alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Ning Ita Ajak Anak Yatim Beli Baju Lebaran

Bersama Baznas, Jadi Orang Tua Asuh Sehari

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak yatim ketika menginjakkan kaki di halaman depan Sunrise Mall Mojokerto, Kamis (28/4). Bersama Wali Kota Ika Puspitasari, mereka diajak berbelanja baju Lebaran.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjadi orang tua asuh sehari dari 50 anak yatim di Kota Mojokerto. Sebagai ibu asuh, wali kota didampingi suami Supriyadi Karima Syaiful berusaha membahagiakan anak-anaknya dengan berbelanja kebutuhan untuk Hari Raya Idul Fitri. ’’Sejatinya orang yang bahagia adalah yang bisa membahagiakan orang lain. Maka, sebagai orang tua asuh sehari bagi 50 anak yatim di Kota Mojokerto, mereka kita ajak membeli kebutuhan Lebaran,’’ ungkapnya.

Sebab, tutur Ning Ita, Lebaran bagi anak-anak identik dengan baju baru. Sehingga, pada kesempatan tersebut dia memberikan kebebasan bagi anak-anak yatim untuk memilih pakaian baru sebagai persiapan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. ’’Selain baju, ada juga yang membeli tas, sandal, sepatu. Dan bahkan tidak hanya untuk mereka sendiri, tapi ada juga yang membelikan untuk kakak atau adiknya,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Sidak DPMPTSP, Wali Kota Temukan Indikasi Kebocoran Reklame Bodong

Di mal terbesar di Kota Mojokerto itu, setiap anak dapat berbelanja hingga senilai Rp 500 ribu. Tak hanya itu, masing-masing juga bebas memilih item apa pun yang tersedia di toko. ’’Ini adalah program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) di bulan Ramadan yang dicetuskan oleh Baznas Jawa Timur, yang kemudian bersinergi dengan Baznas Kota Mojokerto. Jadi, kepala daerah dan kepala OPD diharapkan bisa menjadi orang tua asuh sehari bagi anak-anak yatim,’’ sambung Ketua Baznas Kota Mojokerto Dwi Hariadi.

Melalui program tersebut, diharapankan anak-anak yatim dapat merasa terlindungi dan terayomi oleh pemerintah. Sehingga mereka tidak perlu berkecil hati atas keadaan yang harus dihadapi.

Baca Juga :  Sembuh dari Covid, Wali Kota Segera Ngantor

Salah satu anak yatim yang ikut berbelanja dengan wali kota, Fauziyyah Kartika Putri, 11, mengaku sangat senang dan bersyukur. ’’Senang sekali bisa milih-milih baju. Nanti mau dipakai saat unjung-unjung ke saudara-saudara,’’ celetuk siswi MI Nurul Huda I Kota Mojokerto ini.

Hal senada juga disampaikan sejumlah ibu yang turut mendampingi putra-putri mereka. ’’Senang bisa belanja bareng Ning Ita. Saya sampai terharu. Terima kasih nggeh buat Ning Ita, Lebaran kali ini jadi lebih berkesan,’’ papar ibu dari anak yatim Dwi Yulianti Ningsih asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon ini. (el/an/adv)

Bersama Baznas, Jadi Orang Tua Asuh Sehari

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak yatim ketika menginjakkan kaki di halaman depan Sunrise Mall Mojokerto, Kamis (28/4). Bersama Wali Kota Ika Puspitasari, mereka diajak berbelanja baju Lebaran.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjadi orang tua asuh sehari dari 50 anak yatim di Kota Mojokerto. Sebagai ibu asuh, wali kota didampingi suami Supriyadi Karima Syaiful berusaha membahagiakan anak-anaknya dengan berbelanja kebutuhan untuk Hari Raya Idul Fitri. ’’Sejatinya orang yang bahagia adalah yang bisa membahagiakan orang lain. Maka, sebagai orang tua asuh sehari bagi 50 anak yatim di Kota Mojokerto, mereka kita ajak membeli kebutuhan Lebaran,’’ ungkapnya.

Sebab, tutur Ning Ita, Lebaran bagi anak-anak identik dengan baju baru. Sehingga, pada kesempatan tersebut dia memberikan kebebasan bagi anak-anak yatim untuk memilih pakaian baru sebagai persiapan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. ’’Selain baju, ada juga yang membeli tas, sandal, sepatu. Dan bahkan tidak hanya untuk mereka sendiri, tapi ada juga yang membelikan untuk kakak atau adiknya,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Dewan Ingatkan Buruknya Drainase di Kota Mojokerto

Di mal terbesar di Kota Mojokerto itu, setiap anak dapat berbelanja hingga senilai Rp 500 ribu. Tak hanya itu, masing-masing juga bebas memilih item apa pun yang tersedia di toko. ’’Ini adalah program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) di bulan Ramadan yang dicetuskan oleh Baznas Jawa Timur, yang kemudian bersinergi dengan Baznas Kota Mojokerto. Jadi, kepala daerah dan kepala OPD diharapkan bisa menjadi orang tua asuh sehari bagi anak-anak yatim,’’ sambung Ketua Baznas Kota Mojokerto Dwi Hariadi.

Melalui program tersebut, diharapankan anak-anak yatim dapat merasa terlindungi dan terayomi oleh pemerintah. Sehingga mereka tidak perlu berkecil hati atas keadaan yang harus dihadapi.

Baca Juga :  Hindari Orang Nyeberang, Truk Nyungsep
- Advertisement -

Salah satu anak yatim yang ikut berbelanja dengan wali kota, Fauziyyah Kartika Putri, 11, mengaku sangat senang dan bersyukur. ’’Senang sekali bisa milih-milih baju. Nanti mau dipakai saat unjung-unjung ke saudara-saudara,’’ celetuk siswi MI Nurul Huda I Kota Mojokerto ini.

Hal senada juga disampaikan sejumlah ibu yang turut mendampingi putra-putri mereka. ’’Senang bisa belanja bareng Ning Ita. Saya sampai terharu. Terima kasih nggeh buat Ning Ita, Lebaran kali ini jadi lebih berkesan,’’ papar ibu dari anak yatim Dwi Yulianti Ningsih asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon ini. (el/an/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/