alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, July 3, 2022

Gelar Bakti Sosial Pengobatan Intervensi Nyeri

Launching Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto

MENANDAI launching Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto menggelar bakti sosial pengobatan nyeri di IBS Gedung E Lantai 4, Sabtu (28/5). Pelayanan baksos intervensi nyeri ini digelar gratis dan dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Prof Dr Soekandar Mojokerto dr Djalu Naskutub, MMR.

Direktur RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto dr Djalu Naskutub MMR mengatakan, baksos sekaligus ajang silaturahmi bagi tim internal rumah sakit dengan para dokter perawat operator intervensi nyeri. Ini juga bukti kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat sekitar. ’’Kegiatan ini juga menjadi sosialiasi layanan klinik nyeri di RSUD Prof dr Soekandar. Ke depan layanan sebagai sarana promosi bagi layanan kesehatan dan pendukungnya termasuk di dalamnya asuransi kesehatan atau BPJS Kesehatan,’’ ujarnya.

Penanggung Jawab Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto, dr Antonius Beny Setiawan, Sp.An FIP mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut seminar nyeri yang digelar dalam rangka HUT ke 22 RSUD Prof dr Soekandar. Dimana, saat itu pesertanya dari dokter umum klinik dan faskes yang ada di sekitar rumah sakit. ’’Peserta kita bekali bagaimana menemukan diagnosa nyeri dan penanganan sekaligus bagaimana merujuk ke RSUD,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda Jatim: Mari Bersama Menjaga Keutuhan NKRI

dr Beny menambahkan, kegiatan ini diikuti 50 peserta dari masyarakat dari berbagai usia, di antaranya lansia yang sering alami penyakit nyeri. Sedangkan tujuan layanan ini memberikan kesempatan mereka untuk menjalani hidupnya agar lebih bermartabat dan berkualitas. Kegiatan melibatkan sebanyak 10 dokter spesialis dari berbagai daerah di Indonesia terdiri dari spesialis spesialis anastesi (SpAn) dan terapi nyeri.

PELAYANAN: Pemeriksaan tensi darah, disuntik, dan USG di Ruang IBS. (Ahmad Basuni/Jawaposradarmojokerto.id)

’’Layanan ini dapat terus berkembang di berbagai fasilitas kesehatan termasuk di RSUD Prof dr Soekandar sehingga dapat menolong masyarakat dengan permasalahan nyeri kronis sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien,’’ ujarnya.

dr Beny menuturkan, sementara layanan nyeri ini hanya ada di poli eksekutif dan ke depannya RSUD Prof dr Soekandar akan membuka layanan di luar kekhususannya (termasuk layanan intervensi nyeri) untuk masyarakat pengguna JKN. ’’Ini juga meringankan beban pembiayaan kesehatan negara antara lain program JKN-BPJS,’’ tandasnya.

Baca Juga :  SMP Negeri Pinggiran di Kabupaten Mojokerto Kekurangan Siswa

Salah satu pasien baksos Raymon dari Sidoarjo mengatakan, dengan adanya klinik nyeri dirinya sangat terbantu. Dirinya awalnya merasakan sakit luar biasa di sekitar kakinya dan harus mennggunakan decker atau pelindung kaki. Setelah dua kali terapi hasilnya kini sudah membaik dan tidak merasakan sakit lagi di sekitar lututnya. ’’Dua kali terapi dan ditangani dr Beny dengan baik hasilnya kini tidak sakit lagi,’’ pungkasnya.

Klinik nyeri hadir di Poliklinik Eksekutif RSUD Prof dr Soekandar setiap hari Rabu pukul 13.00-15.00 WIB. (bas/fen)

Launching Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto

MENANDAI launching Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto menggelar bakti sosial pengobatan nyeri di IBS Gedung E Lantai 4, Sabtu (28/5). Pelayanan baksos intervensi nyeri ini digelar gratis dan dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Prof Dr Soekandar Mojokerto dr Djalu Naskutub, MMR.

Direktur RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto dr Djalu Naskutub MMR mengatakan, baksos sekaligus ajang silaturahmi bagi tim internal rumah sakit dengan para dokter perawat operator intervensi nyeri. Ini juga bukti kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat sekitar. ’’Kegiatan ini juga menjadi sosialiasi layanan klinik nyeri di RSUD Prof dr Soekandar. Ke depan layanan sebagai sarana promosi bagi layanan kesehatan dan pendukungnya termasuk di dalamnya asuransi kesehatan atau BPJS Kesehatan,’’ ujarnya.

Penanggung Jawab Klinik Nyeri RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto, dr Antonius Beny Setiawan, Sp.An FIP mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut seminar nyeri yang digelar dalam rangka HUT ke 22 RSUD Prof dr Soekandar. Dimana, saat itu pesertanya dari dokter umum klinik dan faskes yang ada di sekitar rumah sakit. ’’Peserta kita bekali bagaimana menemukan diagnosa nyeri dan penanganan sekaligus bagaimana merujuk ke RSUD,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Poli Onkologi Kembali Buka

dr Beny menambahkan, kegiatan ini diikuti 50 peserta dari masyarakat dari berbagai usia, di antaranya lansia yang sering alami penyakit nyeri. Sedangkan tujuan layanan ini memberikan kesempatan mereka untuk menjalani hidupnya agar lebih bermartabat dan berkualitas. Kegiatan melibatkan sebanyak 10 dokter spesialis dari berbagai daerah di Indonesia terdiri dari spesialis spesialis anastesi (SpAn) dan terapi nyeri.

PELAYANAN: Pemeriksaan tensi darah, disuntik, dan USG di Ruang IBS. (Ahmad Basuni/Jawaposradarmojokerto.id)

’’Layanan ini dapat terus berkembang di berbagai fasilitas kesehatan termasuk di RSUD Prof dr Soekandar sehingga dapat menolong masyarakat dengan permasalahan nyeri kronis sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien,’’ ujarnya.

- Advertisement -

dr Beny menuturkan, sementara layanan nyeri ini hanya ada di poli eksekutif dan ke depannya RSUD Prof dr Soekandar akan membuka layanan di luar kekhususannya (termasuk layanan intervensi nyeri) untuk masyarakat pengguna JKN. ’’Ini juga meringankan beban pembiayaan kesehatan negara antara lain program JKN-BPJS,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Ning Ita dan Habib Syech Doakan Kota Mojokerto

Salah satu pasien baksos Raymon dari Sidoarjo mengatakan, dengan adanya klinik nyeri dirinya sangat terbantu. Dirinya awalnya merasakan sakit luar biasa di sekitar kakinya dan harus mennggunakan decker atau pelindung kaki. Setelah dua kali terapi hasilnya kini sudah membaik dan tidak merasakan sakit lagi di sekitar lututnya. ’’Dua kali terapi dan ditangani dr Beny dengan baik hasilnya kini tidak sakit lagi,’’ pungkasnya.

Klinik nyeri hadir di Poliklinik Eksekutif RSUD Prof dr Soekandar setiap hari Rabu pukul 13.00-15.00 WIB. (bas/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/