alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

RSUD Soekandar Alami Krisis Nakes

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof dr Soekandar mengalami krisis tenaga kesehatan (nakes) pasca pengumuman penempatan CPNS dan PPPK nakes. Formasi puluhan nakes dibuka untuk menutupi kekurangan tersebut.

Direktur RSUD Prof dr Soekandar Kabupaten Mojokerto dr Djalu Naskutub mengatakan, rekrutmen nakes akhirnya dibuka setelah RSUD mengalami kekurangan 42 personil yang saat ini kosong. Itu disebabkan banyak nakes yang lolos seleksi CPNS dan PPPK yang digelar tahun lalu. ’’Makanya ini kita adakan rekrutmen. Kita banyak kekurangan nakes setelah ada penetapan CPNS dan PPPK itu,’’ ujarnya.

Djalu menuturkan formasi yang kosong tersebut di antaranya dokter umum, perawat, bidan, apoteker dan nakesla. Hingga kemarin sore (29/1) total pelamarnya sudah mencapai kurang lebih 2 ribu. Untuk proses seleksinya, Djalu mengungkapkan itu diserahkan ke pihak ketiga. ’’Kami kerjasama dengan pihak ketiga, kemungkinan untuk pengumuman besok Senin sudah bisa yang lolos tahap pertama,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Konsisten Prokes, Kabupaten Mojokerto Zona Kuning

Terkait sistem kerjanya, Djalu menerangkan sedianya nakes yang lolos dalam proses rekrutmen ini akan dikontrak per tahun. Kemudian, mereka bisa mulai bertugas kemungkinan Maret nanti. ’’Kita juga butuh mengisi kekosongan ini agar layanan tetap berjalan maksimal sekaligus antisipasi kalau ada kenaikan kasus lagi nanti,’’ pungkasnya. (oce/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof dr Soekandar mengalami krisis tenaga kesehatan (nakes) pasca pengumuman penempatan CPNS dan PPPK nakes. Formasi puluhan nakes dibuka untuk menutupi kekurangan tersebut.

Direktur RSUD Prof dr Soekandar Kabupaten Mojokerto dr Djalu Naskutub mengatakan, rekrutmen nakes akhirnya dibuka setelah RSUD mengalami kekurangan 42 personil yang saat ini kosong. Itu disebabkan banyak nakes yang lolos seleksi CPNS dan PPPK yang digelar tahun lalu. ’’Makanya ini kita adakan rekrutmen. Kita banyak kekurangan nakes setelah ada penetapan CPNS dan PPPK itu,’’ ujarnya.

Djalu menuturkan formasi yang kosong tersebut di antaranya dokter umum, perawat, bidan, apoteker dan nakesla. Hingga kemarin sore (29/1) total pelamarnya sudah mencapai kurang lebih 2 ribu. Untuk proses seleksinya, Djalu mengungkapkan itu diserahkan ke pihak ketiga. ’’Kami kerjasama dengan pihak ketiga, kemungkinan untuk pengumuman besok Senin sudah bisa yang lolos tahap pertama,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Donasikan APD kepada Tim Dokter RSUD

Terkait sistem kerjanya, Djalu menerangkan sedianya nakes yang lolos dalam proses rekrutmen ini akan dikontrak per tahun. Kemudian, mereka bisa mulai bertugas kemungkinan Maret nanti. ’’Kita juga butuh mengisi kekosongan ini agar layanan tetap berjalan maksimal sekaligus antisipasi kalau ada kenaikan kasus lagi nanti,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/