Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Nataru, Seluruh Objek Wisata Buka

Pasang PeduliLindungi, Terapkan Ganjil-Genap

30 November 2021, 16: 20: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Nataru, Seluruh Objek Wisata Buka

LENGANG: Wisata Pemandian Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, masih sepi pengunjung. (Sofan Kurniawan/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Disparpora Kabupaten Mojokerto memastikan seluruh objek wisata tetap buka pada libur Natal dan tahun baru 2022 (Nataru). Namun, dinas terkait memastikan pengendalian mobilitas wisatawan dan penerapan protokol di objek wisata kian diperketat.

’’Sesuai Inmendagri objek wisata tetap dibolehkan buka, tapi secara pasti kami masih menunggu SE Bupati sebagai tindak lanjut peraturan turunannya,’’ ungkap Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto Amat Susilo, kemarin.

Jika mengacu pada Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Nataru, lanjut Amat, objek wisata lokal menjadi atensi serius. Tak urung, pemerintah pusat pun menginstruksikan dengan memberlakukan kebijakan sesuai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. ’’Sesuai poin keempat huruf g, pengelola ditekankan membatasi jumlah wisatawan sampai 50 persen dari kapasitas normal,’’ tegasnya.

Baca juga: Truk Tangki Terjun ke Parit

Selain itu, juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 lebih ketat dengan pendekatan 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Termasuk harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk dan keluar tempat wisata.

Selain menghindari persebaran Covid-19, QR code ini juga untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. ’’Disiplin prokes yang utama. Itu untuk mengantisipasi munculnya klaster di wisata. Itu yang kita hindari, jangan sampai terjadi (klaster Covid-19), karena itu akan berpengaruh pada keberlangsungan wisata di Mojokerto. Jadi kita jaga betul,’’ paparnya.

Untuk menekan mobilitas wisatawan, penerapan ganjil-genap di jalur wisata Trawas dan Pacet juga wajib tetap diterapkan sepanjang Nataru. Mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Hanya saja, apakah teknisnya sama dengan sebelumnya, pihaknya belum bisa memastikan. ’’Maaf belum dirapatkan sistemnya bagaimana, kalau bisa yang sudah jalan ini dilanjutkan,’’ ujarnya. (ori/abi)

(mj/ori/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia