alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Tak Punya Waktu Persiapan, Dilepas Isak Tangis Keluarga

MOJOKERTO – Menanggapi jadwal keberangkatan yang mendadak, calon jamaah haji (CJH) pasutri, Haris Kurniawan dan Elis Herawati mengaku terkejut. Sebab, jangka waktu pemberitahuan perubahan jadwal keberangkatan memang sangat singkat, kurang dari 24 jam. Kondisi ini membuatnya tak punya waktu mempersiapkan barang bawaan yang dibutuhan selama di Tanah Suci.

”Terus terang saya sampai saat ini belum tidur, karena harus mempersiapkan kebutuhan koper dan sebagainya,” ujarnya ditemui sesaat sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, dari rumahnya di Perum BSP, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (31/7).

Baca Juga :  Prasasti Bertuliskan Aksara Jawa Ditemukan

”Tapi, Alhamdulillah dibantu sama kakak jadi lebih ringan dan Insya Allah, saya sama istri tetap sehat hingga sampai di Tanah Suci,” terangnya.Kendati demikian, perubahan jadwal lebih cepat 17 hari itu tidak membuatnya patah semangat menunaikan rukun Islam kelima. Sejak awal, Haris dan Elis mengaku sudah siap baik lahir dan batin menuju Baitullah.

Hal itu dibuktikan dari statusnya sebagai CJH mandiri atau non-KBIH yang tidak tergantung rombongan CJH lain. ”Insya Allah saya sudah siap. Sebenarnya, saya belum pernah haji, cuma umrah saja tahun 2014 lalu. Minimal ya masih ingat rukun dan tempat-tempat untuk ibadah,” pungkas Haris.

 

MOJOKERTO – Menanggapi jadwal keberangkatan yang mendadak, calon jamaah haji (CJH) pasutri, Haris Kurniawan dan Elis Herawati mengaku terkejut. Sebab, jangka waktu pemberitahuan perubahan jadwal keberangkatan memang sangat singkat, kurang dari 24 jam. Kondisi ini membuatnya tak punya waktu mempersiapkan barang bawaan yang dibutuhan selama di Tanah Suci.

”Terus terang saya sampai saat ini belum tidur, karena harus mempersiapkan kebutuhan koper dan sebagainya,” ujarnya ditemui sesaat sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, dari rumahnya di Perum BSP, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (31/7).

Baca Juga :  Situs Gemekan Kecamatan Sooko Mojokerto Mulai Diekskavasi

”Tapi, Alhamdulillah dibantu sama kakak jadi lebih ringan dan Insya Allah, saya sama istri tetap sehat hingga sampai di Tanah Suci,” terangnya.Kendati demikian, perubahan jadwal lebih cepat 17 hari itu tidak membuatnya patah semangat menunaikan rukun Islam kelima. Sejak awal, Haris dan Elis mengaku sudah siap baik lahir dan batin menuju Baitullah.

Hal itu dibuktikan dari statusnya sebagai CJH mandiri atau non-KBIH yang tidak tergantung rombongan CJH lain. ”Insya Allah saya sudah siap. Sebenarnya, saya belum pernah haji, cuma umrah saja tahun 2014 lalu. Minimal ya masih ingat rukun dan tempat-tempat untuk ibadah,” pungkas Haris.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Lapas Bebaskan Ratusan Napi

Puluran

Artikel Terbaru


/