Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Singapura Rilis Daftar 7 Perusahaan yang Diduga Terlibat Karhutla

I
Penulis: Imron Arlado❯
Negara tetangga Singapura ikut terdampak asap karhutla dari Indonesia (Foto: detik.com)
Negara tetangga Singapura ikut terdampak asap karhutla dari Indonesia.

Advertisement

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pemerintah Singapura rilis tujuh perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap beracun hingga menyebar ke negara-negara tetangga, termasuk Singapura.

Melalui Badan Lingkungan Nasional (National Environment Agency/NEA), mengumumkan daftar tujuh perusahaan Indonesia yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Ketujuh perusahaan tersebut telah menerima Preventive Measure Notice atau notis tindakan pencegahan berdasarkan Transboundary Haze Pollution Act.

Advertisement

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, Grace Fu, mengatakan pihak Singapura akan mengirimkan pemberitahuan terhadap tujuh perusahaan yang terlibat.

Berikut daftar tujuh nama perusahaan yang terlibat:

·         PT Bangkanesia.

Advertisement

·         PT Bumi Andalas Permai

·         PT Bumi Mekar Hijau

·         PT Hutan Lestari Raya

·         PT Paramitra Mulia Langgeng

·         PT SBA Wood Industries

Advertisement

Artikel Terkait

Pemerintah Uji Coba Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Karhutla

Pemerintah Uji Coba Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Karhutla

Pemerintah masih berupaya untuk mengatasi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mencoba metode baru yakni menyebarkan dry ice atau es kering memakai pesawat.

Kepulan Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara Palembang Masuk Level Berbahaya

Kepulan Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara Palembang Masuk Level Berbahaya

Lonjakan polusi udara di ibu kota Sumatra Selatan ini dipicu oleh konsentrasi $PM_{2.5}$ dan $PM_{10}$ yang sangat tinggi, jauh melampaui batas aman panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Karhutla Kalimantan Kian Meluas, Ratusan Satwa Endemik Dievakuasi dari Hutan

Karhutla Kalimantan Kian Meluas, Ratusan Satwa Endemik Dievakuasi dari Hutan

Dampak karhutla yang merusak ekosistem hutan ini turut mengancam kelangsungan hidup satwa liar yang kehilangan habitat aslinya. Hingga 8 Oktober 2026, Kementerian Kehutanan mencatat telah menangani 290 satwa liar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer