alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Beri Bantuan, Cari Orang Tua Asuh, hingga Benahi Jalan

Wali Kota Ika Puspitasari mendatangi rumah warga dan memberikan bantuan. Beberapa jenis bantuan itu seperti kursi roda, alat bantu jalan bagi anak disabilitas. Juga memberikan pekerjaan kepada anak disabilitas yang sudah memiliki keterampilan dan lulus sekolah.

’’Kemudian bagi lansia, saya bersama dengan suami punya program-orang tua asuh. Kami mencari donatur-donatur bagi para lansia yang memang sangat tidak memungkinkan diberi bantuan dalam bentuk sembako, karena hidupnya sebatangkara,’’ ungkap Ning Ita. 

Sebenarnya, dikatakan wali kota, bagi lansia sebatangkara, pemkot sudah menyiapkan Rumah Lansia. Namun tidak semua lansia mau untuk diajak tinggal bersama-sama di sana. Bagi yang tidak mau untuk diajak ke Rumah Lansia, ia carikan donatur untuk orang tua asuh. 

Baca Juga :  JPRM Dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik

’’Tidak hanya untuk lansia, ada juga orang tua asuh bagi yatim. Meskipun dari APBD kita sudah punya sasaran sebanyak 375 anak yatim, namun ada yang belum tercover. Sehingga celah-celah sosial yang belum terisi inilah kami ajak, kami gandeng para donatur,’’ tegasnya. 

’’Termasuk teman-teman ASN, kepala dinas, kepala bagian, yang punya jiwa sosial, yang punya keinginan untuk berbagi dengan sesamanya saya ajak untuk menjadi donatur pribadi, bukan atas nama Pemkot. Jadi kalau pun ada kepala dinas jadi donatur, bukan karena dinasnya, tetapi beliau pribadi memang ingin menjadi  bapak asuh,’’ tukasnya.

Selain menyampaikan bantuan, Ning Ita juga memantau beberapa penyelesaian dari permasalahan yang disampaikan warga. Seperti yang dilakukan saat terjun ke lingkungan Kebohan, Kuti, dan Kedungsari melalui lurahnya. Di antaranya memantau perbaikan jalan berlubang di jalan Kuti, pemasangan wifi di pos kamling Kebohan, memberikan NIB kepada saudari Frieska UMKM pemilik salon kecantikan, dan menyambangi Tiara yang mengalami kelainan mata dan tunarungu.(nop/adv)

Baca Juga :  RPH Tak Sembelih Sapi Sakit

Wali Kota Ika Puspitasari mendatangi rumah warga dan memberikan bantuan. Beberapa jenis bantuan itu seperti kursi roda, alat bantu jalan bagi anak disabilitas. Juga memberikan pekerjaan kepada anak disabilitas yang sudah memiliki keterampilan dan lulus sekolah.

’’Kemudian bagi lansia, saya bersama dengan suami punya program-orang tua asuh. Kami mencari donatur-donatur bagi para lansia yang memang sangat tidak memungkinkan diberi bantuan dalam bentuk sembako, karena hidupnya sebatangkara,’’ ungkap Ning Ita. 

Sebenarnya, dikatakan wali kota, bagi lansia sebatangkara, pemkot sudah menyiapkan Rumah Lansia. Namun tidak semua lansia mau untuk diajak tinggal bersama-sama di sana. Bagi yang tidak mau untuk diajak ke Rumah Lansia, ia carikan donatur untuk orang tua asuh. 

Baca Juga :  Pasca Kebakaran, Jalur Pendakian Penanggungan Diperketat

’’Tidak hanya untuk lansia, ada juga orang tua asuh bagi yatim. Meskipun dari APBD kita sudah punya sasaran sebanyak 375 anak yatim, namun ada yang belum tercover. Sehingga celah-celah sosial yang belum terisi inilah kami ajak, kami gandeng para donatur,’’ tegasnya. 

’’Termasuk teman-teman ASN, kepala dinas, kepala bagian, yang punya jiwa sosial, yang punya keinginan untuk berbagi dengan sesamanya saya ajak untuk menjadi donatur pribadi, bukan atas nama Pemkot. Jadi kalau pun ada kepala dinas jadi donatur, bukan karena dinasnya, tetapi beliau pribadi memang ingin menjadi  bapak asuh,’’ tukasnya.

Selain menyampaikan bantuan, Ning Ita juga memantau beberapa penyelesaian dari permasalahan yang disampaikan warga. Seperti yang dilakukan saat terjun ke lingkungan Kebohan, Kuti, dan Kedungsari melalui lurahnya. Di antaranya memantau perbaikan jalan berlubang di jalan Kuti, pemasangan wifi di pos kamling Kebohan, memberikan NIB kepada saudari Frieska UMKM pemilik salon kecantikan, dan menyambangi Tiara yang mengalami kelainan mata dan tunarungu.(nop/adv)

Baca Juga :  Mutasi Untuk Maksimalkan Roda Organisasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/