Berlangsung di area parkir GOR Seni Mojopahit, kedua remaja ini berhasil meraih gelar duta wisata setelah unggul dari 18 finalis lainnya.
Sementara Gus Yuk Kebudayaan disematkan kepada Gus Zaki dan Yuk Aqilla; dan Gus Yuk Ekonomi Kreatif kepada Gus Yuga dan Yuk Jasmine.
'’Pemilihan Gus Yuk adalah event tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kota Mojokerto yang menjadi ajang putra putri Mojopahit terbaik untuk bisa menunjukan potensi, bakat, kreativitasnya yang dinobatkan sebagai duta wisata Kota Mojokerto,’’ ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.
Ning Ita berpesan bagi yang tak menjadi juara agar tidak kecewa. Sebab ajang pemilihan Gus Yuk diselenggarakan setiap tahunnya oleh Pemkot Mojokerto melalui disparpora.
’’Suporter jangan kecewa jika finalis favoritnya belum juara. Jangan dijadikan ketidaknyamanan di kemudian hari. Tahun depan ikut lagi kalau sekarang belum berhasil,’’ pesannya.
Ning Ita memastikan dewan juri sudah bekerja dan memberikan penilaian yang jujur dengan tidak memihak finalis manapun.
Ketiga juri tersebut di antaranya Putri Indonesia Jawa Timur Virginia Leonar, Budayawan DKD Kota Mojokerto Ayuhanafiq, dan dosen pariwisata Universitas Brawijaya Malang A. Faidhal Rahman, SE. Par, M.Sc.
’’Juri-juri kita ini, insyaallah jujur dan memberikan penilaian yang tidak berpihak kepada siapa pun,’’ jelasnya.
20 finalis Gus Yuk yang melaju ke Grand Final sebelumnya telah melewati masa karantina. Mereka juga telah dibekali berbagai macam ilmu untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Mojokerto.
’’Diharapkan duta wisata yang terpilih ini dapat menjadi promotor untuk mempromosikan pariwisata Kota Mojokerto,’’ pungkas Ning Ita.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pemilihan Gus Yuk Kota Mojokerto 2023 ini juga melahirkan pemuda pemudi yang akan menjadi duta di instansi Pemkot Mojokerto.
Sesuai dengan gelar mereka, sebanyak 14 finalis yang sudah berhasil masuk ke babak sepuluh besar akan menjalani tugas mereka sebagai promotor berdasarkan bidang instansi terkait.
Seperti Polres Mojokerto Kota, DPMPTSP Kota Mojokerto, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Komunitas Bahasa / Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto, serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Mojokerto.
Adapun, kegiatan yang bertajuk ’’Rumat Babad Reksa Budaya’’ tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik.
Seperti tarian tradisional dari siswa SMPN 1 Kota Mojokerto, fashion show busana, parade fashion duta wisata dari sejumlah daerah dan penampilan band.
Acara ini sukses menyedot antusiasme masyarakat yang mendukung finalis favorit mereka saat melaju di babak grand final. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah