alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Cakupan Vaksin Lansia Paling Rendah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto –Pemkot terus menggeber vaksinasi Covid-19 untuk kalangan lansia. Kategori ini tercatat memiliki cakupan paling rendah dibanding sasaran yang lain. Yakni, hanya 65,05 persen saja.

Kabid Pengendalian dan pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, vaksinasi lansia dosis kedua masih belum menyentuh semua sasaran. Terbukti dari rendahnya persentase capaian vaksinasi lansia  yang hanya 65,05 persen. ”Paling rendah vaksinasi dosis kedua itu lansia. Karena memang keterbatasan mereka untuk datang ke faskes, jadi harus upaya jemput bola,”  ujarnya.

Hingga Minggu (28/11) lalu, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 138,34 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua sudah berada di angka 99,39 persen. ”Kita pastikan besok (hari ini), Insyaallah sudah 100 persen untuk dosis keduanya,” ucap Lily, kemarin.

Baca Juga :  Pemkot Raih Penghargaan Terbaik Penanganan Covid-19

Lily melanjutkan, vaksinasi Covid-19 dengan sasaran lansia akan terus digelar. Apalagi, jelang liburan Nataru, mobilitas warga yang tinggi bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 terhadap lansia. ”Selain karena cakupannya paling rendah, lansia juga punya risiko keterpaparan tinggi di tengah mobilitas yang tinggi. Jadi, saat ini kita minta teman-teman di faskes untuk fokus ke kelompok lansia,” tandasnya. (oce/ron)

 

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto –Pemkot terus menggeber vaksinasi Covid-19 untuk kalangan lansia. Kategori ini tercatat memiliki cakupan paling rendah dibanding sasaran yang lain. Yakni, hanya 65,05 persen saja.

Kabid Pengendalian dan pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, vaksinasi lansia dosis kedua masih belum menyentuh semua sasaran. Terbukti dari rendahnya persentase capaian vaksinasi lansia  yang hanya 65,05 persen. ”Paling rendah vaksinasi dosis kedua itu lansia. Karena memang keterbatasan mereka untuk datang ke faskes, jadi harus upaya jemput bola,”  ujarnya.

Hingga Minggu (28/11) lalu, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 138,34 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua sudah berada di angka 99,39 persen. ”Kita pastikan besok (hari ini), Insyaallah sudah 100 persen untuk dosis keduanya,” ucap Lily, kemarin.

Baca Juga :  Empat Warga Probable Omicron

Lily melanjutkan, vaksinasi Covid-19 dengan sasaran lansia akan terus digelar. Apalagi, jelang liburan Nataru, mobilitas warga yang tinggi bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 terhadap lansia. ”Selain karena cakupannya paling rendah, lansia juga punya risiko keterpaparan tinggi di tengah mobilitas yang tinggi. Jadi, saat ini kita minta teman-teman di faskes untuk fokus ke kelompok lansia,” tandasnya. (oce/ron)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/