alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Gencarkan Serbuan Vaksinasi Pondok Pesantren

Vaksinasi pondok pesantren terus digenjot Kodim 0815 Mojokerto. Belakangan, giat yang jadi program TNI melalui Serbuan Vaksinasi Kodam V/Brawijaya ini, Kodim 0815 menyiapkan 9.678 dosis untuk sejumlah santri di wilayahnya.

Kali pertama, menyasar Ponpes Al-Misbar, Sooko dan Ponpes Darul Falah, di kawasan Jetis, Selasa (24/8). Di kedua pesantren ini, capaian vaksin mencapi 250 dosis. Dengan rincian, 84 dosis di Ponpes Al-Misbar dan 166 dosis di Ponpes Darul Fallah.

25-26 Agustus menyasar Ponpes Nurul Islam I – II, Kecamatan Pungging dengan sasaran 3.000 santri. Jumat (27/8) di Ponpes Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet dengan sasaran 2000 dosis, dan Sabtu (28/8) di Ponpes Roudlotun Nasiyiin, Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi dengan sasaran 508 dosis dari target 650 dosis, serta Minggu (29/8) di Ponpes Darul Hikam, Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri.

Baca Juga :  Dandim 0815 Target Vaksinasi Tercapai Dalam Dua Pekan

Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., mengatakan, serbuan Vaksin Kodam V/Brawijaya yang menyasar sejumlah pondok pesantren di wilayah Kodim 0815 Mojokerto dialokasikan 9.678 dosis untuk vaksin dosis pertama. ’’Vaksin dari Panglima TNI melalui Kodam V/Brawijaya ini memang dikhususkan untuk kalangan pondok pesantren, untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) di kalangan santri dan keluarg besar pesantren,” katanya.

Serbuan vaksin pondok pesantren yang dilaksanakan Kodim 0815 Mojokerto sudah berlangsung sejak Selasa (24/8) lalu. Bahkan vaksinasi di Ponpes Amanatul Ummah Jumat (27/8) lalu, dipantau langsung Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto didampingi Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Dijelaskannya, target vaksin disesuaikan dengan jumlah santri yang ada di Ponpes. ’’Hingga hari ini capaian vaksin yang sudah digunakan mencapai kisaran 5.000 dosis lebih atau sekitar 50 persen lebih dari alokasi vaksin yang diterima Kodim 0815 Mojokerto dari Kodam V/Brawijaya,’’ terangnya.

Baca Juga :  Digitalisasi Membantu UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Vaksinasi Covid-19 merupakan langkah cerdas dan strategis dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apabila vaksinasi ini capaian merata dan cakupannya lebih luas, maka akan semakin banyak masyarakat yang kebal terhadap infeksi penyakit termasuk Covid-19. ’’Ketika sebagian besar masyarakat sudah kebal, maka individu yang tidak kebal pun ikut terlindungi. Inilah pentingnya vaksin sebagai bentuk perlindungan dari serangan penyakit sekaligus membentuk kekebalan kelompok,’’ tandasnya. Vaksinasi dilakukan Nakes Denkesyah dan DKT Mojokerto, bersama Tim dari Kodim 0815 Mojokerto dan Korem 082/CPYJ, serta Nakes Dinkes Kabupaten. 

 

Vaksinasi pondok pesantren terus digenjot Kodim 0815 Mojokerto. Belakangan, giat yang jadi program TNI melalui Serbuan Vaksinasi Kodam V/Brawijaya ini, Kodim 0815 menyiapkan 9.678 dosis untuk sejumlah santri di wilayahnya.

Kali pertama, menyasar Ponpes Al-Misbar, Sooko dan Ponpes Darul Falah, di kawasan Jetis, Selasa (24/8). Di kedua pesantren ini, capaian vaksin mencapi 250 dosis. Dengan rincian, 84 dosis di Ponpes Al-Misbar dan 166 dosis di Ponpes Darul Fallah.

25-26 Agustus menyasar Ponpes Nurul Islam I – II, Kecamatan Pungging dengan sasaran 3.000 santri. Jumat (27/8) di Ponpes Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet dengan sasaran 2000 dosis, dan Sabtu (28/8) di Ponpes Roudlotun Nasiyiin, Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi dengan sasaran 508 dosis dari target 650 dosis, serta Minggu (29/8) di Ponpes Darul Hikam, Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri.

Baca Juga :  58 Formasi PPPK Masih Lowong

Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., mengatakan, serbuan Vaksin Kodam V/Brawijaya yang menyasar sejumlah pondok pesantren di wilayah Kodim 0815 Mojokerto dialokasikan 9.678 dosis untuk vaksin dosis pertama. ’’Vaksin dari Panglima TNI melalui Kodam V/Brawijaya ini memang dikhususkan untuk kalangan pondok pesantren, untuk mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) di kalangan santri dan keluarg besar pesantren,” katanya.

Serbuan vaksin pondok pesantren yang dilaksanakan Kodim 0815 Mojokerto sudah berlangsung sejak Selasa (24/8) lalu. Bahkan vaksinasi di Ponpes Amanatul Ummah Jumat (27/8) lalu, dipantau langsung Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto didampingi Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Dijelaskannya, target vaksin disesuaikan dengan jumlah santri yang ada di Ponpes. ’’Hingga hari ini capaian vaksin yang sudah digunakan mencapai kisaran 5.000 dosis lebih atau sekitar 50 persen lebih dari alokasi vaksin yang diterima Kodim 0815 Mojokerto dari Kodam V/Brawijaya,’’ terangnya.

Baca Juga :  Bumil Kota Mulai Disasar Vaksin

Vaksinasi Covid-19 merupakan langkah cerdas dan strategis dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apabila vaksinasi ini capaian merata dan cakupannya lebih luas, maka akan semakin banyak masyarakat yang kebal terhadap infeksi penyakit termasuk Covid-19. ’’Ketika sebagian besar masyarakat sudah kebal, maka individu yang tidak kebal pun ikut terlindungi. Inilah pentingnya vaksin sebagai bentuk perlindungan dari serangan penyakit sekaligus membentuk kekebalan kelompok,’’ tandasnya. Vaksinasi dilakukan Nakes Denkesyah dan DKT Mojokerto, bersama Tim dari Kodim 0815 Mojokerto dan Korem 082/CPYJ, serta Nakes Dinkes Kabupaten. 

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/