alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Dewan Pers Apresiasi JPRM, Berkat Tuntaskan Verifikasi Faktual

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dewan Pers menyatakan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) telah melalui verifikasi faktual, Rabu (30/10).

Dengan kesiapan data administrasi yang sesuai fakta, perusahaan media di bawah naungan Jawa Pos Group ini menunjukkan keseriusannya dalam memenuhi ketentuan bidang jurnalistik sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

”Selamat kepada JPRM, hari ini (30/10) telah menuntaskan verifikasi faktualnya,” ungkap anggota Dewan Pers, Agung Dharmajaya, seusai melakukan verifikasi faktual di Kantor JPRM. Selama proses verfikasi faktual, Agung didampingi Wakil Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid, dan dua staf sekretariat Dewan Pers.

Usai disambut Direktur JPRM Andung A. Kurniawan, tim redaksi, dan seluruh kru JPRM, Dewan Pers lantas melakukan verifikasi faktual. Proses verifikasi yang berlangsung di Auala Darmo ini, menyentuh beberapa item. Meliputi, terkait autentitas, orisinalitas, dan integritas objek. Apakah objek tersebut masih utuh atau sudah diubah.

Baca Juga :  Sejak 1988, Keterusan hingga Ogah Buka Salon

Verifikasi faktual juga ditunjukkan, baik secara administratif maupun fakta-fakta, oleh Dewan Pers dinilai telah memenuhi semua persyaratan. Di mana, ketentuan tersebut telah diatur dalam undang-undang maupun peraturan Dewan Pers.

”Kesiapan data administrasi, sama dengan data faktual yang ada. Artinya, JPRM menunjukkan keseriusan. Dan, saya sangat mengapresiasi ini,” imbuh Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers ini.

Agung berharap, atas verifikasi faktual ini, media lokal Mojokerto berkantor di Jalan RA Basuni Nomor 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut, dapat memberikan teladan bagi perusahaan media lainnya di daerah.

”Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik bagi teman-teman media, khususnya yang belum melakukan verifikasi,” tambahnya. Untuk menyempurnakan verifikasi ini, Dewan Pers juga mengunjungi langsung news room JPRM yang ada di lantai dua.

Tidak hanya melihat langsung proses keredaksian, mereka juga membuka diskusi bersama wartawan untuk memberikan saran dan masukan akan tantangan media ked depan. Utamanya, dalam hal peningkatan kualitas sajian ulasan berita. Agar JPRM tetap lain dari yang lain, dan karyanya selalu dinanti para pembaca setia.

Baca Juga :  Siswa SMAN Libur Sabtu-Minggu

Sementara, Wakil Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid, mengungkapkan, atas proses verifikasi faktual ini, diharapkan dapat memacu JPRM untuk terus menghadirkan kualitas keredaksian yang matang. Baik dari sisi peliputan, pengangkatan berita, penggarapan koran, tampilan layout, serta menghadirkan informasi dengan standar Jawa Pos.

’’JPRM harus terus berinovasi. Sehingga, tidak ketinggalan zaman,’’ papar NW, begitu Marsudi Nurwahid akrab disapa. Menanggapi tantangan zaman, dan cepatnya arus media sosial (medsos), NW menyatakan, kunci koran agar produk beritanya dinanti para pembaca adalah dengan meningkatkan kualitas.

Wartawan tidak pernah berhenti mengasah dan meng-upgrade kemampuan jurnalistik, agar tidak ketinggalan dengan media-media generasi sekarang. ”Terutama media sosial,” paparnya. (ris/abi)

  

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dewan Pers menyatakan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) telah melalui verifikasi faktual, Rabu (30/10).

Dengan kesiapan data administrasi yang sesuai fakta, perusahaan media di bawah naungan Jawa Pos Group ini menunjukkan keseriusannya dalam memenuhi ketentuan bidang jurnalistik sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

”Selamat kepada JPRM, hari ini (30/10) telah menuntaskan verifikasi faktualnya,” ungkap anggota Dewan Pers, Agung Dharmajaya, seusai melakukan verifikasi faktual di Kantor JPRM. Selama proses verfikasi faktual, Agung didampingi Wakil Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid, dan dua staf sekretariat Dewan Pers.

Usai disambut Direktur JPRM Andung A. Kurniawan, tim redaksi, dan seluruh kru JPRM, Dewan Pers lantas melakukan verifikasi faktual. Proses verifikasi yang berlangsung di Auala Darmo ini, menyentuh beberapa item. Meliputi, terkait autentitas, orisinalitas, dan integritas objek. Apakah objek tersebut masih utuh atau sudah diubah.

Baca Juga :  Radar Mojokerto Tetap Jadi Media yang Informatif dan Edukatif

Verifikasi faktual juga ditunjukkan, baik secara administratif maupun fakta-fakta, oleh Dewan Pers dinilai telah memenuhi semua persyaratan. Di mana, ketentuan tersebut telah diatur dalam undang-undang maupun peraturan Dewan Pers.

”Kesiapan data administrasi, sama dengan data faktual yang ada. Artinya, JPRM menunjukkan keseriusan. Dan, saya sangat mengapresiasi ini,” imbuh Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers ini.

- Advertisement -

Agung berharap, atas verifikasi faktual ini, media lokal Mojokerto berkantor di Jalan RA Basuni Nomor 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut, dapat memberikan teladan bagi perusahaan media lainnya di daerah.

”Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik bagi teman-teman media, khususnya yang belum melakukan verifikasi,” tambahnya. Untuk menyempurnakan verifikasi ini, Dewan Pers juga mengunjungi langsung news room JPRM yang ada di lantai dua.

Tidak hanya melihat langsung proses keredaksian, mereka juga membuka diskusi bersama wartawan untuk memberikan saran dan masukan akan tantangan media ked depan. Utamanya, dalam hal peningkatan kualitas sajian ulasan berita. Agar JPRM tetap lain dari yang lain, dan karyanya selalu dinanti para pembaca setia.

Baca Juga :  JPRM sebagai Katalisator yang Matang dan Diperhitungkan

Sementara, Wakil Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid, mengungkapkan, atas proses verifikasi faktual ini, diharapkan dapat memacu JPRM untuk terus menghadirkan kualitas keredaksian yang matang. Baik dari sisi peliputan, pengangkatan berita, penggarapan koran, tampilan layout, serta menghadirkan informasi dengan standar Jawa Pos.

’’JPRM harus terus berinovasi. Sehingga, tidak ketinggalan zaman,’’ papar NW, begitu Marsudi Nurwahid akrab disapa. Menanggapi tantangan zaman, dan cepatnya arus media sosial (medsos), NW menyatakan, kunci koran agar produk beritanya dinanti para pembaca adalah dengan meningkatkan kualitas.

Wartawan tidak pernah berhenti mengasah dan meng-upgrade kemampuan jurnalistik, agar tidak ketinggalan dengan media-media generasi sekarang. ”Terutama media sosial,” paparnya. (ris/abi)

  

 

Artikel Terkait

Most Read

Dibatasi Delapan Karateka

Rekrutmen PPK, KPU Rawan Kecolongan

Artikel Terbaru


/