alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Delapan Rutilahu Dipugar dalam Giat EJGSI 2020

Bupati Mojokerto Pungkasiadi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto memimpin pembukaan pemugaran rumah tidak layak huni (rutilahu) secara simbolis dalam giat East Java Green Scout Innovation (EJGSI) 2020 di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kamis (30/7).

’’Kami laporkan bahwa ada delapan rumah tidak layak huni yang dipugar, dengan alokasi dana Rp 50 juta per rumah. Program direncanakan selesai bulan September, dengan disertai beberapa rangkaian penyerahan.

Antara lain 100 tempat sampah, 150 sembako, gerobak sampah, pembangunan gapura, dengan seluruh total alokasi dana yang disumbangkan senilai Rp 500 juta,’’ jelas Ketua Kwatir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin.

Baca Juga :  Cabor Baru KONI Kota, Wakili Jatim di Kejurnas Virtual

Kamabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi pada arahannya mengaku sangat mengapresiasi EJGSI 2020. Dirinya juga berharap agar Gerakan Pramuka terus dibangkitkan agar makin kreatif, mandiri dan bermanfaat.  

’’Ayo kita bangkitkan terus Gerakan Pramuka. Kita bangkitkan lagi kemandiriannya. Kita kembalikan lagi seperti dulu. Tiap Jum’at Sabtu pakai baju Pramuka. Organisasi ini sangat positif, dan baik untuk diikuti sejak dini. Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman Pramuka, yang sudah peduli dengan masyarakat yang membutuhkan serta ikut membantu Pemerintah Kabupaten Mojokerto,’’ kata Pungkasiadi dilanjutkan pemugaran secara simbolis dengan penurunan genting rutilahu. (tik)

 

Bupati Mojokerto Pungkasiadi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto memimpin pembukaan pemugaran rumah tidak layak huni (rutilahu) secara simbolis dalam giat East Java Green Scout Innovation (EJGSI) 2020 di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kamis (30/7).

’’Kami laporkan bahwa ada delapan rumah tidak layak huni yang dipugar, dengan alokasi dana Rp 50 juta per rumah. Program direncanakan selesai bulan September, dengan disertai beberapa rangkaian penyerahan.

Antara lain 100 tempat sampah, 150 sembako, gerobak sampah, pembangunan gapura, dengan seluruh total alokasi dana yang disumbangkan senilai Rp 500 juta,’’ jelas Ketua Kwatir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin.

Baca Juga :  Sebelum Lebaran Seluruh Bantuan Sudah Harus di Tangan Sasaran

Kamabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi pada arahannya mengaku sangat mengapresiasi EJGSI 2020. Dirinya juga berharap agar Gerakan Pramuka terus dibangkitkan agar makin kreatif, mandiri dan bermanfaat.  

’’Ayo kita bangkitkan terus Gerakan Pramuka. Kita bangkitkan lagi kemandiriannya. Kita kembalikan lagi seperti dulu. Tiap Jum’at Sabtu pakai baju Pramuka. Organisasi ini sangat positif, dan baik untuk diikuti sejak dini. Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman Pramuka, yang sudah peduli dengan masyarakat yang membutuhkan serta ikut membantu Pemerintah Kabupaten Mojokerto,’’ kata Pungkasiadi dilanjutkan pemugaran secara simbolis dengan penurunan genting rutilahu. (tik)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/