alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Kota Terima Vaksin Susulan 4.280 Dosis

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kekurangan vaksin Covid-19 di Kota Mojokerto akhirnya terpenuhi. Jumat (29/1) sebanyak 4.280 vaksin sinovac susulan diterima di Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Mojokerto.

Sama seperti kedatangan tahap perdana Selasa (26/1) lalu, proses pengiriman vaksin yang diberangkatkan dari Dinkes Provinsi Jawa Timur (Jatim) itu dikawal ketat aparat TNI-Polri. Di tahap susulan kali ini, Kota Mojokerto mendapat jauh lebih banyak dibanding sebelumnya.

”Sekitar 4 ribu lebih,” terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKP2KB Kota Mojokerto dr Farida Mariana. Dia mengatakan, vaksin susulan digunakan untuk menutup kekurangan pemberian vaksin yang mulai digulirkan sejak Kamis (28/1).

Sebab, pada tahap pengiriman periode pertama lalu, Kota Onde-Onde hanya mendapat jatah 1.000 ampul.  Sedangkan total kuota sasaran yang mengantongi e-ticket mencapai 3. 354 tenaga kesehatan (nakes) maupun tenaga nonmedis lainnya.

Baca Juga :  Habiskan Puluhan Miliar, Bangunan Ini Mangkrak

Dengan demikian, masih tersisa sebanyak 2.354 sasaran yang belum tersasar vaksinasi. ”Karena kemarin kan 1.000 (ampul vaksin) yang sudah kita distribusikan. Dan vaksin yang tiba hari ini (kemarin, Red) untuk sisanya yang belum mendapat penyuntikan pertama,” paparnya.

Oleh karena itu, pasca kedatangan vaksin sinovac kali ini, masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) langsung mengambil jatah vaksin menggunakan vaccine carrier box. ”Ya, langsung didistribusikan sesuai dengan target sasaran suntikan pertama,” papar mantan Kepala Puskesmas Blooto ini.

Dengan demikian, masih tesisa sekitar 1.926 ampul vaksin yang tersimpan di ruang penyimpanan vaksin di DKP2KB. Farida menambahkan, stok vaksin tersebut akan digunakan untuk pemberian imunisasi tahap kedua nanti.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kedua bakal diberikan dalam rentang dua minggu setelah menerima suntikan pertama.

Baca Juga :  Gati Lansia, Gerakan Ayo Tulung-tinulung Lanjut Usia

Maka, imunisasi serentak akan kembali digulirkan mulai 11 Februari mendatang. Diawali dengan sepuluh sasaran yang tediri dari Forkopimda dan perwakilan dari berbagai organisasi yang divaksin perdana (28/1). ”Jadi, masih ada sebagaian (vaksin) disimpan di dinas kesehatan untuk penyuntikan kedua nanti,” tandas Farida.

Untuk diketahui, pelaksanan vaksinasi di Kota Mojokerto digelar serentan di 23 titik fasyankes. Meliputi, 6 puskesmas, 6 rumah sakit (RS) swasta dan RSUD, 6 klinik, serta 5 tempat praktik dokter.

Sedangkan dari 3. 354 sasaran yang menerima vaksin Covid-19 di tahap awal ini berasal dari sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Meliputi dokter, perawat, bidan, serta seluruh tenaga non-medis yang berdinas di seluruh fasyankes. Termasuk tenaga sopir ambulans, sekuriti, hingga petugas cleaning service. 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kekurangan vaksin Covid-19 di Kota Mojokerto akhirnya terpenuhi. Jumat (29/1) sebanyak 4.280 vaksin sinovac susulan diterima di Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Mojokerto.

Sama seperti kedatangan tahap perdana Selasa (26/1) lalu, proses pengiriman vaksin yang diberangkatkan dari Dinkes Provinsi Jawa Timur (Jatim) itu dikawal ketat aparat TNI-Polri. Di tahap susulan kali ini, Kota Mojokerto mendapat jauh lebih banyak dibanding sebelumnya.

”Sekitar 4 ribu lebih,” terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKP2KB Kota Mojokerto dr Farida Mariana. Dia mengatakan, vaksin susulan digunakan untuk menutup kekurangan pemberian vaksin yang mulai digulirkan sejak Kamis (28/1).

Sebab, pada tahap pengiriman periode pertama lalu, Kota Onde-Onde hanya mendapat jatah 1.000 ampul.  Sedangkan total kuota sasaran yang mengantongi e-ticket mencapai 3. 354 tenaga kesehatan (nakes) maupun tenaga nonmedis lainnya.

Baca Juga :  Satu-satunya Finalis LKTI 202 dari SMP dan Meraih Juara Harapan 1

Dengan demikian, masih tersisa sebanyak 2.354 sasaran yang belum tersasar vaksinasi. ”Karena kemarin kan 1.000 (ampul vaksin) yang sudah kita distribusikan. Dan vaksin yang tiba hari ini (kemarin, Red) untuk sisanya yang belum mendapat penyuntikan pertama,” paparnya.

Oleh karena itu, pasca kedatangan vaksin sinovac kali ini, masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) langsung mengambil jatah vaksin menggunakan vaccine carrier box. ”Ya, langsung didistribusikan sesuai dengan target sasaran suntikan pertama,” papar mantan Kepala Puskesmas Blooto ini.

- Advertisement -

Dengan demikian, masih tesisa sekitar 1.926 ampul vaksin yang tersimpan di ruang penyimpanan vaksin di DKP2KB. Farida menambahkan, stok vaksin tersebut akan digunakan untuk pemberian imunisasi tahap kedua nanti.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kedua bakal diberikan dalam rentang dua minggu setelah menerima suntikan pertama.

Baca Juga :  Garam Dapur di Pasar Tradisional Langka

Maka, imunisasi serentak akan kembali digulirkan mulai 11 Februari mendatang. Diawali dengan sepuluh sasaran yang tediri dari Forkopimda dan perwakilan dari berbagai organisasi yang divaksin perdana (28/1). ”Jadi, masih ada sebagaian (vaksin) disimpan di dinas kesehatan untuk penyuntikan kedua nanti,” tandas Farida.

Untuk diketahui, pelaksanan vaksinasi di Kota Mojokerto digelar serentan di 23 titik fasyankes. Meliputi, 6 puskesmas, 6 rumah sakit (RS) swasta dan RSUD, 6 klinik, serta 5 tempat praktik dokter.

Sedangkan dari 3. 354 sasaran yang menerima vaksin Covid-19 di tahap awal ini berasal dari sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Meliputi dokter, perawat, bidan, serta seluruh tenaga non-medis yang berdinas di seluruh fasyankes. Termasuk tenaga sopir ambulans, sekuriti, hingga petugas cleaning service. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/