alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Permintaan Elpiji Melon Meningkat, Pedagang Waswas

MOJOKERTO – Momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 memang banyak berimbas pada meningkatnya semua pemintaan barang.

Salah satunya terjadi pada permintaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) yang kini terpantau mengalami permintaan cukup tinggi dari masyarakat.

Daniel, 40, salah satu pemilik pangkalan elpiji melon di Jalan Residen Pamuji, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, mengatakan, permintaan gas elpiji kini terus mengalami peningkatan.

Pasalnya, sepanjang satu minggu ini, sebanyak 200 elpiji habis terjual dalam waktu satu hari saja. Namun, dia mengaku, untuk harga tidak mengalami peningkatan, tetap Rp 16 ribu per tabung.

Baca Juga :  NU Gelar Konfercab, Memilih Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriah

”Kalau sebelumnya, paling cepat itu 200 elpiji 3 kg dalam tiga hari baru habis,’’ katanya Jumat (28/12). Roziki, 55, pangkalan elpiji di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto juga mengatakan hal serupa. Mulai kemarin pemintaan bahan bakar ini terus mengalami peningkatan pemintaan.

Dari sebelumnya 150 tabung baru habis dalam waktu dua atau tiga hari. Namun, sekarang sebanyak 150 tabung habis dalam waktu sehari. ”Setiap tahun mendekati tahun baru ya pasti mengalami peningkatan permintaan,’’ tambahnya.

Dari peningkatan permintaan tersebut, lanjut Roziki, memang belum pernah mengalami kehabisan stok. Namun, dia khawatir ke depannya permintaan semakin meningkat dan berpotensi mengalami kelangkaan. ’’Apalagi habis ini, kita liburan. Toko kita tutup. Dan warga ditakutkan kehabisan elpiji,’’ tandasnya. (ras)

Baca Juga :  Pelaku Pencurian Grill Cor Besi Masih Buram

 

 

 

MOJOKERTO – Momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 memang banyak berimbas pada meningkatnya semua pemintaan barang.

Salah satunya terjadi pada permintaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) yang kini terpantau mengalami permintaan cukup tinggi dari masyarakat.

Daniel, 40, salah satu pemilik pangkalan elpiji melon di Jalan Residen Pamuji, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, mengatakan, permintaan gas elpiji kini terus mengalami peningkatan.

Pasalnya, sepanjang satu minggu ini, sebanyak 200 elpiji habis terjual dalam waktu satu hari saja. Namun, dia mengaku, untuk harga tidak mengalami peningkatan, tetap Rp 16 ribu per tabung.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian Grill Cor Besi Masih Buram
- Advertisement -

”Kalau sebelumnya, paling cepat itu 200 elpiji 3 kg dalam tiga hari baru habis,’’ katanya Jumat (28/12). Roziki, 55, pangkalan elpiji di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto juga mengatakan hal serupa. Mulai kemarin pemintaan bahan bakar ini terus mengalami peningkatan pemintaan.

Dari sebelumnya 150 tabung baru habis dalam waktu dua atau tiga hari. Namun, sekarang sebanyak 150 tabung habis dalam waktu sehari. ”Setiap tahun mendekati tahun baru ya pasti mengalami peningkatan permintaan,’’ tambahnya.

Dari peningkatan permintaan tersebut, lanjut Roziki, memang belum pernah mengalami kehabisan stok. Namun, dia khawatir ke depannya permintaan semakin meningkat dan berpotensi mengalami kelangkaan. ’’Apalagi habis ini, kita liburan. Toko kita tutup. Dan warga ditakutkan kehabisan elpiji,’’ tandasnya. (ras)

Baca Juga :  NU Gelar Konfercab, Memilih Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriah

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/