alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Monday, May 16, 2022

Haris-Elis, Terbang ke Tanah Suci Duluan

MOJOKERTO – Status kelompok terbang (kloter) penyangga bagi rombongan haji Kabupaten Mojokerto benar-benar tak bisa dielakkan. Kali ini, dua calon jamaah haji (CJH) mau tak mau harus berpindah ke kloter lain dan terpisah dari rombongan kloter semula.

Haris Kurniawan, 48, dan Elis Herawati, 47, CJH pasutri asal Perum BSP Sooko, Desa/Kecamatan Sooko diberangkatkan lebih awal ke Tanah Suci bergabung bersama kloter 13 asal Blitar, Senin (31/7) sore.

Pemindahan kedua CJH  itu imbas kekosongan kursi di kloter lain akibat kendala tertentu. Dari catatan pramanivest, pembagian kloter Kemenag Kabupaten Mojokerto,  Haris dan Elis sebenarnya tergabung dalam kloter 58 bersama rombongan CJH asal Sumenep dan dijadwalkan berangkat pada tanggal 17 Agustus nanti.

Baca Juga :  BPBD Sebut Pengaruh Arah Angin dan Atmosfer

Namun, kekosongan 173 seat di 20 kloter awal Embakasi Surabaya (SUB) membuat Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim) membuat kebijakan khusus dengan memasukkan CJH dari kloter lain yang sudah siap.

Kebijakan itu dikhususkan bagi rombongan CJH dari 5 daerah yang mendapat status penyangga, termasuk Kabupaten Mojokerto. 

MOJOKERTO – Status kelompok terbang (kloter) penyangga bagi rombongan haji Kabupaten Mojokerto benar-benar tak bisa dielakkan. Kali ini, dua calon jamaah haji (CJH) mau tak mau harus berpindah ke kloter lain dan terpisah dari rombongan kloter semula.

Haris Kurniawan, 48, dan Elis Herawati, 47, CJH pasutri asal Perum BSP Sooko, Desa/Kecamatan Sooko diberangkatkan lebih awal ke Tanah Suci bergabung bersama kloter 13 asal Blitar, Senin (31/7) sore.

Pemindahan kedua CJH  itu imbas kekosongan kursi di kloter lain akibat kendala tertentu. Dari catatan pramanivest, pembagian kloter Kemenag Kabupaten Mojokerto,  Haris dan Elis sebenarnya tergabung dalam kloter 58 bersama rombongan CJH asal Sumenep dan dijadwalkan berangkat pada tanggal 17 Agustus nanti.

Baca Juga :  Riyanto sang Inspirator Pejuang Kerukunan Umat Beragama

Namun, kekosongan 173 seat di 20 kloter awal Embakasi Surabaya (SUB) membuat Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim) membuat kebijakan khusus dengan memasukkan CJH dari kloter lain yang sudah siap.

- Advertisement -

Kebijakan itu dikhususkan bagi rombongan CJH dari 5 daerah yang mendapat status penyangga, termasuk Kabupaten Mojokerto. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/