alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Maleman, Harga Pangan Naik, Telur Rp 18 Ribu, Ayam Rp 38 Ribu

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski di tengah pandemi Covid-19, kenaikan bahan kebutuhan pokok tetap tak terlakkan. Terutama terhadap harga ayam dan bawang.

Kenaikan dua komoditas tersebut mencapai Rp 20 ribu per kilogram (kg). Kenaikan ini juga mengiringi tradisi maleman selama bulan suci Ramadan. Mansyur Asyari, 39, pedagang ayam broiler di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, menjelaskan, kenaikan harga daging ayam terjadi dalam sepekan terakhir.

Yakni, mencapai Rp 12 ribu per kg. ”Kenaikannya bertahap dalam satu Minggu terakhir ini. Sebelumnya Rp 26 ribu per kg, sekarang menjadi Rp 38 ribu per kg,” terangnya, kemarin. Kenaikan harga ayam tersebut disebabkan terkendala pasokan dari tingkat peternak.

Harga ayam hidup dari pemasok yang tinggi memaksanya turut menaikkan harga jual. Yakni, Rp 24.500 hingga 25.300 per kg. Meroketnya harga daging ayam membuat penjualan Mansyur anjlok hingga 40 persen. Saat harganya normal, dia mampu menjual 150 kg daging ayam dalam sehari.

Baca Juga :  Nunggak Retribusi, Puluhan Lapak Pasar Tanjung Disegel

Saat ini, penjualannya hanya 80 kg sehari. ”Kenaikan harga ini berdampak juga pada omzet penjualan,” imbuhnya. Senada diungkapkan Ardian, 30, pedagang bahan bumbu dapur. Menurutnya, harga bawang merah saat ini naik bertahap sejak dua pekan lalu.

Jika sebelumnya Rp 30 ribu per kg, hari ini tembus Rp 50 ribu  per kg. Hanya bawang merah yang harganya naik. Sedangkan bawang putih masih bertahan di harga Rp 25 ribu per kg. Cabai rawit dan cabai merah keriting 16 ribu hingga Rp 18 ribu  per kg.

Sementara itu, harga telur ayam juga terpantau mengalami kenaikan. ”Dari sebelumnya Rp 16 ribu saat ini merangkak menjadi Rp 18 ribu,” kata Supriati, salah satu pedagang.

Baca Juga :  Over Kapasitas, Pedagang Pasar Tanjung Direlokasi

Sedangkan harga beras terpantau masih stabil. Beras kualitas medium dijual Rp 9 ribu per kg, sedangkan kualitas premium dijual antara Rp 9.500 hingga Rp 10 ribu per kg. ”Kestabilan harga beras tersebut karena saat ini sedang memasuki masa panen raya, dan stoknya berlimpah,” tambah Handoko, pedagang sembako.

Sedangkan untuk gula pasir juga masih dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 15.250 per kg. Minyak goreng (migor) curah Rp 12  per liter, daging sapi Rp 120 ribu per kg, sedangkan tepung terigu Rp 8 ribu per kg. (fan/ris)

 

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski di tengah pandemi Covid-19, kenaikan bahan kebutuhan pokok tetap tak terlakkan. Terutama terhadap harga ayam dan bawang.

Kenaikan dua komoditas tersebut mencapai Rp 20 ribu per kilogram (kg). Kenaikan ini juga mengiringi tradisi maleman selama bulan suci Ramadan. Mansyur Asyari, 39, pedagang ayam broiler di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, menjelaskan, kenaikan harga daging ayam terjadi dalam sepekan terakhir.

Yakni, mencapai Rp 12 ribu per kg. ”Kenaikannya bertahap dalam satu Minggu terakhir ini. Sebelumnya Rp 26 ribu per kg, sekarang menjadi Rp 38 ribu per kg,” terangnya, kemarin. Kenaikan harga ayam tersebut disebabkan terkendala pasokan dari tingkat peternak.

Harga ayam hidup dari pemasok yang tinggi memaksanya turut menaikkan harga jual. Yakni, Rp 24.500 hingga 25.300 per kg. Meroketnya harga daging ayam membuat penjualan Mansyur anjlok hingga 40 persen. Saat harganya normal, dia mampu menjual 150 kg daging ayam dalam sehari.

Baca Juga :  Kemendag Pastikan Ketersediaan Beras Aman Selama Tahun 2021

Saat ini, penjualannya hanya 80 kg sehari. ”Kenaikan harga ini berdampak juga pada omzet penjualan,” imbuhnya. Senada diungkapkan Ardian, 30, pedagang bahan bumbu dapur. Menurutnya, harga bawang merah saat ini naik bertahap sejak dua pekan lalu.

Jika sebelumnya Rp 30 ribu per kg, hari ini tembus Rp 50 ribu  per kg. Hanya bawang merah yang harganya naik. Sedangkan bawang putih masih bertahan di harga Rp 25 ribu per kg. Cabai rawit dan cabai merah keriting 16 ribu hingga Rp 18 ribu  per kg.

- Advertisement -

Sementara itu, harga telur ayam juga terpantau mengalami kenaikan. ”Dari sebelumnya Rp 16 ribu saat ini merangkak menjadi Rp 18 ribu,” kata Supriati, salah satu pedagang.

Baca Juga :  Harga si Pedas di Kalangan Petani Anjlok

Sedangkan harga beras terpantau masih stabil. Beras kualitas medium dijual Rp 9 ribu per kg, sedangkan kualitas premium dijual antara Rp 9.500 hingga Rp 10 ribu per kg. ”Kestabilan harga beras tersebut karena saat ini sedang memasuki masa panen raya, dan stoknya berlimpah,” tambah Handoko, pedagang sembako.

Sedangkan untuk gula pasir juga masih dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 15.250 per kg. Minyak goreng (migor) curah Rp 12  per liter, daging sapi Rp 120 ribu per kg, sedangkan tepung terigu Rp 8 ribu per kg. (fan/ris)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/