25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

PT Ajinomoto Indonesia Luncurkan Small Entrepreneurship

Dihadiri Bupati, Serahkan Bantuan Lima Gerobak Mi dan Bakso

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bupati Mojokerto dr Ikfina Fahmawati meluncurkan Small Entrepreneurship kerja sama PT Ajinomoto dan BUMDes Barokah Mlirip di Balai Desa Mlirip Kecamatan Jetis, Jum’at (13/01). Pada kesempatan ini, bupati menyerahkan bantuan lima gerobak mi dan bakso dari PT. Ajinomoto kepada warga Desa Mlirip.

Bantuan tersebut merupakan kerja sama yang dilakukan Pemerintah Desa Mlirip melalui BUMDes Barokah Mlirip dengan PT Ajinomoto guna menyelesaikan permasalahan pengangguran di Desa Mlirip dan upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Turut hadir dalam kegiatan launching Small Entrepreneurship Desa Mlirip yakni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah, Camat Jetis Madya Andriyanto, Kepala Desa se-Kecamatan Jetis, serta sejumlah pejabat PT Ajinomoto.

Direktur PT Ajinomoto Indonesia sekaligus Factory Manager Mojokerto, Yudho Kusbandrio dalam sambutannya menjelaskan, Small Entrepreneurship merupakan program sharing value untuk mencari solusi atas masalah pangan, kesehatan dan permasalahan sosial lain di masyarakat. ’’Ini sesuai dengan tujuan Ajinomoto untuk mencari solusi masalah pangan dan kesehatan,’’ katanya.

Yudho menjelaskan, melalui sharing value program ini banyak hal yang dikerjasamakan untuk masalah tenaga kerja Ajinomoto kerja sama dengan BUMDes untuk pelatihan mi dan bakso dengan harapan mereka bisa meningkatkan perekonomian dan meningkatkan status sosial.

Baca Juga :  Kanwil DJP Jatim II: PPS untuk Solusi Aman Hidup Nyaman
PEDULI: Bupati menyerahkan bantuan lima gerobak mi dan bakso dari PT. Ajinomoto kepada warga Desa Mlirip.

Selain itu juga memberikan pelatihan SDM agar warga juga siap bekerja di perusahaan. Untuk bidang pertanian Ajinomoto juga bekerja sama meningkatkan produksi pertanian di Desa Mlirip dengan pupuk ajifol. ’’Tidak hanya pelatihan kami juga akan monitoring hasil program pelatihan ini. Ajinomoto bisa berkontribusi untuk bisa menciptakan nilai-nilai baru yang berdampak pada nilai nilai sosial dan ekonomi,’’ katanya.

Yudho menambahkan, PT Ajinomoto dan Pemkab Mojokerto juga siap berkolaborasi dan bersinergi untuk program kesehatan dan pertanian serta bidang lain. Ini merupakan program dari perusahaan pusat yang juga harus diikuti oleh perusahan-perusahaan di daerah.

Ia ingin membangun masyarakat di sekitar perusahaan kami turut sejahtera. ’’Sharing value ini merupakan perubahan dari CSR yang dikembangkan menjadi gerakan sharing value ini. Apa yang dimiliki Ajinomoto dan Pemkab Mojokerto dikolaborasi dan disinergikan. Sebagaimana Desa Mlirip ini sebagai desa percontohan kerja sama di semua bidang dengan PT Ajinomoto,’’ jelas Yudho.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengungkapkan, ia mengapresiasi kepada Desa Mlirip dan Ajinomoto karena telah turut membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat, yakni pengangguran. Menurutnya, program dan ide ini yang sangat luar biasa karena para penerima gerobak ini tidak hanya mendapat gerobak saja, tetapi juga mendapatkan pelatihan. ’’Setelah diserahkan gerobak bisa langsung difungsikan, karena penerima sudah mendapat pelatihan skill untuk berjualan mi bakso dan mi ayam bakso,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Polisi Terlibat Narkoba

Ikfina menegaskan, ia sepakat dengan adanya gerakan sharing value dari Ajinomoto ini. Ke depan, manfaatnya mampu merambah ke masyarakat yang lain. Sehingga masyarakat yang lain nanti bisa merasakan manfaatnya. ’’Ini bagian untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran imbas pandemi dan transformasi digital,” tandasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Mlirip, Ir. Purwanto mengatakan, penyerahan lima gerobak untuk berjualan mi bakso dan mi ayam bakso ini wujud kerja sama antara BUMDes dan Ajinomoto untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran di desanya. ’’Dengan adanya program sharing value Ajinomoto ini, kami bekerja sama untuk membuka lapangan pekerjaan. Sehingga sedikit demi sedikit permasalahan pengangguran di desa kami teratasi,” katanya.

Purwanto berharap, program-program hasil kerja sama dengan perusahaan yang berada di sekitar Desa Mlirip bisa berimbas positif terhadap masyarakat. ’’Harapan kami, program semacam ini bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat kami,” harapnya. (bas/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/