alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Rebus Air, Dapur Rumah Terbakar

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Suara kentongan berbunyi keras di Dusun Pulo, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Jumat (29/10). Tanda kebakaran sedang terjadi. warga pun berdatangan ke rumah Wadianto, 50. Rumah bagian belakangnya, terbakar hebat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30. Sumber api diduga berasal dari tungku dapur. Saat itu, pemilik rumah tengah memasak air. Sementara, Wadianto pergi ke ladang mencari rumput untuk pakan ternak. Istrinya yang berada di depan rumah tak menyadari api telah merambat ke bangunan. ”Suaminya ngarit. Istrinya di depan rumah. Tiba-tiba rumah bagian belakang sudah habis,” terang Mulyani, warga sekitar.

Dinding dapur tersebut berbahan bambu. Sedangkan, kerangkanya dari kayu. Api diduga merambat ke dinding hingga akhirnya membakar seluruh dapur. ”Airnya belum sampai panas. Mungkin kena angin, karena gedek langsung habis kebakar,” imbuh anggota Tagana Dinsos Kabupaten tersebut.

Baca Juga :  Korsleting, Rumah Rata dengan Tanah

Atas kejadian tersebut, pemilik rumah langsung berteriak minta tolong. Mereka tak sempat memanggil pemadam kebakaran. Jarak antara pos damkar dan tempat kejadian perkara (TKP) dinilai terlalu jauh. Alhasil, kentongan dipukul keras-keras untuk mengundang warga. Tanpa komando, puluhan warga berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya. ”Orang-orang sudah panik. Dipukulkan kentongan, masyarakat langsung datang sendiri-sendiri,” sebut dia.

Warga mengucurkan air melalui slang ke sumber api. Lainnya menyiramkan air dengan ember secara estafet. Kobaran api tak berkurang sedikit pun. Upaya pemadaman manual itu berlangsung selama hampir satu jam. ”Sembarang kalir dipakai. Pokok tidak sampai merambat ke rumah lainnya,” ujar dia.

Berkat kerja sama warga, api berhasil dipadamkan. Kendati separo bangunan hangus terbakar. Bagian dapur dan kamar kini tinggal rangka. Yani menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pemilik rumah juga telah mengevakuasi barang-barang berharganya. ”Belum tahu kerugiannya. Yang punya rumah mindah-mindah baju dari lemari,” ungkapnya. Pihaknya tengah membuat surat laporan kejadian untuk kemudian diajukan ke Dinsos. Dengan harapan barangkali pemilik rumah bisa mendapat bantuan. (adi/ron)

Baca Juga :  Tiga Rumah dan Satu Pabrik Dijilat Si Jago Merah

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Suara kentongan berbunyi keras di Dusun Pulo, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Jumat (29/10). Tanda kebakaran sedang terjadi. warga pun berdatangan ke rumah Wadianto, 50. Rumah bagian belakangnya, terbakar hebat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30. Sumber api diduga berasal dari tungku dapur. Saat itu, pemilik rumah tengah memasak air. Sementara, Wadianto pergi ke ladang mencari rumput untuk pakan ternak. Istrinya yang berada di depan rumah tak menyadari api telah merambat ke bangunan. ”Suaminya ngarit. Istrinya di depan rumah. Tiba-tiba rumah bagian belakang sudah habis,” terang Mulyani, warga sekitar.

Dinding dapur tersebut berbahan bambu. Sedangkan, kerangkanya dari kayu. Api diduga merambat ke dinding hingga akhirnya membakar seluruh dapur. ”Airnya belum sampai panas. Mungkin kena angin, karena gedek langsung habis kebakar,” imbuh anggota Tagana Dinsos Kabupaten tersebut.

Baca Juga :  Nilai Ujian SKD Peserta CPNS Kota Jeblok

Atas kejadian tersebut, pemilik rumah langsung berteriak minta tolong. Mereka tak sempat memanggil pemadam kebakaran. Jarak antara pos damkar dan tempat kejadian perkara (TKP) dinilai terlalu jauh. Alhasil, kentongan dipukul keras-keras untuk mengundang warga. Tanpa komando, puluhan warga berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya. ”Orang-orang sudah panik. Dipukulkan kentongan, masyarakat langsung datang sendiri-sendiri,” sebut dia.

Warga mengucurkan air melalui slang ke sumber api. Lainnya menyiramkan air dengan ember secara estafet. Kobaran api tak berkurang sedikit pun. Upaya pemadaman manual itu berlangsung selama hampir satu jam. ”Sembarang kalir dipakai. Pokok tidak sampai merambat ke rumah lainnya,” ujar dia.

Berkat kerja sama warga, api berhasil dipadamkan. Kendati separo bangunan hangus terbakar. Bagian dapur dan kamar kini tinggal rangka. Yani menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pemilik rumah juga telah mengevakuasi barang-barang berharganya. ”Belum tahu kerugiannya. Yang punya rumah mindah-mindah baju dari lemari,” ungkapnya. Pihaknya tengah membuat surat laporan kejadian untuk kemudian diajukan ke Dinsos. Dengan harapan barangkali pemilik rumah bisa mendapat bantuan. (adi/ron)

Baca Juga :  Baznas Kota Kenalkan Program Andalan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/