Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kuasa Hukum Ressa Tanggapi Isu Dampak Gugatan Pada Karir Denada

Imron Arlado • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:24 WIB
Perjalanan Gugatan Ressa hingga dituduh menjadi sumber boikot Denada di stasiun tv.
Perjalanan Gugatan Ressa hingga dituduh menjadi sumber boikot Denada di stasiun tv.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ressa Rizky Rossano merupakan pemuda kelahiran Banyuwangi yang akhir-akhir ini berhasil menggegerkan dunia maya. Ia mengaku sebagai anak kandung Denada sekaligus mengajukan gugatan terhadap Denada karena menelantarkan anak selama 24 tahun.

Dilansir dari berbagai sumber, dikabarkan bahwa tetangga, teman, hingga sopir keluarga menangis sambil membenarkan cerita bahwa Ressa telah mengetahui fakta bahwa dirinya adalah anak kandung dari Denada sejak menduduki bangku sekolah menengah pertama.

Dengan demikian, Ressa yang ditelantarkan harus menjalani hidup dengan seadanya, bahkan ia harus berhenti berkuliah ketika semester empat karena masalah finasial.

Kini dikabarkan Ressa bekerja di toko kelontong dengan gaji dibawah UMR Banyuwangi usai sempat bekerja sebagai sopir keluarga saat kampanye. Namun, Ressa mengaku bangga atas pencapaiannya sebab dapat menjadi sosok yang mandiri tanpa bergantung ke orang lain.

Setelah pengakuan Ressa menjadi trending topik, Denada pun angkat suara melalui media sosial pribadinya dan mengakui kebenaran dari berita mengenai Ressa yang merupakan anak kandungnya. Penyanyi kelahiran 1978 tersebut sempat meminta maaf dalam video klarifikasinya.

Kendati demikian, Ressa mengaku tidak memiliki keinginan untuk tinggal bersama dengan Denada karena merasa belum siap.  "Kan Ressa udah bilang, pasti rasanya akan berbeda. Jadi Ressa nggak mau," ucap Ressa Rizky Rossano di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Ressa mengungkapkan permintaanya kini hanya sekadar Denada mengakui keberadaanya dan meminta maaf secara tulus dengan langsung menemuinya.

Bahkan ia tidak meminta sepeser pun harta. Harapannya hanya ingin memperbaiki hubungan mereka dan bertemu dengan sang ibu kandung beserta adiknya.

Karena konflik ini netizen mengecam tindakan Denada dan mengancam untuk memboikot artis tersebut, rumor ini muncul karena Denada dikabarkan terkena cancel culture sehingga sepi tawaran job dari stasiun televisi.

Karena kabar tersebut Ressa menyinggung sempat disindir oleh teman sejawat ibunya saat ia menghadiri acara fashion show.

Ia merasa dipojokkan karena dituduh sebagai pemicu pemboikotan Denada.

Ressa mengaku ia tidak pernah bermaksud untuk kejadian pemboikotan ini sampai menimpa Denada dan tidak pernah terpikirkan bahwa ia ingin ibu kandungnya itu untuk mendapatkan boikot dari pihak mana pun.

Tentu kejadian tidak mengenakkan ini membuat Ronal Armada sebagai kuasa hukum Ressa membantah bahwa boikot tersebut atas permintaan Ressa.

"Kalau ada yang bilang Denada tidak mendapatkan pekerjaan dan jadi susah setelah Ressa bongkar fakta dia ibu kandungnya dan Ressa mengajukan gugatan, bagaimana Ressa yang sudah 24 tahun ditelantarkan, tidak dikasih makan oleh ibunya, dibuang, tidak dinafkahi harusnya mereka lihat dong," tegas Ronald. Dengan demikian, Ronal mengimbau kepada pihak luar untuk tidak mencampuri urusan konflik keluarga antara Denada dan Ressa, apalagi jika mereka tidak menegetahui fakta yang sebenarnya terjadi di antara kedua belah pihak. ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#Ressa #denada #menelantarkan anak #boikot #ibu kandung