alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Ikfina Minta Wisudawan Tularkan Semangat Menghafal Alquran

Wisuda Tahfiz Program Gemajuza Kerja Sama Dispendik dengan JQH NU

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menggelar wisuda tahfiz program Gerakan Menghafal Juz Amma (Gemajuza) jenjang SD dan SMP di Pendapa Graha Majatama, Rabu (30/3) siang. Wisudawan hasil kerja sama dengan Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) itu diminta menularkan semangatnya kepada siswa lain.

Wisudawan tahfiz program Gemjuza dengan predikat lulusan A jenjang SD dan SMP tahun 2022 tersebut secara simbolis diwisuda oleh Bupati Ikfina Fahmawati. Wisuda tahfiz untuk mendorong dan memotivasi seluruh lembaga sekolah dari jenjang SD-SMP. Baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan program Gemajuza dalam mendukung pemetaan pendidikan dan penguatan pendidikan karakter peserta didik.

Baca Juga :  Mahasiswa Tolak Tambang Ilegal, Gelar Aksi di Depan Mapolres

Ikfina memberikan apresiasi kepada peserta wisuda tahfiz ketika para peserta didik dapat memanfaatkan waktu untuk menghafal ayat-ayat suci Alquran. ’’Ini adalah satu nikmat yang sangat luar biasa. Di saat tidak semua anak SD anak SMP yang beragama Islam mendapat hidayah untuk bisa menjadi penghafal Alquran,’’ katanya.

Lebih lanjut, Ikfina berharap semua peserta wisuda tahfiz tetap memelihara bacaan Alquran dan menularkan dampak positif ini. Hal itu agar peserta didik lainnya juga dapat menjadi penghafal Alquran. ’’Mereka akan menjadi penerus yang tidak perlu diragukan lagi dengan keimanannya dengan kesalehannya. Maka, saat ini kita bersama-sama tetap harus mengupayakan supaya mereka semuanya juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa menjadi penghafal Alquran,’’ harapnya.

Baca Juga :  Sekolah Masuk, Siswa Jangan Hadir Ke Sekolah

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Zainul Arifin menjelaskan, sertifikat yang didapat oleh penghafal Juz Amma dapat dimanfaatkan mendaftar jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ’’Sertifikat nanti bisa digunakan untuk masuk di SMP negeri dengan menggunakan jalur prestasi. Adapun yang jenjang SMP sudah kami koordinasikan dengan kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi dengan harapan bisa digunakan untuk masuk di jenjang SMA negeri dengan jalur prestasi,’’ ungkapnya.

Diketahui, jumlah penghafal Juz Amma dari jenjang SD sebanyak 446 peserta. Dan yang lulus dengan predikat A sebanyak 85 peserta. Sedangkan untuk jenjang SMP terdapat 432 peserta dengan lulusan predikat A sebanyak 190 peserta. (prm/adv)

Wisuda Tahfiz Program Gemajuza Kerja Sama Dispendik dengan JQH NU

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menggelar wisuda tahfiz program Gerakan Menghafal Juz Amma (Gemajuza) jenjang SD dan SMP di Pendapa Graha Majatama, Rabu (30/3) siang. Wisudawan hasil kerja sama dengan Jam’iyyatul Qurra Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) itu diminta menularkan semangatnya kepada siswa lain.

Wisudawan tahfiz program Gemjuza dengan predikat lulusan A jenjang SD dan SMP tahun 2022 tersebut secara simbolis diwisuda oleh Bupati Ikfina Fahmawati. Wisuda tahfiz untuk mendorong dan memotivasi seluruh lembaga sekolah dari jenjang SD-SMP. Baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan program Gemajuza dalam mendukung pemetaan pendidikan dan penguatan pendidikan karakter peserta didik.

Baca Juga :  Puluhan Jembatan Akan Dibongkar

Ikfina memberikan apresiasi kepada peserta wisuda tahfiz ketika para peserta didik dapat memanfaatkan waktu untuk menghafal ayat-ayat suci Alquran. ’’Ini adalah satu nikmat yang sangat luar biasa. Di saat tidak semua anak SD anak SMP yang beragama Islam mendapat hidayah untuk bisa menjadi penghafal Alquran,’’ katanya.

Lebih lanjut, Ikfina berharap semua peserta wisuda tahfiz tetap memelihara bacaan Alquran dan menularkan dampak positif ini. Hal itu agar peserta didik lainnya juga dapat menjadi penghafal Alquran. ’’Mereka akan menjadi penerus yang tidak perlu diragukan lagi dengan keimanannya dengan kesalehannya. Maka, saat ini kita bersama-sama tetap harus mengupayakan supaya mereka semuanya juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa menjadi penghafal Alquran,’’ harapnya.

Baca Juga :  Siswa SD/MI Mulai Divaksin

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Zainul Arifin menjelaskan, sertifikat yang didapat oleh penghafal Juz Amma dapat dimanfaatkan mendaftar jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ’’Sertifikat nanti bisa digunakan untuk masuk di SMP negeri dengan menggunakan jalur prestasi. Adapun yang jenjang SMP sudah kami koordinasikan dengan kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi dengan harapan bisa digunakan untuk masuk di jenjang SMA negeri dengan jalur prestasi,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

Diketahui, jumlah penghafal Juz Amma dari jenjang SD sebanyak 446 peserta. Dan yang lulus dengan predikat A sebanyak 85 peserta. Sedangkan untuk jenjang SMP terdapat 432 peserta dengan lulusan predikat A sebanyak 190 peserta. (prm/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/