alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Harga Telur Melandai

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca pergantian tahun, harga telur ayam berangsur normal. Kini, telur ayam di pasaran dibanderol Rp 24.500 hingga Rp 27 ribu per kilogram (kg). Sedang, di tingkat peternak turun dikisaran Rp 23 ribu per kg.

Turunnya harga salah satu bahan pokok itu sejalan dengan berangsur normalnya produksi di peternakan. Melandainya harga telur ayam mulai terjadi sejak Minggu (2/1) lalu. Itu setelah sempat mengalami lonjakan harga menjelang tahun baru 2022.

Sebelumnya, pekan terakhir Desember 2021, telur ayam di pasaran dipatok Rp 27 ribu-Rp 32 ribu per kg. Sedangkan di tingkat peternak mencapai Rp 24 ribu per kg. ’’Sekarang mulai turun, harga telur di tingkat peternak sekitar Rp 23 ribu per kg,’’ ujar Anam Fauzi, peternak ayam petelur Dusun Bungkem, Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, kemarin.

Baca Juga :  Akselerasi Inklusi Keuangan di Pondok Pesantren

Turunnya bahan pangan kaya protein itu seiring berangsur normalnya produksi telur di kandang. Dari sekitar seribu ekor ayam petelur, sebut Anam, setidaknya dia mampu memanen 30 kg telur setiap harinya. Berbanding terbalik saat di penghujung tahun 2021. Dia hanya bisa memanen sekitar 22 kg telur tiap harinya. Itu karena sejumlah ayamnya diserang penyakit akibat cuaca buruk. ’’Kayaknya beberapa hari ke depan (harga) telur ayam terus berangsur stabil. Soalnya kemarin banyak juga peternak yang sama-sama cari obat,’’ terangnya.

Dia menerangkan, penanganan ekstra yang dilakukannya sejak dua pekan belakangan ini mulai membuahkan hasil. Terbukti produksi telur di kandang merangkak normal. Salah satunya dengan rutin menyemprotkan desinfektan unggas setiap hari. ’’Tiap hari dimandikan pakai desinfektan. Kalau ada kotoran yang becek juga langsung ditaburi abu putih,’’ urai owner UD Sabar Jaya Farm itu.

Baca Juga :  Ning Ita Tekankan Kontribusi Cukai bagi Masyarakat

Menurutnya, harga telur ayam saat ini masih menguntungkan peternak. Walaupun kini harganya turun seribu rupiah dibandingkan sebelumnya, itu dibarengi peningkatan produksi telur tiap harinya. ’’Ya masih untung, cuma kita jualnya harus ekstra. Soalnya harga segini ini biasanya malah jadi rebutan pedagang,’’ ungkapnya.

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, kini harga telur di Mojosari berkisar Rp 24.500 hingga Rp 27 ribu per kg. (vad/fen)

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pasca pergantian tahun, harga telur ayam berangsur normal. Kini, telur ayam di pasaran dibanderol Rp 24.500 hingga Rp 27 ribu per kilogram (kg). Sedang, di tingkat peternak turun dikisaran Rp 23 ribu per kg.

Turunnya harga salah satu bahan pokok itu sejalan dengan berangsur normalnya produksi di peternakan. Melandainya harga telur ayam mulai terjadi sejak Minggu (2/1) lalu. Itu setelah sempat mengalami lonjakan harga menjelang tahun baru 2022.

Sebelumnya, pekan terakhir Desember 2021, telur ayam di pasaran dipatok Rp 27 ribu-Rp 32 ribu per kg. Sedangkan di tingkat peternak mencapai Rp 24 ribu per kg. ’’Sekarang mulai turun, harga telur di tingkat peternak sekitar Rp 23 ribu per kg,’’ ujar Anam Fauzi, peternak ayam petelur Dusun Bungkem, Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, kemarin.

Baca Juga :  Menko Airlangga : Padi Gogo Solusi agar Lahan Kering Jadi Produktif

Turunnya bahan pangan kaya protein itu seiring berangsur normalnya produksi telur di kandang. Dari sekitar seribu ekor ayam petelur, sebut Anam, setidaknya dia mampu memanen 30 kg telur setiap harinya. Berbanding terbalik saat di penghujung tahun 2021. Dia hanya bisa memanen sekitar 22 kg telur tiap harinya. Itu karena sejumlah ayamnya diserang penyakit akibat cuaca buruk. ’’Kayaknya beberapa hari ke depan (harga) telur ayam terus berangsur stabil. Soalnya kemarin banyak juga peternak yang sama-sama cari obat,’’ terangnya.

Dia menerangkan, penanganan ekstra yang dilakukannya sejak dua pekan belakangan ini mulai membuahkan hasil. Terbukti produksi telur di kandang merangkak normal. Salah satunya dengan rutin menyemprotkan desinfektan unggas setiap hari. ’’Tiap hari dimandikan pakai desinfektan. Kalau ada kotoran yang becek juga langsung ditaburi abu putih,’’ urai owner UD Sabar Jaya Farm itu.

Baca Juga :  Wabah PMK Merebak, Harga Daging Naik Transaksi Turun

Menurutnya, harga telur ayam saat ini masih menguntungkan peternak. Walaupun kini harganya turun seribu rupiah dibandingkan sebelumnya, itu dibarengi peningkatan produksi telur tiap harinya. ’’Ya masih untung, cuma kita jualnya harus ekstra. Soalnya harga segini ini biasanya malah jadi rebutan pedagang,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, kini harga telur di Mojosari berkisar Rp 24.500 hingga Rp 27 ribu per kg. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/