik

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto kembali membangun pusat perdagangan di tahun anggaran 2022. Terdapat dua proyek pasar yang diperuntukkan menampung eks pedagang Pusat Dagang Sepeda (PDS) Prapanca serta merombak total pasar hewan di Sekarputih.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi mengungkapkan, proyek fisik pusat perdagangan yang direalisasi tahun ini adalah pembangunan pasar tematik. Pasar tersebut diperuntukkan bagi eks pedagang PDS Prapanca Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Sejak direlokasi ke Pasar Kliwon dua tahun lalu, mereka telah dijanjikan Pemkot Mojokerto tempat berjulan baru yang lebih layak. ’’Jadi, pedagang yang ada di Pasar Kliwon nanti akan ditampung di pasar tematik semua,’’ ulasnya, kemarin.

Dia menyebutkan, lokasi pasar tematik bakal dibangun di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kota Mojokerto. Tepatnya berada di satu kompleks dengan Pasar Rakyat Ketidur yang lebih dulu didirikan di tahun 2021 lalu. ’’Lahannya sudah siap, tinggal pembangunan saja,’’ bebernya.

Baca Juga :  Bupati Beber Ciri Fisik Rokok Ilegal

Pasar tematik mendapat alokasi pagu anggaran kurang lebih Rp 4 miliar dari APBD 2022. Pusat perdagangan itu dibangun dengan kapasitas sekitar 100 lapak. Jumlah tersebut, imbuh Mashudi, disesuaikan dengan hasil pendataan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto.

Mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto ini merincikan, masing-masing terdiri dari jenis usaha pedagang besi, sparepart motor, buku, serta makanan dan minuman. ’’Dari diskopukmperindag sudah inventarisir, jumlah pedagang yang akan menempati nanti kurang lebih 100 pedagang,’’ tandasnya.

Selain itu, pekerjaan konstruksi juga menyentuh pembangunan pasar hewan. Mashudi memaparkan, proyek tersebut merupakan pengembangan pasar sapi yang berada di Jalan Raya Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. ’’Nanti akan dirombak total. Perbaikan pasar sapi sama ditambah pasar ayam di sebelahnya,’’ imbuh Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPRPRKP Yustian Suhandinata.

Baca Juga :  Wali Kota Mojokerto Sampaikan SPT Tahunan

Menurutnya, pembangunan pasar hewan yang diplot anggaran sekitar Rp 3,5 miliar tersebut juga termasuk pembuatan lahan parkir dan pagar. Dengan begitu, pusat pernjualan sapi dan ayam akan berada di satu kompleks dengan rumah potong hewan (RPH) Kota Mojokerto.

Yustian menambahkan, dua paket proyek pembangunan pasar ditargetkan akan diajukan lelang di akhir Maret nanti. ’’Tetap kita lelang lebih awal meskipun pekerjaan tidak butuh waktu lama. Mungkin 5-6 bulan bisa selesai,’’ tutupnya. (ram/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto kembali membangun pusat perdagangan di tahun anggaran 2022. Terdapat dua proyek pasar yang diperuntukkan menampung eks pedagang Pusat Dagang Sepeda (PDS) Prapanca serta merombak total pasar hewan di Sekarputih.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi mengungkapkan, proyek fisik pusat perdagangan yang direalisasi tahun ini adalah pembangunan pasar tematik. Pasar tersebut diperuntukkan bagi eks pedagang PDS Prapanca Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Sejak direlokasi ke Pasar Kliwon dua tahun lalu, mereka telah dijanjikan Pemkot Mojokerto tempat berjulan baru yang lebih layak. ’’Jadi, pedagang yang ada di Pasar Kliwon nanti akan ditampung di pasar tematik semua,’’ ulasnya, kemarin.

Dia menyebutkan, lokasi pasar tematik bakal dibangun di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kota Mojokerto. Tepatnya berada di satu kompleks dengan Pasar Rakyat Ketidur yang lebih dulu didirikan di tahun 2021 lalu. ’’Lahannya sudah siap, tinggal pembangunan saja,’’ bebernya.

Baca Juga :  Wali Kota Mojokerto Sampaikan SPT Tahunan

Pasar tematik mendapat alokasi pagu anggaran kurang lebih Rp 4 miliar dari APBD 2022. Pusat perdagangan itu dibangun dengan kapasitas sekitar 100 lapak. Jumlah tersebut, imbuh Mashudi, disesuaikan dengan hasil pendataan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto.

Mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto ini merincikan, masing-masing terdiri dari jenis usaha pedagang besi, sparepart motor, buku, serta makanan dan minuman. ’’Dari diskopukmperindag sudah inventarisir, jumlah pedagang yang akan menempati nanti kurang lebih 100 pedagang,’’ tandasnya.

- Advertisement -

Selain itu, pekerjaan konstruksi juga menyentuh pembangunan pasar hewan. Mashudi memaparkan, proyek tersebut merupakan pengembangan pasar sapi yang berada di Jalan Raya Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. ’’Nanti akan dirombak total. Perbaikan pasar sapi sama ditambah pasar ayam di sebelahnya,’’ imbuh Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPRPRKP Yustian Suhandinata.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Menurutnya, pembangunan pasar hewan yang diplot anggaran sekitar Rp 3,5 miliar tersebut juga termasuk pembuatan lahan parkir dan pagar. Dengan begitu, pusat pernjualan sapi dan ayam akan berada di satu kompleks dengan rumah potong hewan (RPH) Kota Mojokerto.

Yustian menambahkan, dua paket proyek pembangunan pasar ditargetkan akan diajukan lelang di akhir Maret nanti. ’’Tetap kita lelang lebih awal meskipun pekerjaan tidak butuh waktu lama. Mungkin 5-6 bulan bisa selesai,’’ tutupnya. (ram/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/