alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Monday, May 16, 2022

Salat Gaib dan Tahlil Tujuh Hari untuk Istri dan Ajudan Kapolres

Polres Mojokerto turut berduka atas insiden kecelakaan maut yang menewaskan istri dan ajudan Kapolres Tulungagung, di ruas jalan Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) Kamis (27/9) malam. Tepatnya di KM 710+800 Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 

Jumat (28/9) kemarin, ratusan anggota polres, polsek jajaran, dan masyarakat sekitar menggelar salat Gaib dan doa bersama untuk almarhumah istri Kapolres Tulungagung, Anggi Tofik, dan almarhum ajudannya Bribda M. Lutfi Ali. Salat Gaib dilaksanakan di Masjid Darul Istiqomah Mapolres Mojokerto usai melangsungkan salat Jumat.

Jamaah dari anggota kepolisian dan masyarakat nampak khusyuk memanjatkan doa bagi korban. ’’Kami ikut berdukacita atas meninggalnya Ibu Anggi Tofik istri Kapolres Tulungagung dan ajudannya Bripda Lutfi yang dipanggil Maha Kuasa karena laka lantas,’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata.

Baca Juga :  Rekanan Diputus Kontrak

Kapolres berharap semoga kedua korban meninggal diterima di sisi-Nya. ’’Semoga almarhumah dan almarhum khusnul khotimah. Dimaafkan dosanya dan dilapangkan jalannya ke surga,’’ tambahnya.

Tidak hanya pada dua korban meninggal dunia. Pembacaan tahlil dan istighotsah juga dipanjatkan bagi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Kebetulan, saat ini Tofik masih dalam tahap pemulihan pasca menjalani operasi di bagian kepala. Begitu juga degan sopirnya, Bripda Tommy masih dalam proses pemulihan. ’’Semoga keduanya cepat diberi kesembuhan,’’ ujarnya.

Untuk keluarga yang ditinggalkan, kapolres berharap agar diberi ketabahan untuk menjadikan kecelakaan tersebut sebuah musibah. ’’Kebetulan kami juga cukup dekat dengan Kapolres Tulungagung. Dia adik asuh saya. Kita juga sespimnya bareng,’’ tandasnya.

Baca Juga :  PPDB Online SMPN Amburadul, Antre Berjam-jam, Laman Tak Bisa Diakses

Leonardus menegaskan, doa dan tahlil bersama akan dilangsungkan hingga tujuh hari ke depan. Selain sebagai dukacita yang mendalam, sekaligus menjadi pembelajaran bagi semua pihak atas insiden maut tersebut. ’’Supaya bisa memahami. Ambil pembelajaran juga dari ini (kecelakaan, Red),’’ pungkasnya.

Polres Mojokerto turut berduka atas insiden kecelakaan maut yang menewaskan istri dan ajudan Kapolres Tulungagung, di ruas jalan Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) Kamis (27/9) malam. Tepatnya di KM 710+800 Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 

Jumat (28/9) kemarin, ratusan anggota polres, polsek jajaran, dan masyarakat sekitar menggelar salat Gaib dan doa bersama untuk almarhumah istri Kapolres Tulungagung, Anggi Tofik, dan almarhum ajudannya Bribda M. Lutfi Ali. Salat Gaib dilaksanakan di Masjid Darul Istiqomah Mapolres Mojokerto usai melangsungkan salat Jumat.

Jamaah dari anggota kepolisian dan masyarakat nampak khusyuk memanjatkan doa bagi korban. ’’Kami ikut berdukacita atas meninggalnya Ibu Anggi Tofik istri Kapolres Tulungagung dan ajudannya Bripda Lutfi yang dipanggil Maha Kuasa karena laka lantas,’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata.

Baca Juga :  Percantik Musala Nurul Hidayah, Koramil Kemlagi Gelar Karya Bakti

Kapolres berharap semoga kedua korban meninggal diterima di sisi-Nya. ’’Semoga almarhumah dan almarhum khusnul khotimah. Dimaafkan dosanya dan dilapangkan jalannya ke surga,’’ tambahnya.

- Advertisement -

Tidak hanya pada dua korban meninggal dunia. Pembacaan tahlil dan istighotsah juga dipanjatkan bagi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Kebetulan, saat ini Tofik masih dalam tahap pemulihan pasca menjalani operasi di bagian kepala. Begitu juga degan sopirnya, Bripda Tommy masih dalam proses pemulihan. ’’Semoga keduanya cepat diberi kesembuhan,’’ ujarnya.

Untuk keluarga yang ditinggalkan, kapolres berharap agar diberi ketabahan untuk menjadikan kecelakaan tersebut sebuah musibah. ’’Kebetulan kami juga cukup dekat dengan Kapolres Tulungagung. Dia adik asuh saya. Kita juga sespimnya bareng,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Pemudik Dari Zona Merah Akan Dikarantina di Balai Desa

Leonardus menegaskan, doa dan tahlil bersama akan dilangsungkan hingga tujuh hari ke depan. Selain sebagai dukacita yang mendalam, sekaligus menjadi pembelajaran bagi semua pihak atas insiden maut tersebut. ’’Supaya bisa memahami. Ambil pembelajaran juga dari ini (kecelakaan, Red),’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/