alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Penjual Sembako Diprioritaskan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasar Rakyat Ketidur, di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan,  Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto akan dibuka dalam waktu dekat. Nantinya, penghuni pasar ini memprioritaskan para penjual sembako.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Peridustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya mengungkapkan, langkah penataan pedagang tersebut seiring rampungnya proyek pembangunan Pasar Rakyat Ketidur. Menurutnya, pasar tradisional baru tersebut bakal langsung dibuka di tahun ini. ”Insyaallah tahun ini operasional,” terangnya kemarin.

Namun, proses pengisian pedagang belum bisa dilakukan di awal tahun ini. Karena masih menunggu proses serah terima aset dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke Pemkot Mojokerto. Mengingat, pasar prototype tipe D tersebut dibangun dari dana Tugas Pembantuan (TP) Kemendag dengan nilai kontrak sekitar Rp 3 miliar di 2021 lalu.

Baca Juga :  Harga Cabai Mulai Melandai

Ani menyatakan, proses serah terima rencana bakal digulirkan di akhir Januari ini. Meski demikian, Pasar Rakyat Ketidur masih membutuhkan penyempurnaan utilitas guna mendukung operasional pedagang. ”Karena di dalam paket Pasar Ketidur dari Kemendag ini belum ada utilitas,” paparnya.

Sentuhan fisik tersebut berupa penyambungan aliran listrik, jaringan air, hingga saluran drainase. Disebut Ani, proyek tersebut ditargetkan rampung pada kisaran April mendatang. ”Jadi sifatnya penyempurnaan saja agar bisa segera dioperasionalkan,” tandas mantan Kabag Umum Setdakot Mojokerto ini.

Nantinya, pasar Rakyat Ketidur bakal diprioritaskan untuk pedagang yang belum memiliki tempat. Khususnya para penjual yang berdagang bahan pokok. Sebab, pasar yang didirikan di lahan aset milik Pemkot Mojokerto di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulin itu dibangun dengan desain pasar tradisional.

Baca Juga :  Mendag: Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Saat ini, Diskopukmperindag telah menampung sejumlah pengajuan calon pedagang. Namun, Ani menyatakan tidak bisa mengakomodir seluruh usulan warga lantaran Pasar Rakyat Ketidur hanya berkapasitas 115 los dan kios.

Karena itu, calon pedagang akan dilakukan seleksi berdasarkan skala prioritas. Bahkan, pihaknya juga akan menerjunkan tim untuk melakukan survei lapangan. ”Kami prioritaskan mereka yang benar-benar pedagang sembako tapi belum punya tempat,” imbuhnya.

Pemkot Mojokerto berencana kembali membuka sentra perdagangan baru. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Peridustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) saat ini tengah mendata calon pedagang untuk ditempatkan di Pasar Rakyat Ketidur. (ram/ron)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasar Rakyat Ketidur, di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan,  Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto akan dibuka dalam waktu dekat. Nantinya, penghuni pasar ini memprioritaskan para penjual sembako.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Peridustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya mengungkapkan, langkah penataan pedagang tersebut seiring rampungnya proyek pembangunan Pasar Rakyat Ketidur. Menurutnya, pasar tradisional baru tersebut bakal langsung dibuka di tahun ini. ”Insyaallah tahun ini operasional,” terangnya kemarin.

Namun, proses pengisian pedagang belum bisa dilakukan di awal tahun ini. Karena masih menunggu proses serah terima aset dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke Pemkot Mojokerto. Mengingat, pasar prototype tipe D tersebut dibangun dari dana Tugas Pembantuan (TP) Kemendag dengan nilai kontrak sekitar Rp 3 miliar di 2021 lalu.

Baca Juga :  Bank Dunia Puji Kartu Prakerja

Ani menyatakan, proses serah terima rencana bakal digulirkan di akhir Januari ini. Meski demikian, Pasar Rakyat Ketidur masih membutuhkan penyempurnaan utilitas guna mendukung operasional pedagang. ”Karena di dalam paket Pasar Ketidur dari Kemendag ini belum ada utilitas,” paparnya.

Sentuhan fisik tersebut berupa penyambungan aliran listrik, jaringan air, hingga saluran drainase. Disebut Ani, proyek tersebut ditargetkan rampung pada kisaran April mendatang. ”Jadi sifatnya penyempurnaan saja agar bisa segera dioperasionalkan,” tandas mantan Kabag Umum Setdakot Mojokerto ini.

Nantinya, pasar Rakyat Ketidur bakal diprioritaskan untuk pedagang yang belum memiliki tempat. Khususnya para penjual yang berdagang bahan pokok. Sebab, pasar yang didirikan di lahan aset milik Pemkot Mojokerto di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulin itu dibangun dengan desain pasar tradisional.

Baca Juga :  Harga Cabai Mulai Melandai
- Advertisement -

Saat ini, Diskopukmperindag telah menampung sejumlah pengajuan calon pedagang. Namun, Ani menyatakan tidak bisa mengakomodir seluruh usulan warga lantaran Pasar Rakyat Ketidur hanya berkapasitas 115 los dan kios.

Karena itu, calon pedagang akan dilakukan seleksi berdasarkan skala prioritas. Bahkan, pihaknya juga akan menerjunkan tim untuk melakukan survei lapangan. ”Kami prioritaskan mereka yang benar-benar pedagang sembako tapi belum punya tempat,” imbuhnya.

Pemkot Mojokerto berencana kembali membuka sentra perdagangan baru. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Peridustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) saat ini tengah mendata calon pedagang untuk ditempatkan di Pasar Rakyat Ketidur. (ram/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/